Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Selamat Datang di BPTP-Jambi
pustakadigital
juknis pengendalian ulat bulu
epetani
Sinartani
eproduk
bank ilmu padi
katam
jambi dlm angka

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini225
mod_vvisit_counterKemarin190
mod_vvisit_counterMinggu ini912
mod_vvisit_counterBulan ini4364
mod_vvisit_counterAll194086
Berita Terkini
BPTP Jambi Jadi Narasumber Temu Teknis Penyuluh Kota Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani   
Kamis, 30 Oktober 2014 00:00

Lagi-lagi BPTP Jambi diminta menjadi narasumber pada instansi terkait. Kali ini BPTP Jambi menjadi narasumber kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian/Perikanan Kota Jambi yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Jambi pada Kamis 30 Oktober 2014. Acara ini dihadiri oleh seluruh PPL Kota Jambi dengan materia memberikan materi tentang hasil pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi di Kota Jambi yang disampaikan oleh Rima Purnamayani, SP, M.Si.   Materi berisikan tentang potensi kota Jambi, PTT Padi Lebak, Sistem Tanam Jajar Legowo, Kalender Tanam, Budidaya Sayuran Organik, PTT Cabai, Ayam KUB dan Pertanian Perkotaan.  Dari materi tersebut, Kalender Tanam dan Ayam KUB banyak mendapat tanggapan dari peserta.

Dalam kesempatan ini, BPTP Jambi menyerahkan media cetak berupa leaflet dan brosur kepada 6 BPP yang bernaung di bawah Kota Jambi.  Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan sangat berterima kasih kepada BPTP Jambi atas media diseminasi yang diberikan dan sangat berharap BPTP Jambi dapat melakukan kegiatan pengkajian di Kota Jambi.

LAST_UPDATED2
 
Pelatihan Perbanyakan Bibit Kopi dengan Teknik Sambung Pucuk di Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dr. Araz Meilin   
Rabu, 29 Oktober 2014 15:39

Masih dalam rangka peningkatan sistem inovasi daerah, menyambung pelatihan pembuatan kompos dari limbah kulit kopi (21 Oktober 2014) dalam kegiatan m-P3MI, BPTP Jambi  menyelenggarakan  pelatihan teknologi perbanyakan bibit kopi Libtukom dengan teknik sambung pucuk pada tanggal 29 Oktober 2014. Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta yaitu petani dari perwakilan kelompok tani Sri Utomo I, II dan III. Dihadiri juga oleh Pak Lurah setempat, PPL Pendamping, staf Kantor Litbangda Kab. Tanjung Jabung Barat dan peneliti BPTP Jambi serta beberapa orang mahasiswa KKN Universitas Jambi.  Batang entres yan digunakan adalah pucuk tanaman dari tanaman kopi Libtukom penghasil tinggi yang sudah direkomendasikan oleh peneliti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao  Jember pada tahun 2012, sedangkan batang bawah yang digunakan adalah bibit kopi lokal setempat yang sudah berumur hampir satu tahun.

Harga jual bibit kopi asal biji adalah Rp. 4000-5000 per polibag untuk bibit yang berumur lebih kurang satu tahun, sedangkan bibit kopi sambung pucuk bisa dijual dengan harga Rp. 10.000-Rp. 14.000 per polibag.  Ilmu pengetahuan dan keahlian yang diperoleh oleh petani melalui pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi baru dalam penambahan sumber penghasilan untuk peningkatan pendapatannya.

LAST_UPDATED2
 
BPTP Jambi Sebagai Nara Sumber dalam Acara Pelatihan Penangkar Kedelai di Kabupaten Sarolangun PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ir. Julistia B   
Rabu, 29 Oktober 2014 00:00

Guna meningkatkan kapasitas Petugas Lapangan dan Petani Penangkar Kedelai, pada Hari Rabu tanggal 29 Oktober 2014 Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun melaksanakan Pelatihan Penangkar Kedelai bertempat di lokasi penangkaran benih kedelai di Desa Pasar Pelawan Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun. Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun yang diwakili oeh Sekretaris Dinas Pertanian, Kabid Produksi Tanaman Pangan, Kasi Produksi Kabi, Kepala BP3K Kecamatan Pelawan, Kepala Desa Pasar Pelawan dan Petugas Lapangan se-Kecamatan Pelawan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun, diikuti oleh kata sambutan yang disampaikan oleh Kepala BP3K Kecamatan Pelawan, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh peneliti BPTP Jambi yaitu Ir. Julistia dan Ir. Nur Asni MS dengan topik Teknologi Produksi Benih Kedelai dan Penanganan Pasca Panen Kedelai. Pada sesi diskusi banyak dibahas tentang pelaksanaan roughing, yaitu membuang tanaman tipe simpang (off type) selain varietas yang diperbanyak. Roughing ini penting dilakukan pada pertanaman yang ditujukan untuk produksi benih, agar diproduksi benih yang memiliki kemurnian genetik yang tinggi sesuai dengan deskripsinya. Karena salah satu syarat benih bermutu adalah memiliki tingkat kemurnian genetik yang tinggi. Selain itu juga banyak dibahas tentang masalah penanganan pascapanen benih kedelai yang baik dan benar (Good Handling Practices) terutama penyimpanan benih sehingga dihasilkan benih kedelai yang berkualitas prima dan memenuhi persyaratan SNI  serta berdaya simpan lama.

LAST_UPDATED2
 
Jeruk Pamelo Astano “Permata yang Terlupakan” di Balik Candi Muaro Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dr. Desi Hernita   
Rabu, 29 Oktober 2014 00:00

Kawasan Candi Muaro Jambi merupakan salah satu objek wisata di Provinsi Jambi dan terluas di Indonesia.  Kompleks percandian ini berjarak ± 40 km dan dapat ditempuh  melalui jalan darat dalam waktu ± 40 menit dari Kota Jambi.  Siapa sangka dibalik kawasan candi ini (± 5 km dari kompleks percandian Muaro Jambi) terdapat satu komoditas unggul Nasional yaitu Jeruk Pamelo Astano yang telah dilepas dengan SK Mentan No.369/Kpts/LB. 240/6/2004 dan SK pendaftaran varietas No. 53/PVL/2007.  Jeruk Pamelo ditanam 9 tahun yang lalu ini berasal dari cangkok, populasi awal berjumlah 500 batang, tetapi saat ini hanya tinggal ± 100 batang karena kurang perawatan, seperti pengendalian gulma, pemupukan, pengairan, pemangkasan dan penjarangan buah.  Kondisi ini bila terus berlanjut dapat mengakibatkan jeruk pamelo Astano punah, sehingga BPTP Jambi bekerjasama dengan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Perbenihan Tanaman (BPSPT), Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi serta Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Muaro Jambi mengadakan kegiatan pendampingan Teknologi Budidaya dan Pasca Panen Jeruk Pamelo Astano untuk melestarikannya.

Kegiatan diawali dengan pertemuan yang diadakan di kebun jeruk Pamelo Astano, Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi pada tanggal 29 Oktober 2014. Pertemuan dihadiri oleh 20 orang anggata kelompok tani Astano, kepala Desa Muaro Jambi, petugas lapang dari BPSPT dan BP2KP serta peneliti dan penyuluh dari BPTP Jambi, yang bertujuan untuk menggali informasi mengapa petani tidak merawat dengan baik tanaman jeruknya. Informasi yang diperoleh dari hasil pertemuan ini cukup mengejutkan, dimana dari satu pohon jeruk dapat menghasilkan 20 – 30 buah dengan berat rata-rata 5-8 kg/buah dengan harga 10 ribu/kg, sehingga dari satu pohon dapat menghasilkan rupiah sebesar 1 – 2 juta. Potensi jeruk ini bisa mencapai 50 buah/pohon. Pendapatan lain diperoleh petani dengan menjual bibit asal cangkok pada saat-saat dimana wisatawan ramai berkunjung ke candi Muaro Jambi, seperti pada saat hari libur. Harga bibit dapat mencapai 150 ribu rupiah apabila memiliki satu buah yang besarnya mencapai 3 – 4 kg/buah. Tetapi hal ini tidak semudah itu terwujud, karena kendala yang dihadapi petani dalam pemasaran buah, dimana buah hanya terjual pada saat-saat  tertentu saja, seperti hari raya Imlek, sedangkan di luar waktu itu sulit untuk menjualnya. Permasalahan ini yang menyebabkan petani tidak melakukan perawatan dengan baik pada tanaman jeruk pamelo Astano milik mereka.

Petani sangat mengharapkan sekali bantuan untuk memecahkan permasalahan yang mereka hadapi khususnya dalam hal pemasaran dan perbaikan teknologi budidaya dan pasca panen serta pengolahan buah dari peneliti dan penyuluh BPTP Jambi agar jeruk pamelo Astano dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas atau sauvenir dari Desa Muaro Jambi.

LAST_UPDATED2
 
Tanaman Lokal yang Perlu Dilestarikan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kamalia Mulyanti, S.TP   
Selasa, 28 Oktober 2014 00:00

Kabupaten Tebo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Propinsi Jambi. Kabupaten Tebo memiliki beragam tanaman lokal yang perlu dilestarikan. Kegiatan Sumber Daya Genetik (SDG) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Tebo, dan bertemu dengan kepala Dinas Ir. Sarjono untuk menginventaris tanaman lokal yang masih ada di kabupaten Tebo, baik itu tanaman pangan maupun tanaman hortikultura. Oleh kepala dinas kami dihubungkan dengan PPL Desa Lubuk Mandrasah Kecamatan Tengah Ilir, bapak Karniman dan PPL swadaya Bapak Yusuf di Desa yang sama.

Perjalanan ke Desa Lubuk Mandrasah dari Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan menempuh jarak ± 55 km, di Desa Lubuk Mandrasah bertemu dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, PPL swadaya, dan  Ketua Rt setempat, oleh ketua Rt ditunjukkan beberapa lokasi tanaman pangan berupa pertanaman padi lokal lahan kering dengan varietas seribu naik, kuku balam, sungut. Benih padi yang didapatkan yaitu varietas seribu naik, kuku balam, sungut, rias, gogo, pulut hitam dan pulut putih. Padi lokal varietas Gretel, tidak lagi ditanaman di Desa Lubuk Mandrasah karena hasil produksi sedikit, rasa nasi yang tidak enak dan tidak harum, tetapi pertumbuhan sangat baik.

Inventaris tanaman hortikultura di peroleh dari bapak Jangcik seorang petani di Kecamatan Tebo Tengah, tanaman hortikultura merupakan tanaman hutan yang dapat dikonsumsi hanya saja saat kunjungan ke lokasi tanaman hortikultura tersebut sedang tidak berbuah. Tanaman hortikultura merupakan tanaman lokal yang berada di Kabupaten Tebo yaitu kedebot kancil yang hidup liar, tumbuhannya memiliki sulur, manggis burung, kedondong hutan, durian hutan.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com