Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Selamat Datang di BPTP-Jambi
eproduk
bank ilmu padi
katam
jambi dlm angka
krpl
Sinartani

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini126
mod_vvisit_counterKemarin223
mod_vvisit_counterMinggu ini1842
mod_vvisit_counterBulan ini5040
mod_vvisit_counterAll194762
Berita Terkini
Dukungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi pada Musyawarah Penyusunan Programa Penyuluhan Kota Sungai Penuh Tahun 2015 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Syafri Edi   
Senin, 10 November 2014 09:41

Rabu 29 Oktober 2014 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi, ikut berpartisipasi dalam Musyawarah Penyusunan Programa Penyuluhan Kota Sungai Penuh Tahun 2015, yang dilaksanakan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kota Sungai Penuh. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Drs. Pusri Amsy mewakili Wali Kota Sungai Penuh. Dalam sambutannya Wali Kota menyatakan bahwa Penyusunan Program Penyuluhan sebaiknya terkoordinir antara dinas dan instansi terkait, sehingga akan diperoleh hasil yang maksimal, Tenaga Penyuluh Pertanian yang berhadapan langsung dengan petani hendaknya mampu memberikan penyuluhan sesuai dengan kebutuhan teknologi ditingkat lapangan, lebih lanjut disampaikannya bahwa “Peningkatan Produksi Tidak ada Artinya Tanpa dibarengi dengan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pada kesempatan ini, Dr. Salwati, SP. M.Si dari BPTP Jambi mempaparkan tentang Kalender Tanam Terpadu. Beliau menyatakan  bahwa Kalender Tanam Terpadu padi sawah, merupakan panduan atau alat bantu yang menginformasikan secara spasial dan tabular tentang: Prediksi iklim dan musim hujan, Awal waktu tanam, Pola tanam, Potensi luas tanam, Wilayah rawan banjir, kekeringan, dan terkena serangan OPT, Rekomendasi varietas dan kebutuhan benih, Rekomendasi dan kebutuhan pupuk, Mekanisasi pertanian, Kalender Tanam Rawa dan Info tanam BPP untuk tanaman padi, jagung dan kedelai hingga level kecamatan. Selanjutnya dikatakan dari hasil verifikasi kalender Tanam MT 2011/2012, 65% memiliki kemiripan waktu dengan petani, hal ini didukung oleh : (a) Informasi prediksi iklim (BMKG) yang bagus, (b) Analisis Katam yang tepat, (c) Delivery yang baik dan 35% tidak mirip: karena (a) Ada prediksi yang tidak tepat, (b) Petani yang tidak “taat” (c) Kehadiran saprotan yang tidak tepat waktu dan (d) Kondisi alam yang tidak mungkin merubah waktu tanam lokal. Dari hasil diskusi prakiraan Katam di Kota Sungai Penuh : Tanam Padi I November III-Desember I seluas 3.471 ha, untuk itu BPTP Jambi akan membuat demplot pengkajian pada kawasan BP3K kecamatan Tanah Kampung, juga disepakati bahwa rekomendasi Kalender Tanam berdasarkan BMKG untuk Kota Sungai Penuh musim tanam adalah sepanjang tahun, karena didukung oleh curah hujan dan adanya air irigasi.

LAST_UPDATED2
 
Pengelolaan Sumber Daya Genetik Spesifik Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dr. Desi Hernita & drh. Sari Yanti Hayanti   
Senin, 10 November 2014 00:00

Pada tanggal 10 November 2014 telah dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Sumber Daya Genetik BPTP Jambi oleh Tim Monev SDG dari BBP2TP. Pada evaluasi Tim SDG BPTP Jambi menyampaikan hasil inventarisasi dan karakterisasi yang telah dilakukan di Kabupaten Sarolangun, Merangin, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo dan Muaro Jambi. Inventarisasi padi lokal yang telah diperoleh hingga bulan November tahun 2014 sebanyak 116 asesi dan telah dikarakterisasi sebanyak 66 asesi yang merupakan hasil inventrisasi tahun 2013. Pada evaluasi Tim SDG telah memberikan masukan kepada Tim SDG BPTP Jambi untuk dapat melanjutkan kegiatan yang telah dilakukan. Diharapkan hasil inventarisasi dan karakterisasi yang dilakukan oleh Tim SDG BPTP Jambi dapat menambah kekayaan khasanah SDG Nusantara.

Di BPTP Jambi, tim monev mengunjungi visitor plot yang merupakan lokasi untuk koleksi tanaman padi lokal, buah-buahan dan tanaman hutan. Monitoring SDG hari kedua dilanjutkan dengan mengunjungi kebun koleksi Balai Pengembangan Tanaman Anggrek dan Kultur Jaringan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi. Ternyata banyak sekali tanaman langka yang terdapat disini seperti tanaman hias (80 aksesi anggrek alam, 7 asesi anggrek tanah dan 1 asesi bunga tanjung). Berbagai jenis buah langka juga ditemui disini, seperti  buah buni, matoa, kepel, kecapi, sawo kecik, rukam, enam-enam, rambe, cincau, mundu,  jambu mawar, ketapang, lobi-lobi, cermai cina, durian selat, sirsak ratu masing-masing 1 asesi, dan duku serta jeruk pamelo masing-masing 2 aksesi. Tanaman hutan atau jenis kayu-kayuan juga terdapat disini, antara lain ketapang, kari, kayu putih, bulian, tembesu, surian, trembesi dan gaharu, masing-masing 1 asesi.

Tanaman-tanaman langka tersebut, sebagian belum dikarakterisasi dan dimanfaatkan, serta dikembangkan. Ini merupakan tugas BPTP kedepan agar tanaman tersebut dapat dilestarikan sehingga tidak punah.

LAST_UPDATED2
 
Teknologi Perbenihan dan Model Simulasi Tanaman Guna Peningkatan Produktivitas Kentang di Kayu Aro, Kerinci Provinsi Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dr. Salwati   
Senin, 10 November 2014 00:00

Kentang merupakan komoditas unggulan utama hortikultura di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Luas lahan budidaya kentang di kerinci sekitar 3.451 ha dengan produksi sekitar 67.896 ton dan produktivitas sekitar 16,67 ton/ha (BPS Kabupaten Kerinci, 2013). Luas lahan kentang tersebut merupakan terluas ke dua di Sumatera dan sangat cocok untuk pengembangan komoditas ini.

Produktivitas kentang di wilayah ini masih rendah dibandingkan dengan rata-rata produksi nasional dan hasil penelitian potensi hasil 40 ton/ha (Direktorat Perbenihan Hortikultura, 2010). Produksi dapat meningkat dengan signifikan apabila tidak ada kendala utama yang dihadapi petani kentang di Kabupaten Kerinci ini, seperti : kurangnya bibit unggul spesifik lokasi, tingginya intensitas serangan penyakit dan harga pasar. Hasil pengamatan lapang dan wawancara dengan petani menunjukan salah satu titik lemah budidaya tanaman kentang terletak pada ketersediaan benih kentang dan serangan penyakit. Kendala lain yang dirasakan saat ini adalah a dampak perubahan iklim akibat pemanasan global, emisi gas rumah kaca (GRK) karena aplikasi bahan kimia melalui pemupukan dan pestisida yang tidak seimbang serta pola budidaya konservasi yang tidak dilakukan oleh petani, akibatnya produktivitas kentang menurun bahkan dapat menyebabkan kegagalan panen mecapai 100%.

Di samping itu, perubahan iklim akan membawa dampak terhadap hasil tanaman kentang yang semakin rendah. Tanpa adanya analisis kuantitatif yang dapat menjelaskan interaksi iklim (radiasi surya, curah hujan dan suhu udara) dan tanaman, maka prediksi dan antisipasi terhadap perubahan iklim sulit dilakukan. Oleh sebab itu, diperlukan adaptasi dampak perubahan iklim tersebut melalui penggunaan model simulasi tanaman kentang yang akan dibuat dari hasil penelitian lapang ini.

Melalui kegiatan lapang “Pengembangan Teknologi Adaptasi Perubahan Iklim pada Tanaman Kentang Melalui Perakitan Model Simulasi dalam menentukan Hasil Umbi“, dilakukan kajian utama berupa (1) pengembangan perbenihan kentang varietas Granola generasi kedua (G2) bermutu tinggi yang merupakan varietas utama diusahakan di wilayah ini serta (2) pembuatan model simulasi dari hasil percobaan lapang, sehingga model ini dapat digunakan untuk mengatur waktu tanam tanaman kentang yang optimal sebagai salah satu upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.

Perkembangan kegiatan saat ini telah memasuki kegiatan panen. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kentang berdasarkan pengamatan lapang dan hasil panen menunjukan hasil yang baik. Produktivitas kentang yang dihasilkan dari kegiatan ini mencapai 20 ton/ha. Hasil yang cukup tinggi dibandingkan dengan hasil yang didapatkan petani di daerah ini. Pengkajian melibatkan beberapa staf Balai Benih Induk Kentang (BBIK) Kayu Aro dengan lokasi pertanaman kentang dilakukan di kebun percobaan BBIK. Benih yang dihasilkan dari kegiatan ini akan diperbanyak lagi dan dijadikan salah satu sumber benih varietas Granola (G3).

LAST_UPDATED2
 
Peninjauan Lokasi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani   
Sabtu, 08 November 2014 00:00

BPTP sebagai ujung tombak Balitbangtan di daerah diharapkan selalu mendukung kegiatan di provinsinya masing-masing dalam bentuk pendampingan teknologi, diseminasi hasil pengajian maupun dukungan program/kegiatan pemerintah daerah lainnya.   Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 2014 akan diselenggarakan di Provinsi Jambi pada tanggal 20 Desember 2014 yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI. Oleh Pemerintah Daerah,  BPTP Jambi diharapkan turut mendukung persiapan lokasi kunjungan skala nasional ini.

Pada hari Sabtu 8 November, Kepala BPTP Jambi bersama beberapa orang staf mendampingi Bapak Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial. Ir. H. Havis Husaini, MM mengunjungi salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh Bapak Presiden RI di RT 14 Liposos II Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Jambi Selatan.  Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan Kota Jambi, Camat Jambi Selatan dan beberapa staf daerah serta ketua Kelompok Tani setempat.  Dalam kunjungan ini didiskusikan mengenai beberapa hal yang harus disiapkan untuk  acara puncak HKSN tersebut.  Rencananya RI-1 akan panen ikan lele di lokasi ini karena daerah tersebut merupakan sentra ikan lele di bawah Pokdakan (kelompok Budidaya Ikan) Makmur Bersama.  Selain itu di lokasi telah dilaksanakan bedah rumah melalui Program Gubernur Jambi Samisake (Satu Milyard Satu Kecamatan).  BPTP akan mendampingi melalui program KRPL di wilayah tersebut serta persiapan lapangan di sekitar lokasi panen ikan. Selain itu dilakukan pula kunjungan ke kebun sayuran organik yang diharapkan dapat dikunjungi juga oleh RI-1.  Tanaman utama di kebun ini adalah kangkung dan bayam yang diusahakan secara organik.

LAST_UPDATED2
 
Peran BPTP dalam Aplikasi Kajian Teknologi Spesifik Lokalita PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Defira Suci Gusfarina, SP   
Senin, 03 November 2014 10:07

Pada 29 Oktober 2014, Kepala BPTP Jambi menjadi narasumber pada Kegiatan Temu Teknis yang diselenggarakan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Acara dihadiri oleh penyuluh PNS, THL-TB PP, THL daerah dan penyuluh swadaya dengan jumlah 187 orang.

Dalam kesempatan ini Kepala BPTP Jambi diwakili oleh Dr. Araz Meilin, SP, M.Si menyampaikan materi Pengembangan Peran BPTP dalam Aplikasi Kajian Teknologi Spesifik Lokalita. Adapun materi yang dipaparkan adalah : Selayang pandang BPTP Jambi, yang terdiri dari visi, misi, Tupoksi, Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, Hasil Balitbangtan selama 2010-2013 berupa produk dan teknologi dan Pengembangan peran BPTP Jambi ke depan yang diselaraskan dengan program pengembangan pertanian 2015-2019 diantaranya pembangunan pertanian bio industri.

Salah satu kegiatan BPTP di Tanjung Jabung Barat yang sudah menerapkan konsep bio industri dengan penguatan Sistem Inovasi Daerah yaitu pada komoditas Kopi Liberika Tungkal Komposit (Libtukom). Dari kegiatan ini diharapkan ada 3 produk yang dihasilkan yaitu kopi bubuk, pupuk organik dari limbah kulit kopi dan bibit kopi dari hasil sambung pucuk kopi Libtukom. Untuk mendukung keberhasilan di lokasi kegiatan juga dibangun 3 rumah kompos. Petani sangat berterima kasih karena selama ini limbah kulit kopi yang ada hanya dibiarkan melapuk begitu saja hingga menumpuk. Namun sekarang limbah itu bisa menambah pendapatan keluarga dengan menjual produk kompos.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com