Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Selamat Datang di BPTP-Jambi
krpl
Sinartani
eproduk
jambi dlm angka
katam

Forum Litbang/Katalog Online

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini142
mod_vvisit_counterKemarin209
mod_vvisit_counterMinggu ini1758
mod_vvisit_counterBulan ini142
mod_vvisit_counterAll209519
Berita Terkini
Pendampingan KRPL “ Safari Olahan Pangan Lokal” PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dewi Novalinda   
Senin, 02 Februari 2015 15:00

Ketersediaan sumber bahan pangan lokal non beras di banyak wilayah di Indonesia cukup melimpah, tak terkecuali juga di Provinsi Jambi. Meskipun produk pangan lokal non beras tersebut sudah umum dimanfaatkan sebagai bahan pangan, namun belum banyak ragam olahannya yang menarik. BPTP Jambi melalui kegiatan KRPL melakukan pendampingan pengolahan pangan lokal non beras di beberapa kabupaten / kota. Kegiatan ini melibatkan partisipasi ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), KRPL BPTP dan KRPL P2KP, POKJA 3 dan juga dihadiri oleh dinas dan instansi terkait lainnya. Dalam rangka menutup rangkaian kegiatan pendampingan KRPL sepanjang tahun 2014 dilakukan “ Safari Pelatihan Olahan Pangan Lokal” di tiga Kabupaten, Yaitu Sarolangun, Tebo dan Sungai penuh.

Tujuan utama kegiatan ini disamping untuk memperkenalkan beberapa olahan pangan lokal non beras yang selama ini hanya direbus dan digoreng, juga sebagai penguatan kelembagaan KWT agar tetap termotivasi  melanjutkan kegiatan ini. Sumber pangan lokal non beras yang ada dapat diolah menjadi berbagai macam olahan yang lebih bergizi, mempunyai nilai jual, sehingga dapat meningkatkan gizi keluarga dan juga bisa menambah penghasilan keluarga.

Pada kesempatan tersebut, olahan pangan lokal non beras yang di dibuat adalah : Cassava Blangka dari Singkong dan Jagung Manis, Es krim Ubi Jalar, kue lumpur Ubi Jalar, kue lumpur Talas, kroket Talas, kroket Sukun, bubur candil Sukun, kue talam Labu kuning, risoles dari tepung Gadung, dan brownis Ubi Jalar. Dari berbagai ragam olahan tersebut, masing-masing peserta memberi respon dengan unggulan olahan spesifik masing-masing, yaitu: Sarolangun dengan olahan Gadung, Tebo dengan olahan Singkongnya dan olahan Ubi Jalar dari Sungai Penuh.

Olahan pangan lokal non beras sangat beragam, baik sumber bahan bakunya maupun hasil olahannya. Semoga untuk kedepannya kegiatan ini dapat menjadi inspirasi KWT dalam berkreasi. Kedepan kita akan memperkenalkan lebih banyak lagi olahan pangan lokal non beras kepada ibu – ibu KWT/ PKK setempat agar olahan pangan lokal lebih bervariasi lagi.

LAST_UPDATED2
 
Langkah Awal BPTP Jambi, Balitbangda dan Universitas Jambi Atasi Masalah Lahan Pasca Tambang Batubara di Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani, SP, M.Si   
Jumat, 30 Januari 2015 10:00

Konsorsium BPTP Jambi, Balitbangda dan Universitas Jambi dalam Pusat Unggulan Iptek Reklamasi Lahan memfokuskan diri pada perbaikan lahan pasca tambang di Provinsi Jambi.  Konsorsium ini telah terbentuk sejak tahun 2013 berdasarkan MoU ketiga instansi tersebut.  Di awal tahun 2015 ini, konsorsium ini melakukan koordinasi dan survey lokasi ke beberapa perusahaan tambang batubara untuk menjajaki kerjasama penelitian  dan pengkajian di bidang reklamasi lahan pasca tambang batubara.

Pada 29-30 Januari 2015, perwakilan masing-masing tim mengunjungi 5 perusahaan tambang batubara yang berada di Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari, yaitu PT. Krista Jaya Perkasa, PT. Gea Lestari , PT. Argo Makmur, PT. Bubuhan Multi Sejahtera, PT. Nan Riang dan PT Bangun Energi Indonesia.  Pada kelima perusahaan tersebut dilakukan koordinasi dan survey mengenai kemungkinan mengadakan penelitian/pengkajian pada lahan pasca tambang batubara yang telah direklamasi atau telah ditimbun kembali oleh perusahaan.  Pengkajian ini bersifat jangka panjang yang diharapkan dapat menjadi suatu rekomendasi teknologi perbaikan lahan pasca tambang batubara di Jambi.  Semua perusahaan respon dan menyambut baik kedatangan tim konsorsium dan menyatakan siap bekerja sama menjadi lahan penelitian/pengkajian di bidang reklamasi lahan.

LAST_UPDATED2
 
Seminar Hasil Kegiatan Pendampingan Pengkajian & Diseminasi BPTP Jambi Tahun 2014 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kiki Suheiti, STP. M.Eng   
Selasa, 27 Januari 2015 13:00

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi menyelenggarakan Seminar Hasil Kegiatan Pendampingan  Pengkajian & Diseminasi  yang berlangsungselama 2 hari. Bertempat di Aula BPTP Jambi, seminar dibuka oleh Kepala BPTP Jambi Ir. Endrizal, MSc  dan dihadiri oleh Peneliti, Penyuluh, danTeknisi BPTP.Seminar membahas 26 topik meliputi hasil kegiatan kajian dan diseminasi.

Dalam arahannya beliau mengharapkan agar kegiatan ini menjadi ajang pencarian, perbaikan dan penyempurnaan laporan kegiatan. Untuk itu beliau mengharapkan agar seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam memberikan saran dan input yang bersifat membangun. Lebih lanjut Kepala BPTP Jambi menyatakan, hasil-hasil kegiatan tersebut harus mampu menjadi sebuah rekomendasi dan berwujud produk yang dapat diadopsi dan diterapkan oleh stakeholder dan petani, bukan hanya berupa invensi yang tidak ada tindak lanjutnya. Beliau juga menambahkan, agar Kelji (Kelompok Pengkaji) lebih meningkatkan kreatifitas sehingga mampu menghasilkan produk unggulan yang bias dipasarkan. Untuk kegiatan pendampingan, harus ada indikator pendampingan dari setiap kegiatan yang telah dilakukan dan hasilnya harus terukur dalam bentuk angka (kuantitatif).

LAST_UPDATED2
 
Asiknya Praktek Langsung Penggunaan Global Positioning System di Visitorplot BPTP Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Rabu, 21 Januari 2015 00:00

Global Positioning System atau yang dikenal dengan GPS merupakan suatu system jaringan satelit yang secara terus menerus memancarkan informasi (kode/sinyal) yang memungkinkan untuk melakukan identifikasi secara tepat lokasi pada suatu tempat di permukaan bumi, dengan cara mengukur jaraknya dari satelit. Tujuan penggunaan GPS adalah untuk mengetahui posisi/lokasi berdasarkan garis lintang dan bujur, ketinggian, suhu dan lain-lain, menemukan arah, menemukan jalur perjalanan, mengetahui waktu yang tepat, dan mengetahui kecepatan perjalanan. Pada umumnya kegiatan pengkajian di BPTP Jambi dilaksanakan di lapangan  dengan wilayah kerja seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Untuk itu GPS sangat diperlukan dalam mengambil data dukung lokasi meliputi pemetaan data dan kondisi lingkungan dan sosek wilayah pengkajian

Guna meningkatkan kemampuan peneliti, penyuluh dan teknisi dalam penggunaan GPS dilapangan, maka perlu dilakukan pelatihan. Pada tanggal 21 Januari 2015 telah dilakukan pelatihan penggunaan GPS di kantor BPTP Jambi Sungai Tiga. Pelatihan diikuti 16 peserta yang terdiri dari peneliti, penyuluh dan teknisi lapangan. Materi pelatihan sampaikan oleh peneliti BPTP Jambi yang telah menguasai penggunaan GPS. Pelatihan  diawali presentasi materi dan diakhiri dengan praktek. Kegiatan praktek dilakukan dengan dua tahap yaitu pengambilan data menggunakan GPS dan penyimpanan data dari GPS ke komputer. Pengambilan data menggunakan GPS dilaksanakan di Vistorplot BPTP Jambi. Praktek penggunaan GPS dilakukan dengan berkeliling mengambil titik lintang dan bujur beberapa display Visitorplot. Dari praktek tersebut diharapkan dapat menghasilkan peta yang menggambarkan Visitorplot BPTP Jambi. Melalui pelatihan tersebut diharapkan peneliti, penyuluh dan teknisi lapangan mampu menggunakan GPS pada kegiatan pengkajian di lapangan.

LAST_UPDATED2
 
Pencanangan Perbaikan Irigasi mendukung UPSUS Swasembada Pangan di Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang Susilawati   
Selasa, 20 Januari 2015 00:00

Jambi turut melaksanakan Upaya Khusus (UPSUS) Swasembada pangan padi, jagung dan kedelai sebagai tindak lanjut Rakor UPSUS tanggal 14 Januari 2015 di Aula Balai Prajurit Korem 042/Garuda Putih Jambi yang dihadiri oleh tim Balitbangtan, Dirjen PSP, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Ka Diperta Provinsi, Danrem, Danramil, Ka Diperta dan BP4K, Kabid Tanaman Pangan dan kabid PSP seluruh Kab./Kota, serta perwakilan dari Babinsa. Kegiatan UPSUS ini merupakan target utama program pembangunan pemerintah tiga tahun ke depan yaitu swasembada pangan mandiri.

Pencanangan Perbaikan Irigasi di Provinsi Jambi dilaksanakan serentak disetiap kota/kabupaten daerah Provinsi Jambi pada tanggal 20 Januari 2015. Pelaksanaannya dilakukan oleh Pemda setempat yang melibatkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan tingkat kabupaten, TNI – AD dan BPTP Jambi. BPTP Jambi turut mendampingi acara pencanangan tersebut yang melibatkan para peneliti penyuluh yang bertugas sebagai koordinator wilayah kerja masing-masing.

Untuk daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dilaksanakan di di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam yang langsung diresmikan oleh Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus didampingi Bupati Tanjung Jabung Barat. Begitupun Pemda Kabupaten Batanghari bekerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan TNI – AD melaksanakan peletakan batu pertama, pencanangan gerakan perbaikan jaringan irigasi tersier diarea persawahan kelompok tani Payo Dadap Desa Senangin, Kecamatan pemayung. Selanjutnya Kabupaten Sarolangun dilaksanakan di Desa Lubuk sayak, Kecamatan Pelawan. Kota Jambi dilaksanakan di Desa Tanjung Johor, Kecamatan Seberang. Kemudian Kota Sungai Penuh dilaksanakan di Desa Sumur Anyir wilayah kelompok tani Beringin Jaya, Kecamatan Sungai Bengkal. Kabupaten Kerinci di Desa Tanjung Harapan Cupak, Kecamatan Kerinci. Kabupaten Bungo di Desa Bekali, Kecamatan Sepenggal. Kabupaten Muara Jambi pelaksanaannya di Desa Kasang lopak alai, Kecamatan Kumpeh Ulu. Kabupaten Tebo di Desa Penapalan, Kecamatan Tengah Hilir. Setelah pencanangan ini, seluruh kabupaten melaksanakan Rakor UPSUS di masing-masing kabupaten.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com