Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
juknis pengendalian ulat bulu
bank ilmu padi
katam
jambi dlm angka
pustakadigital
epetani
Sinartani
eproduk

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan 2014

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini169
mod_vvisit_counterKemarin276
mod_vvisit_counterMinggu ini1434
mod_vvisit_counterBulan ini6749
mod_vvisit_counterAll189271
Berita Terkini
Lokakarya Pengembangan Riset Reklamasi Lahan Dalam Tatanan Konsep ABG PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Endang. S   
Selasa, 25 November 2014 15:36

Selasa, 25 November 2014 di Aula Kantor BPTP Jambi telah dilaksanakan Lokakarya Konsorsium Pusat Unggulan Iptek Reklamasi Lahan dengan tema "Membangun Budaya Riset Reklamasi Lahan Berbasis Kebutuhan melalui Sinergisme ABG (Academic, Business dan Government).

Lokakarya ini merupakan salah satu agenda Pusat Unggulan Iptek Reklamasi lahan, yang merupakan kegiatan konsorsium antara Universitas Jambi, Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah  Provinsi Jambi dan Balai Pengkajian Tekonologi Pertanian Jambi.

50 orang peserta yang hadir berasal dari Bappeda Provinsi Jambi, Balitbangda Provinsi Jambi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan LIngkungan Hidup Daerah Provinsi Jambi, Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia dan Universitas Jambi. termasuk narasumber pembawa materi dalam lokakarya ini berasal dari Institut Pertanian Bogor, Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan serta Ketua PUI Reklamasi Lahan.

Acara dibuka oleh Ir. Endrizal, M.Sc selaku Kepala BPTP Jambi. Dalam sambutannya menyampaikan  bahwa sektor Pertambangan memberikan  kontribusi signifikan bagi perekonomian, namun juga berpotensi mengubah bentuk alam dan menimbulkan pencemaran. Kerusakan dan pencemaran akibat kegiatan penambangan bersifat tidak dapat berbalik (irreversible damages) dan sekali suatu daerah dibuka untuk operasi tambang, maka daerah tersebut berpotensi rusak selamanya.  Menurut UU No 4 tahun 2009, usaha pertambangan wajib melakukan reklamasi yaitu kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukan.

Lokakarya ini bertujuan untuk mendapatkan suatu rumusan pengembangan riset reklamasi lahan dalam tatanan konsep academic, business dan government sehingga pelaksanaan riset teknologi lahan yang lebih sinergis dan harmonis.

Dari hasil lokakarya didapat rumusan sebagai berikut: 1) Reklamasi lahan bekas tambang merupakan hal yang penting dilakukan secara sistematis dan terencana untuk kepentingan sosial ekonomi masyarakat di masa mendatang. 2) Implementasi riset reklamasi lahan dapat dibangun melalui SINERGISME ABG (Academic, Bussines,  and Goverment) antara lain: a.  Sinergisme Academicyaitu: penyusunan program reklamasi lahan dengan memadukan program penelitian, pengembangan, pendidikan dan pelatihan reklamasi lahan  dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan dan  dapat memberdayaan mahasiswa dalam fasilitasi program reklamasi lahan pada lahan yang diprogramkan serta menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk pembiayaan program. b. Sinergisme Bussines yaitu: program pengembangan suatu kegiatan penambangan harus memprioritaskan program reklamasi lahan dengan memperhatikan penyelamatan top soil, peruntukan jenis pemanfaatan lahan yang akan direklamasi untuk lahan konservasi atau pertanian (tanaman pangan, perkebunan, agrowisata), perikanan, kehutanan atau lainnya serta rencana tata ruangnya. c.  Sinergisme Government yaitu: penentuan program peruntukan reklamasi lahan melibatkan semua unsur Pemerintah Pusat dan Daerah terkait sesuai dengan kepentingan  pemanfaatan lahan serta masyarakat setempat 3) Tahap-tahap pelaksanaan reklamasi lahan: a. Prakondisi, konservasi top soil, penataan lahan, pengendalian sedimen dan pengendalian erosi,  penanaman/revegetasi (kaliandra, pinus. LCC, dll). b. Pelatihan-pelatihan : pengendalian erosi, pembuatan kompos, peternakan dan perikanan, dll. 4) Pusat Unggulan IPTEK Reklamasi Lahan merupakan konsorsium antara Universitas Jambi, Balitbangda Provinsi Jambi dan BPTP Jambi dan juga merupakan salah satu calon Pusat Unggulan IPTEK di Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Ristek pada tahun 2013 dengan lebih memfokuskan pada pengembalian fungsi lahan bekas tambang dan pembentukan lahan untuk tujuan tertentu.

LAST_UPDATED2
 
Kesepakatan Diseminasi Teknologi Pertanian PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani   
Kamis, 20 November 2014 00:00

Pada Kamis 20 November 2014 dilangsungkan pertemuan antara perwakilan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kabupaten Sarolangun dan BPTP Jambi.  Pertemuan ini diwakili oleh Kabid. Pengembangan Teknologi dan Penyebaran Informasi BPP Kabupaten Sarolangun BPP dan Kasi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Jambi.

Dari hasil pertemuan ini, disepakati bahwa BPP Kabupaten Sarolangun akan mendukung diseminasi teknologi pertanian dalam bentuk mencetak ulang media cetak hasil publikasi BPTP Jambi dan  dan mendistribusikan sampai ke tingkat kelompok tani di perdesaan.  Hal lain yang menjadi kesepakatan untuk dilaksanakan di tahun mendatang adalah mengkaitkan website masing-masing instansi.  Kesepakatan bersama ini merupakan cikal bakal untuk membauat Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Balitbangtan.

LAST_UPDATED2
 
Pelatihan Manajemen Pemeliharaan Ayam KUB PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Selasa, 18 November 2014 00:00

Tahun 2014 BPTP Jambi bekerjasama dengan Badan Penelitian Daerah Provinsi Jambi dalam kegiatan kaji terap ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian (KUB). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan ayam KUB yang memiliki kemampuan bertelur lebih baik dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Dalam kegiatan kaji terap tersebut salah satu tahapan yang dilaksakan adalah pelatihan manajemen pemeliharaan.

Pelatihan manajemen telah dilakukan pada tanggal 18-20 November 2014 yang diikuti 20 peserta,  terdiri dari peternak kooperator yang berasal dari dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Muoro Jambi. Selain itu, diikuti juga oleh penyuluh pendamping peternak kooperator di dua kabupaten tersebut serta perwakilan dari Balitbangda Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Muro Jambi, perwakilan dinas peternakan Kabupaten Muaro Jambi dan Dinas Peternakan Provinsi Jambi.

Materi pada pelatihan disampaikan oleh teknisi dari Balai Penelitian Ternak Ciawi dan Peneliti dari BPTP Jambi. Pelatihan diisi dengan berbagai materi diantaranya Inseminasi Buatan pada unggas, penetasan telur dengan mesein tetas, seleksi kelamin jantan dan betina pada umur satu hari (sexing), pengolahan limbah, pembuatan pakan probiotik, pengenalan penyakit dan manajemen pengobatan, serta biosekuriti. Selain pemberian materi pada pelatihan juga dilakukan praktek langsung dengan melibatkan display Ayam KUB Visitor Plot BPTP Jambi. Melalui pelatihan manajemen pemeliharaan ayam KUB diharapkan peternak kooperator, penyuluh pendamping dan perwakilan dari dinas dapat mengembangkan ayam KUB di Kabupaten masing-masing dan dapat menjadi contoh bagi kabupaten lainnya.

LAST_UPDATED2
 
BPTP Jambi Menjadi Narasumber pada Temu Teknis Penyuluh Kabupaten Tanjung Jabung Timur PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Rima Purnamayani   
Selasa, 18 November 2014 00:00

Hubungan yang sinergis dan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan BPTP Jambi nampak pada acara pembukaan Temu Teknis Penyuluh BP4K Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kepala BPTP Jambi mendampingi Bupati Tanjung Jabung Timur pada acara pembukaan tersebut, yang didampingi juga oleh Kepala BP3K Tanjung Jabung Timur. Pada acara pembukaan tersebut, diserahkan penghargaan kepada penyuluh berprestasi yang mendapatkan reward umroh dengan pembiayaan dari Pemkab Tanjung Jabung Timur.

Pada hari kedua, koordinator wilayah Tanjung Jabung Timur dan peneliti BPTP Jambi mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu dengan para penyuluh kabupaten tersebut.  Materi yang disampaikan adalah hasil-hasil pengkajian spesifik lokasi Tanjabtim dan rekomendasi teknologi pertanian pada lahan sub optimal.  Pada kesempatan tersebut juga diserahkan publikasi BPTP Jambi berupa media cetak terbitan tahun 2014 kepada seluruh BP3K kecamatan di lingkup Tanjung Jabung Timur.

LAST_UPDATED2
 
Paket Teknologi Budidaya Memacu Kedelai Tumbuh pada Kondisi Lingkungan yang Tidak Mendukung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Selasa, 11 November 2014 00:00

Dalam rangka perbanyakan benih sumber di Provinsi Jambi, BPTP Jambi telah melakukan kegiatan penanaman kedelai di tiga kabupaten yang salah satunya di Kabupaten Batanghari. Lokasi penanaman kedelai bertempat di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Muaro Sebo. Lokasi penanaman kedelai termasuk wilayah dengan agroekosistem rawa lebak atau tadah hujan. Dalam perkembangan kegiatan penanaman dengan kondisi cuaca yang ekstrim pada cuaca panas dan kabut asap menunjukkan perkembangan vegetatif yang baik. Perkembangan yang baik pada tanaman dalam kegiatan ini didukung dengan paket teknologi yang diterapkan oleh BPTP Jambi.

Paket teknologi yang diterapkan pada penanaman kedelai berupa penggunaan benih kedelai varitas Anjasmoro dan Gema yang berlabel dan bermutu, penerapan teknologi budidaya dengan pemberian kapur menggunakan dolomit dengan rekomendasi 500 kg/ha, pemupukan dengan dosis 200 kg Ponska/ha pada umur kedelai 21 hari, jarak tanam 40 cm x 25 cm serta fasilitas kanal sebagai tata kelola air. Selain paket teknologi tersebut, upaya perbanyakan benih sumber di Kabupaten Batanghari melibatkan penyuluh pendamping yang ada di kecamatan tersebut dan 23 orang petani kooperator. Melalui kegiatan perbanyakan benih sumber dengan penerapan teknologi yang tepat diharapkan  Provinsi Jambi mampu memenuhi kebutuhan benih kedelai bagi petani.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com