JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

MUARA SABAK - Upaya peningkatan pengetahuan khususnya untuk para petani tanaman hortikultura cabai dan nenas, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengadakan Bimbingan Teknis Penanganan Pascapanen dan Pengolahan Hasil bagi petani selama dua hari. Hari pertama tanggal 22 september 2017 kegiatan pascapanen dan pengolahan hasil cabai diikuti 25 petani yang berasal dari Kecamatan Muara Sabak Barat, Muara Sabak Timur, Geragai, Nipah Panjang, Dendang, Rantau Rasau dan Berbak. Hari kedua tanggal 25 september 2017 kegiatan pascapanen dan pengolahan hasil nenas dikuti 25 petani yang berasal dari  Kecamatan Muara Sabak Barat, Dendang dan Kuala Jambi. Acara tersebut diadakan di Aula gedung Kantor Bersama Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang  dibuka oleh Pelaksana Tugas  Dinas Tanaman Pangan dan Hortikutura Ir. Husni Rahman.

Dalam sambutannya Ir. Husni Rahman menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan berkaitan erat dengan pengembangan sentra tanaman cabai dan nenas. Khusus petani tanaman nenas yang telah mendapatkan bantuan pengembangan berupa bibit dari pemerintah dan telah berjalan selama 2 tahun. Bahkan saat ini sudah ada petani yang panen tanaman nenas tersebut. Beliau juga berharap dengan adanya pelatihan ini pengetahuan petani tentang pascapanen dan pengolahan hasil dapat lebih baik lagi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, sesuai dengan visi dan misi Bupati Tanjung Jabung Timur yaitu MERAKYAT (meningkatkan kesejahteraan rakyat). 

Pada Acara ini BPTP Balitbangtan Jambi diminta sebagai narasumber pada Bimtek penanganan Pascapanen dan pengolahan hasil cabai berupa pembuatan saus cabai, sementara untuk penanganan Pascapanen dan pengolahan hasil nenas berupa pembuatan sirup, permen jelly dan jelly drink.

Narasumber lainnya adalah berasal dari pelaku usaha pengolahan abon cabai Rini Rahmawati dari Kelompok Tani Mawar, Kota Jambi. Sedangkan untuk pengolahan dodol nenas H. Baso Intang, SE dari Desa Tangkit Baru, Kecamatan Muaro Jambi.

Semoga dengan adanya Bimtek ini kedepannya petani diharapkan akan meningkatkan keterampilannya,  dapat lebih kreatif lagi dalam menciptakan peluang usaha terutama pada pengolahan cabai dan nenas menjadi berbagai macam aneka produk olahan serta berkelanjutan pada masa yang akan datang.