JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Budidaya Pepaya Merah Delima

Pepaya mini sudah digemari masyarakat sejak beberapa tahun silam. Ukuran pepaya mini yang hanya separuh dari pepaya biasa,sehingga dapat dikonsumsi sekali habis, didukung oleh rasa yang manis, semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap buah ini. Pepaya mini yang telah dikenal luas di masyarakat adalah pepaya California.Buah ini berasal dari Amerika Tengah dan Karibia, yang kemudian dikembangkan di Indonesia dengan nama Calina (IPB-9). VUB pepaya mini lainnya yang dilepas ke pasaran tahun 2011 hasil penelitian Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) adalah pepaya Merah Delima dan Agri Solinda. Pepaya Merah Delima memiliki kadar kemanisan yang lebih tinggi daripada pepaya Calina, yaitu 13 0Brix, sedangkan tingkat kemanisan pepaya Calina 10,1-11,2 0Brix.

Potensi produksi pepaya mini mencapai > 70 ton/Ha. Budidaya pepaya Merah Delima yang dilakukan dengan teknologi yang tepat dapat menghasilkan produksi yang optimal, sehingga meningkatkan pendapatan. Budidaya pepaya Merah Delima sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pepaya biasa, namun yang perlu diperhatikan adalah kelembaban. Kondisi lahan tidak boleh terlalu kering. Jika penanaman dilakukan di lahan kering, perlu dilakukan penyiraman setiap hari. Lahan juga tidak boleh tergenang, karena beresiko terserang hama penyakit (Penjelasan Kepala Balitbu Solok, dalam Sinar Tani). Berikut teknologi budidaya pepaya mini dari hasil penelitian Ballitbu Solok.

Untuk selengkapnya silahkan klik disini.

By : Suci Primilestari, SP, M.Si