JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Dalam rangka pembinaan Gapoktan penerima dana BLM Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) telah dilaksanakan pertemuan pengurus Gapoktan se- Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi pada tanggal 12 dan 13 September 2017, dihadiri pengurus 87 Gapoktan penerima dana BLM PUAP tahun 2008 s/d 2015. Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini menghadirkan narasumber dari BPTP Balitbangtan Jambi dan Dinas Pertanian Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Kepala BPTP Balitbangtan Jambi yang diwakili Ir. Syafrial menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pertanian Tanaman dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang masih tetap melakukan pembinaan dan dapat memfasilitasi acara pertemuan dengan Gapoktan PUAP. Sebagaimana diketahui mulai tahun 2017 Kementerian Pertanian tidak lagi memfasilitasi anggaran pembiayaan untuk pembinaan PUAP dan kontrak kerja dengan Penyelia Mitra Tani (PMT), dan yang terkait dengan kegiatan pengawalan dan pembinaan Gapoktan PUAP diserahkan sepenuhnya kepada Pemda masing-masing kabupaten/kota melalui dana APBD. Dalam implementasinya di lapangan hanya sebagian kecil dari kabupaten/kota yang mengalokasikan anggaran untuk pembinaan Gapoktan PUAP.
Dalam pertemuan ini BPTP Balitbangtan Jambi menyampaikan materi dengan topik pemanfaatan dan pengembangan dana BLM PUAP oleh Gapoktan dan penumbuhan LKM-A pada Gapoktan PUAP. Dalam pelaksanaan program PUAP yang mulai diluncurkan pada tahun 2008, saat ini telah terbentuk sebanyak 7 unit LKM-A dari 87 Gapoktan penerima BLM PUAP se Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sesi diskusi diisi dengan tanya jawab dan sharing informasi. Beberapa Gapoktan menyampaikan telah berhasil dalam pemanfaatan dan pengembangan dana BLM PUAP, namun juga ada yang terungkap terjadi kemacetan dalam pengembalian dana pinjaman anggota kepada Gapoktan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah disepakati solusi yang akan ditempuh diantaranya adalah dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan mengirim surat penagihan kepada masing-masing anggota Gapoktan.