Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
eproduk
katam
juknis pengendalian ulat bulu
bank ilmu padi
jambi dlm angka
pustakadigital
epetani
Sinartani

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini47
mod_vvisit_counterKemarin170
mod_vvisit_counterMinggu ini1496
mod_vvisit_counterBulan ini5206
mod_vvisit_counterAll181180
Berita Terkini
Temu Lapang Kegiatan Optimalisasi Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Desy Nofriati, SP, M.Si   
Senin, 30 Juni 2014 10:25

Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balitra) Balitbangtan bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi mengadakan kegiatan Temu Lapang di Desa Simbur Naik, Kecamatan Muaro Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Juni lalu mendapat sambutan antusias dari seluruh masyarakat dan Dinas Pertanian beserta jajarannya. Petani, pelaku usaha, para penyuluh, tokoh masyarakat  setempat turut hadir dan meramaikan acara. Kegiatan “Optimalisasi Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut Melalui Teknologi Inovatif Pengelolaan Lahan dan Tanaman” ini merupakan kegiatan Balitra yang berlokasi di Provinsi Jambi. Saat temu lapang,  hamparan sawah yang didominasi tanaman padi tampak tertata baik dengan adanya surjan2 yang ditanami dengan tanaman hortikultura : tanaman jeruk keprok, sayur kubis, tomat yang memerah, melon yang bergantungan dan cabe merah. Hadir saat temu lapang, peneliti Balitra yang yang terdiri dari Dr. Chairil Anwar, Ir. Dakhyar Nazmi, MS, Dr. Mukhlis, Ir. Noerginayuwati,MS dan   Ir. Yanti Rini, MS, dengan rasa senang dan bangga akan terlaksananya seluruh kegiatan Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut di Desa Simbur Naik. Jajaran pemerintah yang hadir diantaranya Dinas Pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Timur, BP4K dan BP3K setempat dan dari Balitbangtan diawakili oleh Kepala BPTP Jambi Bpk. Ir. Endrizal, M.Sc.

Kegiatan diawali dengan panen perdana buah melon (Suny Red) oleh Kepala BPTP Jambi mewakili Balitbangtan, kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dan diskusi. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berupaya sekuat tenaga untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan Optimalisasi Pengelolaan Lahan Rawa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur khususnya di Desa Simbur Naik. Beliau berharap kepada seluruh stakeholder, dinas terkait terutama kepada para petani dan penyuluh untuk lebih bersemangat dan lebih tekun meneruskan ilmu yang telah ditransfer oleh peneliti dari Balitra dan didampingi oleh peneliti dari BPTP Jambi.  Kegiatan ini tidak boleh berhenti hanya sampai kegiatan temu lapang saja, akan tetapi harus dilanjutkan dengan lebih baik ke depan demi mencapai hasil yang optimal terutama bagi peningkatan kesejahteraan petani sekitar. BPTP Jambi merupakan perpanjangan tangan dari Balitbangtan selalu membuka pintu seluas-luasnya bagi petani dan penyuluh untuk berdiskusi lebih lanjut terkait keberlajutan kegiatan pada masa yang akan datang.

Semangat petani, penyuluh dan pemuka masyarakat  semakin tampak pada saat sessi diskusi yang di pandu oleh Kepala BP3K (Bpk. Sumpena). Pada masa yang akan datang diharapkan kepada Pemerintah Daerah untuk dapat melanjutkan dan mengembangkan Teknologi ini. Temu Lapang diakhiri dengan pengarahan dari Kepala Dinas Pertanian Kab. Tanjung Jabung Timur yang diwakili oleh Bpk. Ir. Sardi sekaligus menutup acara Temu Lapang di Desa Simbur Naik. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat serius dengan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan tanaman pangan dan hortikultura di lahan pasang surut. Pemerintah Daerah akan selalu siap bekerjasama dan mendukung untuk terwujudnya peningkatan produktivitas pertanian tanaman pangan dan hortikultura di lahan rawa pasang surut Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

LAST_UPDATED2
 
Peringatan HKP ke 42 Provinsi Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang. S   
Kamis, 26 Juni 2014 00:00

Hari Krida Pertanian (HKP) yang ke 42 Provinsi Jambi telah berlangsung di Desa Kasang Pudak, Kumpeh Hulu, Muaro Jambi pada 23 - 25 Juni 2014 dengan mengusung tema " Dengan Semangat Hari Krida Pertanian Kita Tingkatkan Kemandirian Pangan dan Agribisnis yang Berbasis IPTEK di Pedesaan Menuju Jambi Emas 2015 "

BPTP Jambi kali ini melakukan gelar teknologi dan mendirikan Stand Pameran bertemakan " Kelinci Sumber Protein Hewani Alternatif " yang didesain sedemikian rupa dipadukan antara Kelinci dan tanaman sayuran pekarangan. Selain itu juga menyediakan publikasi-publikasi yang diperlukan oleh para petani dan stake holder lainnya.

Puncak acara pada hari Rabu tanggal 25 Juni 2014 dihadiri oleh Gubernur Jambi Bapak H. Hasan Basri Agus, beserta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Yusniana Hasan Basri Agus, Ketua KTNA Pusat Ir. H. Winarno Tohir, Ketua DPRD Provinsi, Bupati/Walikota, Muspida, Sekda dan Ka. SKPD terkait di Provinsi Jambi. Peserta lain terdiri dari para petani, penyuluh, petugas-petugas pertanian diseluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama pembangunan  untuk memperlancar hasil pertanian yang menjadi kewajiban pemerintah dalam mengupayakan kesejahteraan masyarakat karena infrastruktur yang baik memberi keuntungan lebih bagi petani terutama dalam memasarkan hasil pertanian serta menekan ongkos produksi yang selama ini seringkali membebani petani. Jika infrastruktur baik dan lancar, hasil pertanian bisa dipasarkan kekota atau dipasarkan dimana saja

Walaupun pelaksanaan acara tahun ini tampak lebih sederhana tetapi sangat mengesankan bagi Gubernur Jambi,  karena pada peringatan HKP kali ini, Gubernur Jambi menerima Lencana Emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama untuk yang kedua kalinya dari Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional. Kemudian dilanjutkan penyerahan hadiah/penghargaan bagi petani dan petugas pertanian berprestasi dan pemenang lomba serta penyerahan bantuan dari Pemda Provinsi/Pusat serta temu wicara para KTNA dengan Gubernur Jambi dan diakhiri dengan peninjauan stand pameran.

LAST_UPDATED2
 
Field day Kontribusi Kegiatan ICCTF: Pengelolaan Lahan Gambut Untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Kamis, 19 Juni 2014 12:28

Pada tanggal 19 Juni 2014, telah dilaksanakan field day kegiataan Indonesian Climate Change Trust Fund (ICCTF) yang berlokasi di Desa Arang-arang Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Acara field day diadakan guna mendiseminasikan dan mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian pengelolaan lahan gambut terdegredasi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.

Kegiatan ICCTF telah dilaksanakan dari fase I pada tahun 2010-2011 dan fase II pada tahun 2012-2014. Acara field day dihadiri Kepala BBP2TP, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, Kepala BMKG Provinsi Jambi, Perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Jambi, Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Pembantu Dekan II Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Kepala BPTP Riau, Kalbar, Kalteng, Tim Peneliti BBSDL, Tim Pengkaji BPTP Jambi, Penyuluh, Perangkat Desa dan Petani. Acara dihadiri lebih dari 100 peserta. Acara field day diisi dengan penjelasan perkembangan kegiatan ICCTF di Provinsi Jambi oleh Kepala BPTP Jambi, kunjungan ke lokasi kegiatan ICCTF yang di pandu oleh Dr. Made Subikse, diskusi, serta sambutan dan arahan oleh Kepala BBSDLP.

Pada pembukaan, kepala BPTP Jambi menyampaikan harapan agar teknologi yang telah diaplikasikan dilapangan dapat terus digunakan oleh petani sehingga mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan petani dan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Usai pembukaan dilanjutkan dengan kunjungan kelapangan. Pada kunjungan kelokasi kegiatan, dilakukan pengenalan perlakuan dan pengelolaan tata air, stasiun iklim, demo pengambilan contoh gas serta penjelasan pengukuran subsidence. Setelah kunjungan kelapangan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Sesi diskusi diisi dengan tanya jawab antar petani, peneliti, dan pengambil kebijakan daerah. Petani sangat antusias menanyakan berbagai pertanyan yang muncul setelah dilakukannya kunjungan lapangan.

Pada arahannya Ka. BBSDL menyampaikan agar kita (petani dan pengambil kebijakan) dapat mengelola kebun sawit dengan benar, untuk itu diharapkan dukungan pemerintah daerah agar dapat melanjutkan apa yang telah dihasilkan pada kegiatan ICCTF dan mensosialisasikan apa yang telah diperoleh. Ka. BBSDL juga berharap agar komunikasi antar instansi dapat ditingkatkan, serta dukungan Pemda untuk membuat aksi didaerah yang berpotensi untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca di daerah masing-masing.

LAST_UPDATED2
 
Pelatihan Pendampingan KRPL di Kota Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani, SP, M.Si   
Selasa, 03 Juni 2014 13:43

Kerjasama antara BPTP Jambi dan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Jambi selalu terjalin harmonis setiap tahunnya.   Pada tahun 2014 ini kerjasama ini terjalin pada pelatihan pendampingan KRPL di Kota Jambi, yang diselenggarakan pada Selasa 3 Juni 2014 bertempat di Gedung PKK Kota Jambi. Pelatihan yang mengangkat tema Implementasi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Mendukung Program P2KP di Kota Jambi,  diikuti oleh 80 orang peserta terdiri dari Penyuluh Pertanian Kota Jambi, Kelompok Wanita Tani Kota Jambi yang terlibat dalam program KRPL dan P2KP.

Dalam sambutannya, Kepala BKPP Kota Jambi Ir. H.A. Damiri, ME menyatakan bahwa kegiatan P2KP merupakan implementasi dari KRPL harus terus digiatkan di Kota Jambi dan mengucapkan terima kasih kepada BPTP Jambi yang selalu melakukan pendampingan pada kegiatan P2KP ini.  Kepala BPTP Jambi yang diwakili oleh Kasie Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian Rima Purnamayani, SP, M.Si memaparkan sekilas mengenai KRPL di provinsi Jambi serta memotivasi peserta agar terus melaksanakan program pemanfaatan pekarangan ini walaupun tidak mendapat pendampingan secara resmi dari BPTP.

Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Jambi Ibu H. Komariah Abdullah Sani, yang dalam arahannya menyatakan bahwa ketahanan pangan daerah dicerminkan oleh ketahanan pangan keluarga.  Keluarga yang ketahanan pangannya baik akan menjadi roda penggerak pembangunan.  Mempelajari olahan pangan lokal, merupakan hal yang sejalan dengan salah satu Visi Kota Jambi yaitu menggali potensi lokal untuk lebih dikembangkan.   Dalam kesempatan ini juga diserahkan beberapa modul, brosur dan leaflet terbitan BPTP Jambi kepada beliau.

Pelatihan pendampingan KRPL ini mengangkat 3 materi yaitu  Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan yang disampaikan oleh Kepala BKPP Kota Jambi, Implementasi Kawasan Rumah Pangan Lestari Mendukung Program P2KP di Kota Jambi yang disampaikan oleh Koordinator KRPL BPTP Jambi Syafri Edi, SP, serta olahan pangan non beras yang disampaikan oleh Ir. Linda Yanti, M.Si dilanjutkan dengan praktek pembuatan aneka olahan dari ubi rambat dan sukun oleh Dewi Novalinda, SP.

Respon para peserta yang semuanya ibu-ibu ini sangat antusias terutama pada saat praktek pembuatan aneka olahan lokal.  Ada banyak pertanyaan yang dilontarkan para peserta terkait materi memperlihatkan semangat mereka untuk terus memanfaatkan pekarangan di rumah mereka masing-masing.

LAST_UPDATED2
 
Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Provinsi Jambi Tahun 2014 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Defira Suci Gusfarina, SP   
Jumat, 23 Mei 2014 14:20

Pada 21-22 Mei 2014, Provinsi Jambi melaksanakan Rapat Koordinasi P2BN bertempat di Aula Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi. Rapat dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dan dihadiri oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Ir. Udhoro Kasih Anggoro, MS. Rakor P2BN diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari Tim P2BN Pusat (Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI; Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan RI; Badan Litbang Kementan RI); Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota; Kepala BP4K Kab/Kota; Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Kab/Kota; Koordinator Wilayah BPTP untuk Kab/Kota; BP3K Kab/Kota; Koordinator pengawas Benih Kab/Kota; Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kab/Kota; Penyuluh di Kab/Kota; UPTD Perbenihan; UPTD Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSB) ; UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) serta stakeholders Badan Meteorologi, Klimatologi dab Geofisika (BMKG), Badan Pusat Statistik (BPS), Balai Karantina Pertanian, PT. PUSRI (Persero), PT. Shang Hyang Seri (Persero) dan PT. Pertani (Persero).

Dalam arahannya Menteri Pertanian RI mengatakan tingkat konsumsi beras nasional 3 juta ton per bulan dan Kementan harus mampu menyediakan pemenuhan untuk 3 bulan hingga jadwal panen berikutnya, maka diupayakan pemenuhan target nasional sebesar 10 juta ton.  Hasil pemantauan di lapangan, Jambi memiliki potensi yang luar biasa untuk meningkatkan produksi beras nasional karena masih banyak lahan tidur dengan sumber air yang memadai, hanya saja perlu dukungan dari pemerintah terutama dinas terkait untuk memulainya.

Provinsi Jambi juga terus mengupayakan peningkatan hasil pertanian terutama beras sesuai dengan target nasional, dengan cara intensifikasi dan ekstensifikasi. Salah satu bentuk dukungan nyata dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur tentang penetapan Kampung Pangan Terpadu yang bertujuan untuk penyediaan pangan bagi penduduk itu sendiri dan juga diharapkan menekan inflasi, ujar Gubernur Jambi dalam sambutannya.

Hari pertama Rakor P2BN ini diisi dengan materi Kebijakan dan Strategi Pencapaian Program oleh Ir. Udhoro Kasih Anggoro, MS (Dirjen Tanaman pangan), Dukungan Balitbangtan dalam Pelaksanaaan P2BN oleh Dr. Ir. Made Jana Mejaya, M.Sc (Balai Besar Penelitian Padi) dan Peran Penyuluh dalam Pendampingan P2BN oleh Dr. Ir. Momon Rusmono, MS (Sekretaris BPPSDMP).

Pada hari kedua diisi oleh Kadis Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, tentang Upaya Pencapaian Program P2BN di Provinsi Jambi, Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi tentang Peran Pendampingan dan Pengawalan Penyuluh dalam mendukung P2BN, Kepala BPTP Jambi tentang Sistem Tanam Jajar Legowo dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Padi dan terakhir dari koordinator  Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) Provinsi Jambi.

Kegiatan Rakor P2BN Provinsi Jambi ini terlaksana berkat kerjasama Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Sekretariat Bakorluh Provinsi Jambi dan BPTP Jambi.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com