JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pemanfaatan Semut Rangrang Dalam Pengendalian Hama Buah Jeruk

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Serangga memiliki jenis yang paling banyak di dunia dan memiliki peranan di setiap jaring makanan (Forister 2008). Serangga yang termasuk dalam kelompok herbivora seringkali dikategorikan sebagai hama apabila populasinya tidak dapat dikendalikan. Kelompok serangga karnivora termasuk serangga yang memberikan jasa pengendalian hayati karena sifatnya sebagai pemakan serangga hama. Dalam istilah biologi, serangga karnivora disebut musuh alami. Musuh alami adalah organisme yang terdapat di alam yang dapat mengendalikan serangga dengan cara membunuh, melemahkan, dan mengurangi daya reproduksi organisme lain. Kelompok musuh alami terdiri dari parasitoid, predator, dan patogen (Hoddle and Van Driesche 2009).

Semut (Formicidae) sebagian besar berperan sebagai predator yaitu organisme yang memakan organisme lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutirisinya. Serangga yang dimakan disebut mangsa, Predator memakan mangsa sampai mati. Hidupnya bebas, bergerak cepat atau terbang jauh. Memerlukan banyak mangsa untuk perkembangannya. Untuk itu predator memiliki organ tubuh bekembang sangat baik dan adanya modifikasi embelan.

Semut rangrang (Oechophylla smaragdina) terbukti ampuh dalam mengendalikan hama Rhynchocoris humeralis, Toxoptera aurantii, T. citricida, larva Papilio spp., (Offenberg, Thu Cuc, and Wiwatwitaya 2013) pada tanaman jeruk di Thailand dan di Vietnam sama efektifnya dengan bahan kimia.

Selengkapnya disini