• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

Teknologi Budidaya Kentang Ramah Lingkungan

Budidaya kentang umumnya menggunakan input produksi yang tinggi, baik dalam pemupukan dan pengendalian hama serta penyakit. Pupuk dan obat-obatan yang digunakan umumnya bersifat kimia, dan bila dilakukan terus menerus akan menyababkan kerusakan lingkungan dan berbahaya bagi petani itu sendiri dan konsumen juga mendapatkan produk yang tidak aman dikonsumsi.  Inovasi teknologi budidaya kentang ramah lingkungan telah dicobakan di sentra pertanaman kentang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.  Inovasi teknologi tersebut adalah sebagai berikut:

a. Persiapan bibit

Bibit yang digunanakan berasal dari umbi yang tua dengan ciri umbi kuat, bobot umbi 30-45/50 gram atau 45/50-60 gram dengan besar rata-rata 30-35 mm atau 45-50 mm, dan memiliki tiga hingga lima mata tunas (Gambar 1).  Varietas yang digunakan Granola, Cipanas, Atlantik M, Repita, Amabile dan Maglia.

Untuk Tahapan selanjutnya sialahkan klik disini.

By: Dr. Desi Hernita, SP, MP

 

Switch mode views:

Style Sitting

Fonts

Layouts

Direction

Template Widths

px  %

px  %