Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Selamat Datang di BPTP-Jambi
katam
krpl
Sinartani
eproduk
jambi dlm angka

Forum Litbang/Katalog Online

Pengunjung online

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini38
mod_vvisit_counterKemarin209
mod_vvisit_counterMinggu ini1654
mod_vvisit_counterBulan ini38
mod_vvisit_counterAll209415
Berita Terkini
Kursus Tani Awali Musim Tanam Padi di Kota Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sari Yanti Hayanti   
Rabu, 25 Februari 2015 14:05

Mengawali musim tanam padi tahun 2015, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kota Jambi mengadakan kegiatan kursus tani bagi petani. Kegiatan kursus tani ini bertujuan untuk memberikan pembekalan tentang teknologi budidaya padi pada lahan rawa lebak sehingga petani dapat menerapkan teknologi yang telah diuji. Kegiatan kursus petani diadakan di 3 tempat yang berbeda dengan waktu yang berbeda pula. Kegiatan Kursus Tani yang diadakan pada tanggal 25 Februari dilaksanakan di Sijenjang Kec. Jambi Timur, pada tanggal 26 Februari di Mudung Laut Kec. Pelayangan dan pada tanggal 4 Maret yang akan datang diselenggarakan di Kelurahan Pasir Panjang, Kec. Danau Teluk. Kursus tani di Sijenjang diikuti oleh Ka, BKPP Kota Jambi, Kabid. Penyuluhan Kota Jambi, Babinsa sekecamatan Jambi Timur, PPL sekecamatan Jambi Timur, Kepala GP3K Kec. Jambi Timur dan Pelayangan, Petani padi Kec. Jambi Timur dan pelaku usaha di bidang pertanian. Untuk pelaksanan kursus tani di Kec. Pelayangan diikuti oleh Kabid Penyelenggaraan Penyuluh, PPL Kec. Pelayangan, Petani dan Kelompok di Kec. Pelayangan.

Kegiatan kursus tani yang diadakan BKPP ini diisi dengan penyampaian materi dengan melibatkan dua peneliti dari BPTP Jambi. Pada kegiatan tani tersebut peneliti dengan bidang ahli budidaya pertanian menyampaikan materi yang berjudul Inovasi Teknologi Budidaya Padi Rawa Lebak dan peneliti dengan bidang ahli ilmu tanah menyampaikan materi tentang Karakteristik Lahan dan Sumberdaya Air/KATAM. Menurut narasumber bidang ahli budidaya pertanian bahwa teknologi budidaya tanam padi rawa lebak adalah penggunaan Varietas Unggul Baru dengan kualitas tinggi, pengelolaan hara spesifik lokasi, pengelolaan air, pemilihan cara tanam, pengendalian gulma, hama dan penyakit serta penerapan pasca panen. Penerapan teknologi budidaya tersebut diharapkan terjadi perbaikan dalam produksi padi pada setiap kali musim tanam. Penerapan teknologi budidaya padi lahan rawa lebak perlu memperhatikan karakteristik lahan dan sumber daya air. Petani perlu memahami karakterisitik lahan yang terdiri dari tekstur tanah, struktur tanah, kedalaman tanah, jumlah curah hujan, distribusi hujan, temperatur, drainase tanah, jenis vegetasi dan sebagainya. Sedangkan untuk ketersediaan air, pada lahan rawa lebak petani perlu memperhatikan sumber daya air yang ada. Kondisi karakteristik lahan dan sumber daya air yang baik dapat diiketahui petani melalui sistem informasi Kalender Tanam Terpadu (KATAM).

Kegiatan kursus tani pada dua lokasi yang diikuti hampir 60 peserta tersebut diharapkan dapat memperbaiki cara tanam padi dan mampu meningkatkan produksi padi ketiga lokasi kursus tani tersebut. Petani dan penyuluh juga diharapkan dapat menggunakan teknologi yang telah dihasilkan oleh Kementerian Pertanian.

LAST_UPDATED2
 
Sinkronisasi Program UPSUS Dalam Rakor Pertanian dan Penyuluhan Prov. Jambi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kiki Suheiti, S.TP, M. Eng   
Selasa, 24 Februari 2015 00:00

Pada Selasa, 24 Februari 2015, bertempat di Aula Mayang Mangurai Bappeda Propinsi Jambi, diadakan rapat koordinasi pertanian dan penyuluhan. Rakor ini mengusung tema: ”Melalui Rapat Koordinasi Pertanian dan Penyuluhan Kita Sinkronkan Program UPSUS PAJALE, Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Jambi Emas 2015 dan Kedaulatan Pangan 2017”, yang dihadiri oleh Gubernur Jambi, Dirjen PSP, Kepala Dinas Pertanian provinsi, kabupaten/kota, Sekretaris Bakorluh, Ka. BPTP, Danrem Garuda Putih, Ka. BPPSDMP Kementan RI, Ka. BPS, Kadis PU, penyuluh dan pengamat hama tingkat kabupaten/kota se propinsi Jambi yang keseluruhannya mencapai  80 Orang.

Dalam arahannya Gubernur Jambi mengatakan bahwa tujuan utama rakor adalah untuk sinkronisasi kerja setiap lini mendukung program UPSUS, karena program ini tidak akan sukses jika tidak ada kerjasama dari setiap instansi yang terlibat. Ditambahkan beliau, bahwa berhasil tidaknya pencapaian target dari pusat sangat bergantung pada kinerja aparat di lapangan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian yang merupakan pendamping kegiatan UPSUS dari pusat untuk provinsi Jambi dalam laporannya meneruskan arahan dari Mentan antara lain: kegiatan di lapangan terus dimonitor agar target luas tanam Okt-Mar; 10 juta Ha dan Apr-Sep 2015; 6.8 juta Ha tercapai. Beliau menambahkan, masih terdapat beberapa kabupaten di propinsi Jambi yang belum melengkapi laporannya, terutama data potensi lahan sampai pada tingkat desa. Dalam kesempatan ini pulaK epala Dinas Pertanian Provinsi menekankan, bahwa kelengkapan database harus mendapat perhatian khusus oleh setiap kepala dinas pertanian Kabupaten/Kota dan stakeholder terkait.

LAST_UPDATED2
 
Pertajam Perencanaan Melalui Seminar Proposal PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kamalia Mulyanti, S.TP   
Senin, 23 Februari 2015 00:00

BPTP Jambi melaksanakan seminar proposal kegiatan tahun 2015 dan menggundang beberapa instansi di Propinsi Jambi yaitu Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, Bakorluh Propinsi Jambi, Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Jambi, Dinas Pertanian Kota Jambi, Balitbangda Provinsi Jambi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jambi, Universitas Jambi, UPTD Perbenihan Propinsi  Jambi, dan BPSPT Propinsi Jambi, sehingga diharapkan proposal yang telah dibuat dapat lebih disempurnakan dengan adanya masukan dan saran dari peserta undangan.

Seminar proposal merupakan permulaan sebelum dilaksanakannya suatu kegiatan sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan terarah serta kedepannya hasil yang diperoleh akan lebih bermaanfaat. Seminar dibuka oleh Kepala BPTP Jambi Ir. Endrizal, M.Sc yang dalam arahannya mengharapkan agar peserta seminar dapat memberikan saran dan masukan untuk perbaikan terutama dari peserta undangan. Hal ini dikarenakan kegiatan yang akan dilaksanakan sangat berkaitan erat dengan instansi peserta undangan. Kepala BPTP Jambi juga mengharapkan penanggungjawab kegiatan untuk dapat berkoordinasi dengan instansi terkait terhadap kegiatan.

Peserta undangan mengharapkan agar BPTP Jambi sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertanian yang berada di Propinsi Jambi dapat memberikan informasi teknologi. Selain itu peserta juga berharap BPTP Jambi sebagai tempat bertanya jika ada informasi teknologi terbaru yang mungkin belum dipahami oleh petani dan stakeholder di Provinsi Jambi. Salah satu perbaikan yang sangat ditekankan pada seminar proposal bahwa penanggungjawab kegiatan agar lebih berani dalam membuat  analisa resiko yang kemungkinan bisa terjadi saat pelaksanaan kegiatan.

LAST_UPDATED2
 
Informasi Penggunaan Perangkat Uji Tanah Kering Bagi Siswa PKL PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Jon Hendri, SP, M.S.i   
Jumat, 20 Februari 2015 16:00

Tanah dalam pertanian diartikan sebagai media tumbuhnya tanaman Di dalam tanah tersedia unsur hara yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman.Jumlah unsur hara yang ada di dalam tanah bervariasi, untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah secara cepat dibutuhkan perangkat dan teknik tertentu sehingga dapat diketahui  dosis pemupukannya. Salah satunya adalah menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK).  PUTK  adalah suatu alat untuk analisis kadar hara tanah lahan kering, yang dapat digunakan di lapangan dengan cepat, mudah, dan murah. Satu contoh tanah komposit yang dianalisis dapat mewakili luasan lahan 5 hektar. PUTK dirancang untuk mengukur kadar P, K, C-organik, pH dan kebutuhan kapur.

Pengetahuan tentang cara pengambilan sampel tanah dan penggunaan PUTK merupakan hal yang penting terutama bagi orang yang bekerja langsung berhubungan dengan tanah dan tanaman. Pengenalan PUTK telah dilaksanakan Jumat 20 Februari 2015  pada siswa Program Praktek kerja Lapangan murid SMK Negeri 6 Merangin yang dilaksanakan di lokasi Visitor Plot BPTP Jambi. Siswa SMK Pertanian mendapat pengetahuan tentang cara mengambil sampel tanah dan menggunakan PUTK dari salah satu peneliti BPTP Jambi.

Prinsip kerja PUTK adalah mengukur hara P, dan K tanah yang terdapat dalam bentuk tersedia secara semi kuantitatif. Penetapan P dan pH dengan metode kolorimetri (pewarnaan). Hasil analisis P dan K tanah selanjutnya digunakan sebagai dasar penentuan rekomendasi pemupukan P dan K spesifik lokasi untuk tanaman jagung, kedelai dan padi gogo.

Dengan diketahuinya cara pengambilan sampel tanah dan penggunaan PUTK diharapkan murid SMK Pertanian bisa berperan dalam membagikan ilmu pengetahuannya kepada petani, dan bisa membantu mengembangkan pertanian.

LAST_UPDATED2
 
Sosialisasi dan CPCL Kegiatan Gelar Teknologi Pengendalian Hama Tikus PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Eva Salvia, SP   
Rabu, 18 Februari 2015 15:00

Sebagian besar warga Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi menggantungkan kehidupannya dari pertanian padi sawah.  Areal persawahannya terletak di sekeliling desa.  Selama satu tahun warga dapat mananam padi di sawahnya sebanyak dua sampai dengan tiga kali, sehingga Desa Pudak dijadikan sebagai salah satu lumbung beras bagi Provinsi Jambi.  Kendala utama yang sering menjadi penyebab gagalnya panen yaitu musibah banjir dan serangan hama.  Hama tikus dan penggerek batang merupakan hama yang paling merugikan di persawahan Desa Pudak.

Pada Rabu, 18 Februari 2015 Penanggung jawab kegiatan Gelar Teknologi dan Temu Lapang BPTP Jambi beserta anggota tim yaitu Dr. Sigid Handoko, Hery Nugroho, S.P., M.P., R. Acep, dan Eva Salvia, S.P. melakukan Sosialisasi Pengendalian Hama Tikus menggunakan Sistem Bubu Perangkap / Trap Barrier System (TBS) dan Sistem Bubu Perangkap Linier / Linear Trap Barrier System (LTBS), dan sekaligus melakukan CPCL ke Desa Pudak.  Sosialisasi dilaksanakan di kantor BP3K Kecamatan Kumpeh Ulu, yang dihadiri oleh PPL wilayah Kumpeh Ulu, Kepala BP3K Kumpeh Ulu, dan Kepala BP3K Taman Rajo.  Dari pelaksanaan CPCL dapat diperoleh yaitu lahan sawah yang berada dalam Kelompok Tani Rengas Krumpung Desa Pudak, dengan Ketua Bp. Sarwoko yang akan dijadikan petak percontohan untuk Gelar Teknologi Pengendalian Tikus.  Kegiatan di lapangan akan dilaksanakan pada April 2015, menyesuaikan dengan waktu tanam setempat.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com