Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
epetani
Sinartani
eproduk
katam
juknis pengendalian ulat bulu
bank ilmu padi
jambi dlm angka
pustakadigital

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini80
mod_vvisit_counterKemarin243
mod_vvisit_counterMinggu ini1162
mod_vvisit_counterBulan ini5069
mod_vvisit_counterAll181043
Berita Terkini
Kunjungan Kerja Menteri Pertanian Ke Desa Pudak, Muaro Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Linda Yanti   
Jumat, 26 Juli 2013 13:37

Sekalipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, ternyata tidak menyurutkan semangat Menteri Pertanian, bapak Ir. H.Suswono,MMA untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi pada hari Jum’at, Tanggal 26 Juli 2013. Salah satu agenda beliau dalam rangkaian Kunjungan Kerja tersebut adalah melakukan panen padi di Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro jambi. Wilayah ini merupakan “lumbung pangan” untuk kota Jambi dan wilayah sekitarnya.

Pada kunjungan ini Menteri Pertanian di dampingi juga oleh Kepala Pusat Penyuluh dan Pengembangn SDM Pertanian (Dr.Ir.Momon Rusmono, MS), Kepala Badan SDM Pertanian (a.i. bapak Prof.Dr.Ir.Achmad Suryana, MS). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus,MM, Bupati Kabupaten Muaro Jambi,H.urhanuddin Mahir.SH ,SKPD lingkup Propinsi dan Kabupaten Muaro Jambi, Instansi vertikal Kementerian Pertanian yang ada di provinsi Jambi, penyuluh, peneliti BPTP dan petani. Disamping melakukan panen padi bersama Gubernur jambi dan Bupati, Menteri Pertanian juga berkenan melakukan temu wicara dengan penyuluh dan petani. Pada kesempatan ini, juga dserahkan sarana pasca panen padi, jagung, hand tracktor, bantuan untuk kawasan pengembangan ternak ruminansia dan unggas kepada beberapa kelompok tani.

Dalam pidato arahannya Menteri Pertanian menghimbau Kepala Daerah untuk serius menangani cetak sawah terutama keberlanjutan penggarapannya, dan beliau juga menegaskan pentingnya untuk melaksanakan program Gerakan Perempuan Optimalisasi Lahan dengan memanfatkan lahan pekarangan melalui penerapan konsep KRPL. Pada acara temu wicara yang dipandu oleh Bapak Bupati, Menteri Pertanian sangat merespon positif aspirasi dari penyuluh dan petani dalam menghadapi masalah peningkatan kapasitas penyuluh maupun petani serta  kesejahteraannya. Pada akhir acara beliau berpesan agar semua pihak menjalin kerja sama yang harmonis baik antara aparat pengambil kebijakan, peneliti, penyuluh dan petani dalam mewujudkan pertanian yang mandiri dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah ini.

LAST_UPDATED2
 
Kepala BPPKP Kabupaten Batanghari Kunjungi M-KRPL Desa Lubuk Ruso, Batanghari PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima P.   
Jumat, 19 Juli 2013 00:00

Desa Lubuk Ruso Kecamatan Pemayung Batanghari merupakan salah satu lokasi kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di Provinsi Jambi yang didampingi oleh BPTP Jambi.  Sampai saat ini tahap kegiatan yang telah dilaksanakan adalah koordinasi, sosialisasi serta penataan dan desain pekarangan.  Jumlah rumah tangga yang mendapat pendampingan teknologi dalam kegiatan ini sebanyak 25 rumah.   Anggota Kelompok Wanita Tani Anggrek yang merupakan KWT yang melaksanakan kegiatan M-KRPL ini sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan M-KRPL ini.  Hal ini terlihat dari cepatnya adopsi inovasi teknologi yang telah diberikan oleh BPTP Jambi untuk diterapkan di rumah mereka masing-masing.

Pada hari Selasa 16 Juli 2013, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari berkenan mengunjungi lokasi M-KRPL di Desa Lubuk Ruso ini.  Beliau didampingi oleh Sekretaris Badan, Kepala Desa Lubuk Ruso, Kepala BP3K Kecamatan Pemayung dan petugas penyuluh pertanian.  Koordinator Wilayah Kabupaten Batanghari BPTP Jambi beserta penanggung jawab kegiatan di lokasi menyambut kunjungan Kepala BPPKP ini.  Dalam kesempatan ini, beliau menyarankan pada Kepala Desa agar RPL ini bukan hanya terbatas pada 25 rumah yang didampingi oleh BPTP Jambi saja, tetapi lebih meluas ke rumah-rumah lainnya sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai.  Di lahan Kebun Bibit Desa, beliau juga melakukan panen perdana pakchoy didampingi oleh Kepala Desa Lubuk Ruso.

 
Kegiatan BPTP Jambi (Vistorplot, KBI dan KBD M-KRPL Kota Jambi) Sebagai Media Percontohan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Kamis, 18 Juli 2013 11:30

Pada hari Kamis, tanggal 18 Juli 2013, BPTP Jambi telah menerima kunjungan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP4K) Kabupaten Batanghari, Penyuluh Pendamping P2KP dan Ketua Kelompok Wanita Tani yang keseluruhannya berjumlah 20 orang. Kunjungan diisi dengan beberapa sesi acara yaitu pertemuan, kunjungan ke Visitorplot BPTP Jambi, Kebun Bibit Inti, dan Kebun Bibit Desa kegiatan M-KRPL Kota Jambi.

Menurut Kepala BP4K Kabupaten Batanghari kunjungan ini bertujuan menambah wawasan dan konsep Penyuluh Pendamping dan KWT dalam melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pemanafaatan Lahan Pekarangan dengan Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kabupaten Batanghari.

Dalam pertemuan Kepala BPTP Jambi memberikan pengarahan kepada peserta kunjungan mengenai kegiatan dan teknologi yang telah dilaksanakan oleh BPTP Jambi. Kepala BPTP Jambi menyampaikan kepada peserta untuk memilih teknologi adaptif yang sesuai dengan kondisi lahan pertanian dan komoditas yang produktif sehingga hasil produksi dapat diterima oleh pasar.

Peserta kunjungan sangat antusias saat melakukan kunjungan ke Visitorplot, KBI dan KBD M-KRPL Kota Jambi. Antusias peserta tampak dengan pertanyaan yang selalu muncul pada saat kunjungan berjalan. Pada saat kunjungan ke lokasi Visitorplot, KBI dan KBD, kepala BP4K Kabupaten Batanghari selalu menyampaikan harapan agar peserta kunjungan dapat mengaplikasikan teknologi yang telah didapatkan selama melakukan kunjungan di kelompoknya masing-masing yang nantinya akan di kunjungi oleh Kepala BP4K Kabupaten Batanghari dan Kepala BPTP Jambi.

LAST_UPDATED2
 
BPTP Jambi Kawal Teknologi pada Kaji Terap Bakorluh Di Desa Lubuk Ruso PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima P.   
Kamis, 18 Juli 2013 09:43

Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) melaksanakan kegiatan Kaji Terap Padi di Desa Lubuk Ruso Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.  Pada kegiatan kaji terap ini, menerapkan teknologi budidaya padi dengan pendekatan PTT (Pengelolaan Tanaman Terpadu) Padi yang dikawal penuh oleh BPTP Jambi. PTT Padi ini meliputi penggunaan varietas unggul, penggunaan benih bermutu dan berlabel, pemupukan berimbang berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, pengendalian hama dan penyakit terpadu dan penggunaan sistem tanam jajar legowo.

Pada hari Selasa 16 Juli 2013 dilaksanakan panen padi kegiatan kaji terap ini.  Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi, Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Batanghari, Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari, Kepala BPTP Jambi yang diwakili oleh Koordinator Wilayah Kabupaten Batanghari, Kepala BP3K dan Penyuluh Kec. Pemayung serta perangkat Kecamatan Pemayung dan Desa Lubuk Ruso.  Kegiatan ini dlaksanakan oleh Kelompok Tani Sukotani II dengan menggunakan varietas Indragiri.  Hasil ubinan yang diperoleh adalah 7,7 ton GKP/ha  untuk sistem jajar legowo 4:1 dan 7,2 ton GKP/ha untuk sistem jajar legowo 2:1.  Sedangkan pada petani non kooperator hasil ubinan 5,04 ton GKP/ha.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Bakorluh Natres Ulfi, menyatakan bahwa kegiatan ini harus harus didiseminasikan ke kelompok tani maupun wilayah lainnya.  Sementara Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Batanghari menjelaskan bahwa salah satu keunggulan sistem jajar legowo pada peningkatan produktivitas tanaman padi.  Lebih lanjut Ir. Julistia selaku Korwil Batanghari di BPTP Jambi menyampaikan bahwa dengan penerapan sistem jajar legowo disamping peningkatan produktivitas juga memudahkan dalam penyiangan, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit.  Disampaikan juga bahwa bahwa produksi varietas Indragiri pada kegiatan ini melebihi potensi produksi yang ada.  Diharapkan agar sistem jajar legowo dapat diterapkan oleh kelompok tani lainnya karena telah teruji dan terbukti dapat meningkatkan produksi padi.

LAST_UPDATED2
 
Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut dengan Inovasi Teknologi dapat Meningkatkan Pendapatan Petani PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Kamis, 27 Juni 2013 00:00

Bertempat di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada tanggal 27 Juni 2013 telah diadakan “Temu Lapang Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut Berkelanjutan”. Acara di hadiri oleh Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta Jajarannya. Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa dan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi.

Pada acara temu lapang dilakukan rangkaian kegiatan diantaranya peninjauan pada sistem pengelolaan tata air, panen perdana oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat beserta jajarannya, penebaran bibit ikan dan juga ramah tamah dengan petani. Bupati sangat antusias pada saat melakukan pemanenan buah melon, semangka, sayur kubis dan jagung, karena beliau menduga tidak mungkin tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik pada lahan rawa   pasang surut.

Dalam sambutan, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki lahan rawa pasang surut seluas 52.052 Ha, yang merupakan modal dan harapan untuk mengembangkan pertanian khususnya pertanian tanaman pangan, guna meningkatkan pendapatan petani dan ekonomi daerah.

Bupati Tanjung Jabung Barat juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Badan Litbang Pertanian, yang telah membuat model/percontohan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan beliau mengharapkan petani untuk lebih memaksimalkan pengelolaan lahan rawa pasang surut sehingga kebutuhan akan sayur dan buah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak lagi bergantung pada daerah lain. Bupati juga mengharapkan agar Desa Makmur Jaya dapat menjadi sentra produksi sayuran, semangka dan melon di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com