Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Sinartani
eproduk
katam
juknis pengendalian ulat bulu
bank ilmu padi
jambi dlm angka
pustakadigital
epetani

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini51
mod_vvisit_counterKemarin317
mod_vvisit_counterMinggu ini51
mod_vvisit_counterBulan ini5366
mod_vvisit_counterAll187888
Berita Terkini
Pendampingan m-KRPL : Mengolah Umbi – Umbian Menjadi Olahan Menarik dan Bercita Rasa PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Linda Yanti   
Rabu, 15 Oktober 2014 00:00

Pendampingan kegiatan m-KRPL di desa Sendangsari Kecamatan Singkut di Kabupaten Sarolangun pada Rabu/15 Oktober 2014 dipenuhi oleh riuh rendah suara ibu – ibu anggota Kelompok wanita Tani (KWT) yang hadir. Pada kegiatan kali ini yang dikemas dalam bentuk pertemuan dihadiri sekitar 60 orang yang terdiri dari anggota KWT Mawar desa Sendangsari dan Kepala Desa Sendangsari, KWT dari Desa Bathin VIII dan Sukajadi, Camat Singkut dan Bathin VIII serta ibu – ibu PKK. Pertemuan ini sangat menarik dan menjadi perhatian khusus bagi ibu – ibu KWT karena materi yang disampaikan salah satunya adalah inovasi pengolahan non beras dari umbi – umbian. Ubi kayu diolah jadi Kasava blanka.....kenapa tidak?, memberi cita rasa yang menggugah selera dan juga tampilan lebih menarik, demikian juga dengan olahan dari bahan lokal lainnya seperti kroket talas, es krim ubi jalar dan risoles gadung. Pelatihan ini dibimbing langsung oleh tim Peneliti BPTP Jambi yang melakukan pendampingan untuk memotivasi mengenai keberlanjutan KRPL serta pemanfaatan sumber pangan lokal yang ada di sekitar lingkungan Kecamatan Singkut.  Pada kesempatan ini kepala BP4K yang memberikan arahan dan membuka acara ini menghimbau agar pengolahan umbi – umbian lebih digalakkan, terutama wilayah KRPL binaan BPTP. Hal ini disamping dapat meningkatkan keragaman pangan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan.

Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan menyicipi berbagai hasil olahan umbi –umbian oleh semua peserta dengan rasa puas dan antusias. Ibu – ibu KWT memberikan respon positif terhadap kegiatan ini dan akan melanjutkan pengolahan umbi – umbian ini lebih lanjut.....semoga menjadi salah satu inspirasi dan motivasi bagi anggota KWT.

LAST_UPDATED2
 
Panen Kegiatan Kaji Terap Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah di Kota Sungai Penuh PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Senin, 13 Oktober 2014 00:00

Tahun 2014 Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kota Sungai Penuh dan BPTP Jambi melakukan kegiatan kaji terap pengelolaan tanaman terpadu padi sawah. Pada kaji terap dilakukan penanaman padi Inpara 28 dan lokal yang dianam dengan sistem jajar legowo 4:1 dan penerapan PTT Padi lainnya. Pada tanggal 13 Oktober 2014 telah dilaksanakan panen padi sawah di Desa Koto Bento, Kecamatan Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Koordinasi Penyuluh Provinsi Jambi (Bakorluh), Kepala BP2KP Kota Sungai Penuh, Kepala BPTP Jambi yang diwakili oleh Peneliti, Kepala Desa Koto Bento, penyuluh se-Kota Sungai Penuh, Kelompok Petani Suka Maju dan Ibu-ibu KWT di Desa Koto Bento, yang jumlahnya mencapai hampir 80 peserta.

Acara ini diisi dengan panen padi yang dilanjutkan dengan kata sambutan oleh kepala Bakorluh Provinsi Jambi. Dari hasil panen ubinan pertama pada padi Inpara 28 11,36 ton/Ha GKP dan ubinan ke dua diperoleh gabah seberat 11,52 ton/Ha GKP. Hasil ubinan pada padi lokal didapatkan hasil 7,52 ton/Ha GKP. Dalam sambutannya Kepala Bakorluh Provinsi Jambi memberikan apresiasi terhadap hasil kegiatan yang diperoleh. Kepala Bakorluh Provinsi Jambi juga menyampaikan pesan agar seluruh PPL yang hadir dapat menerapkan teknologi yang telah terbukti memberikan hasil yang menguntungkan bagi petani untuk diterapkan atau diaplikasikan di lokasi masing-masing.

Melalui hasil kaji terap ini, diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk terbuka menerapkan teknologi yang mampu memberikan hasil positif bagi petani.

LAST_UPDATED2
 
Temu Lapang Usaha Sapi Potong di Kabupaten Merangin PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Kamis, 18 September 2014 00:00

Pada 16 September 2014, telah dilaksanakn temu lapang teknis usaha sapi potong di Desa Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin. Temu lapang tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pendampingan Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau Tahun 2014 di Provinsi Jambi. Temu lapang dihadiri oleh lebih dari 90 orang, terdiri dari Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Merangin, Kepala BP4K Kabupaten Merangin, Narasumber dari Loka Penelitian Sapi Potong Grati, staf Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Merangin, peneliti BPTP Jambi, penyuluh dan paramedis serta peternak sapi potong di Kecamatan Renah Pamenang, Pamenang Selatan dan Pemenang Barat.

Acara ini  diawali dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Kepala BPTP Jambi dan Kepala BP4K Kabupaten Merangin dan dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Merangin. Dalam sambutannya, kepala Disnakkan Kabupaten Merangin menyampaikan bahwa Kabupaten Merangin memiliki potensi yang besar dalam pengembangan populasi sapi. Potensi tersebut diantaranya sumber bahan pakan yang tersedia dan tingginya kemauan peternak dalam mengaplikasikan teknologi. Kepala Disnakkan menyatakan dukungannya kepada BPTP Jambi atas Pendampingan yang telah dilakukan. Dukungan Disnakkan akan di wujudkan  dengan menupayakan pemenuhanan terhadap kekurangan alat pencacah pelepah sawit yang masih sangat dibutuhkan peternak.

Setelah sambutan dan pembukaan, dilakukan penyerahan bahan publikasi secara simbolis oleh narasumber dari Grati kepada Disnakkan Kabupaten Merangi, BP4K Kabupaten Merangin dan Peternak yang disaksikan oleh Kepala BPTP Jambi. Kepala BP4K Kebupaten Merangin juga menyampaikan bahwa BPTP Jambi telah memberikan dukungan terhadap pendampingan  berupa pendampingan yang akan dilakukan oleh penyuluh-penyuluh yang telah ditugaskan pada lokasi kegiatan. Rangkaian acara juga diisi dengan presentasi oleh nara sumber dari Loka Penelitian Sapi Potong Grati Jawa Timur. Sebagai penutup, dijelaskan mengenai bahan pakan yang telah dibawa untuk menjadi bahan contoh bagi petani peternak oleh narasumber dari grati.

Suasana temu lapang tampak sangat hidup dikarenakan banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta selama acara berlangsung. Antusias peserta juga telihat dari masih banyaknya peternak yang mengikuti temu lapang yang ditutup pada pukul 17.00 Wib.

LAST_UPDATED2
 
Integrasi Sayur-Kelinci, Ayam KUB dan Inovasi Teknologi KRPL Mewarnai Arena Gelar Teknologi Pekan Bhakti Agro Inovasi BPTP Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima P   
Rabu, 17 September 2014 12:04

Pekan Bhakti Agro Inovasi BPTP Jambi menampilkan Gelar Teknologi yang bertujuan untuk memperkenalkan berbagai teknologi yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) dengan cara menampilkan/display langsung di lapangan, sehingga khalayak ramai dapat lebih mengerti dan memahami mengenai teknologi yang ditampilkan. Pada acara ini, yang ditampilkan adalah gelar teknologi integrasi sayur dan kelinci, ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) dan teknologi kawasan rumah pangan lestari.

Gelar teknologi integrasi sayur dan kelinci diadopsi dari Kabupaten Kerinci.  Beberapa produk tanaman sayuran di dataran tinggi dan hasil ikutannya,  serta beberapa jenis gulma yang tumbuh di sekitar kebun sayuran tersebut memiliki potensi yang besar sebagai sumber pakan bagi ternak kelinci. Jenis sayur-sayuran yang khas dari dataran tinggi antara lain kentang, kubis, wortel, sawi, bunga kol dan brokoli. Sebaliknya urin dan feses kelinci dapat menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi perkembangan tanaman sayuran. Urin dapat juga diolah menjadi biopestisida yang bermanfaat dalam pengendalian OPT.  Kegiatan ini sudah sampai ke pengolahan pasca panen daging kelinci, yaitu sate, nuget dan bakso kelinci, yang juga disajikan pada kegiatan Pekan Bhakti Agro Inovasi ini.

Ayam KUB merupakan jenis ayam kampung dengan galur baru yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian. Budidaya ayam KUB bertujuan untuk meningkatkan produksi telur ayam kampung agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ayam KUB memiliki keunggulan seperti sifat mengeram rendah dan produksi telur tinggi, sehingga menjadi indukan penghasil DOC (female line) yang banyak.  Pada gelar teknologi ini ditampilkan ayam dewasa dan DOC dengan teknologi model kandang yang tepat, serta mesin tetas dengan kapasitas 640 telur yang dapat menetaskan telur dalam waktu 21 hari.

Konsep Kawasan rumah pangan lestari masih banyak diminati masyarakat.  Ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang mengambil dokumentasi dan informasi langsung di arena gelar teknologi.  Teknologi yang digelar pada Pekan Bhakti kali ini adalah teknologi vertikultur, vertiminaponik dan wall gardening.  Teknologi vertikultur dengan menggunakan rak dari talang air, talang air yang digantung serta polybag dalam rak.  Vertiminaponik merupakan kombinasi antara sistem budidaya sayuran secara vertikal berbasis pot talang plastik dengan sistem akuaponik.  Teknologi ini diadopsi dari BPTP DKI Jakarta yang gencar mengembangkan sistem pertanian perkotaan.  Pada sistem vertiminaponik, budidaya sayuran secara vertikultur secara langsung akan didukung oleh sistem di bawahnya yang merupakan tempat pemeliharaan ikan, menghasilkan sisa pakan dan kotoran ikan yang mengandung hara konsentrasi tinggi. Sisa hara dan kotoran ikan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk oleh tanaman di atasnya.

Arena gelar teknologi ini juga mendapat kunjungan dari anak-anak sekolah dasar, dimana mereka bisa bermain sambil belajar untuk lebih mencintai dunia pertanian dan mengenal sayuran sejak dini.

LAST_UPDATED2
 
Lomba Pengolahan Pangan Lokal Pekan Bakti Agroinovasi BPTP Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ir. Linda Yanti, M.Si   
Rabu, 17 September 2014 11:01

Lomba pangan lokal yang merupakan rangkaian dari Pekan Bhakti agro Inovasi BPTP Jambi terlaksana dengan antusias dari para peserta Kelompok Wanita Tani dari kabupaten Batanghari, Muaro Jambi dan Kota Jambi yang berjumlah 9 KWT. Lomba yang dilaksanakan pada hari kedua Pekan Bhakti tersebut  dibuka secara resmi oleh ibu DR. Handewi Purwati Salim, yang mewakili Kepala Badan Litbang Pertanian pada pelaksanaan Pekan Bhakti di Provinsi Jambi dan didampingi ibu Ketua Dharma Wanita BPTP Jambi, Ir. Julistia Bobihoe. Pada kesempatan tersebut beliau sangat menyambut baik pelaksanaan acara ini dan berharap produk-produk pangan lokal yang dihasilkan dapat dikembangkan lebih luas.

Penjurian dilakukan dengan suasana santai tapi cermat oleh tim juri yang berasal dari Badan Ketahanan  Pangan Propinsi Jambi, PKK Provinsi Jambi dan Balai Pelatihan Pertanian Jambi. Saat yang dinanti-nantikan untuk pengumuman pemenang oleh tim juri akhirnya sampai juga dan lomba kali ini dimenangkan oleh ; Kelompok Wanita Sumber Waras I sebagai Juara I dengan olahan “Pancake Ubi Jalar Pisang  Selai Rosela dan minuman Wedang Jahe”, diikuti oleh juara II dan III  yaitu dari Kelompok Wanita Melati dengan olahan Mie Goreng Ubi Rambat Kuning  dan Butter Ballen serta Kelompok Wanita Sejahtera dengan olahan andalannya Kue Talam Ebi/Gandus dan Onde-onde Ubi Jalar.

Perwakilan KWT Sumber Waras I dalam wawancaranya dengan tim website menjelaskan bahwa ide pembuatan olahan pangan lokal ini berawal dari keinginan memanfaatkan tanaman pangan lokal yang ditanam di pekarangan rumahnya.  Ubi jalar, pisang lilin dan rosella merupakan beberapa jenis tanaman yang ditanam di pekarangannya.  Setelah melewati uji coba berkali-kali, akhirnya ia memberanikan diri untuk mendaftar pada lomba olahan pangan lokal BPTP Jambi ini.

Acara lomba pangan lokal ini ditutup dengan pesan dari tim juri bahwa semua peserta pada prinsipnya adalah pemenang terutama dalam menggalakkan pangan lokal non beras dan terigu.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com