JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Produksi TSS Sebagai Alternatif Penyediaan Benih Bawang Merah

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Budidaya bawang merah umumnya menggunakan umbi sebagai bahan tanam (benih). Pemanfaatan umbi sebagai benih memiliki beberapa kelemahan antara lain masa simpan umbi yang singkat, memerlukan gudang penyimpanan yang besar dan kebutuhan umbi yang tinggi (mencapai 1-1,2 ton/Ha), sehingga menyebabkan biaya pengangkutan yang tinggi.

Teknologi pemanfaatan TSS (True Seed Shallots) merupakan alternatif untuk produksi bawang merah yang lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan umbi. Hal tersebut setidaknya mengurangi ‘persaingan’ penggunaan umbi untuk benih dengan untuk konsumsi. TSS adalah biji bawang merah yang ditanam dalam waktu tertentu (4-5 bulan) dan diproses sebagai benih. Teknologi pemanfaatan TSS untuk produksi benih bawang merah memiliki kelebihan yaitu masa simpan yang lebih lama dan mudah (tidak memerlukan gudang penyimpanan yang besar), serta kebutuhan benih yang lebih sedikit (3-4 kg/Ha), sehingga biaya pengangkutan menjadi lebih rendah dan distribusi nya menjadi lebih mudah.

Selengkapnya disini