JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KOTA JAMBI -  Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) di Swiss- belhotel Jambi, yang dihadiri 40 peserta terdiri dari beberapa instansi yang ada di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Jambi dan akademisi. Peserta antara lain berasal dari BPTP Balitbangtan Jambi, Unja, Dinas ESDM, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Biro Hukum Setda Provinsi Jambi, Dinas TPHP, Dinas Perkebunan, BPS Provinsi Jambi, Dinas Kehutanan, Dinas BPMD-PPT Provinsi Jambi, serta perwakilan PT PLN Persero Wilayah S2JB, PLN Wilayah Sumbar dan PT. PERTAMINA. Acara bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) dibuka oleh Kepala Bidang Geologi ESDM, Ir. Karel Ibnu Suratno yang mewakili Kadis ESDM Provinsi Jambi, beliau mengungkapkan Bimtek tersebut merupakan panduan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan terkait energi. RUED-P  merupakan tanggung jawab utama di semua daerah karena merupakan amanat undang-undang 30 tahun 2007, energi serta Perpres No 22 tahun 2017, rencana umum energi nasional sehingga wajib dilaksanakan oleh Provinsi. " RUED-P dimaksudkan komitmen dan panduan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan terkait energi di daerah, sebagai modal pembangunan daerah serta kontribusi daerah," jelasnya, Selasa (3/10/2017).

RUED-P ini dapat memberikan kontribusi daerah dalam pencapaian target energi nasional seperti dalam kebijakan energi nasional (KEN) dan merupakan penjabaran dan rencana pelaksanaan RUEN bersifat lintas sektor. Dalam hal ini yang berkaitan dengan pemanfaatan energi,  BPTP Balitbangtan Jambi yang diwakili Dr. Erwan Wahyudi menyampaikan akan perlunya pemanfaatan produk  limbah   pertanian.  Diketahui,  di masyarakat cukup banyak  dan  belum  termanfaatkan secara optimal, banyaknya hasil limbah pertanian atau dikenal sebagai biomassa mengandung bahan organik tinggi. Namun ketersediaan biomassa yang cukup melimpah tersebut masih diperlukan perlakuan khusus, karena perbandingan kandungan energi yang dimiliki oleh biomassa  lebih  kecil  dari  pada  bahan  bakar minyak. Rendahnya kandungan energi yang dimiliki oleh biomassa mengharuskan penggunaan teknik  pemanfaatan  energi biomassa yang tepat. Misalnya pada komoditas tebu, ampas tebu yang tidak terpakai ini bisa digunakan menjadi sumber energi listrik.

Pada kesempatan ini pula BPTP Balitbangtan Jambi juga diminta menyampaikan data dan rencana pengembangan Science Park atau Techno Park (Teknologi Pertanian) di Provinsi Jambi dalam hal ini di sampaikan oleh Ir. Endrizal, M.Sc, beliau memaparkan tentang pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TTP) yang berfungsi sebagai: Pusat penerapan teknologi di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan  pengolahan hasil (pasca panen) yang telah dikaji oleh lembaga penelitian, swasta, perguruan tinggi untuk diterapkan dalam skala ekonomi dan pusat diseminasi teknologi, dan pusat advokasi bisnis bagi masyarakat luas.  Disamping itu,  disampaikan juga progres kegiatan TTP pada tahun 2017 ini berupa: 1) Pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung 2) pembangunan rumah kompos 3)pembangunan rumah pengolahan urine 4) pengadaan berbagai bahan dan alat 5) pembangunan pos jaga dan portal.