JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

KERINCI - Kegiatan perbenihan kentang adalah salah satu kegiatan yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) BPTP Balitbangtan Jambi. Pada akhir tahun 2017 ini, BPTP Balitbangtan Jambi mendapat tugas terkait pemenuhan perbenihan kentang olahan sebanyak 25 Ton. Untuk itu, koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci, Balai Benih Induk Kentang (BBIK) dan petani dilakukan mulai tanggal 21 hingga 24 Agustus 2017. Sekaligus dilakukan survei Calon Lokasi dan Calon Petani  (CPCL) atau stakeholders yang akan segera berkolaborasi untuk mensukseskan kegiatan ini.

Koordinasi dilakukan dibawah pimpinan Kepala BPTP Balitbangtan Jambi, Dr. Ir. Moh. Takdir Mulyadi, MM yang berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, SPt., MSi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke BBIK Kayu Aro, disana telah menunggu Kepala BBIK, Aminuddin, S.PKP dan Kabid. Hortikultura Dinas Pertanian Kab. Kerinci.

Koordinasi di kantor BBIK Kayu Aro ini merupakan langkah awal dimulainya kegiatan ini. Dinas TPH Kab. Kerinci dan BBIK menyambut baik kegiatan perbenihan ini serta menyepakati secara langsung lahan yang akan ditanam kentang nantinya. Dalam diskusi disampaikan pula perencanaan dan percepatan aplikasi yang merupakan salah satu upaya terbaik untuk mengantisipasi sulitnya bibit kentang olahan saat ini. Kunjungan lapang untuk melihat langsung kondisi lahan calon pertanaman kentang dilakukan setelahnya. Hasil penting lainnya adalah diperlukan segera pembelian bibit kentang G0 atau G1 kentang olahan dan diharapkan sesuai dengan lahan yang ada secara spesifik lokasi, pembersihan dan pengolahan lahan, serta pencairan dana. Beberapa petugas lapang juga sekaligus ditetapkan untuk mendukung kegiatan ini.

Diharapkan semoga kegiatan perbenihan kentang ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil panen terbaik, tiga bulan yang  akan datang.