JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Aktivitas Hakteknas ke-22, Makassar
Konsorsium Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi (PUI-PT), Reklamasi Lahan yang merupakan MoU antara tiga Lembaga Penelitian di Jambi yaitu Universitas Jambi (UNJA), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Jambi, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Jambi melakukan diseminasi hasil teknologi berupa pameran dan kegiatan penunjang lainnya di Hakteknas ke-22,  Makassar yang diselenggarakan oleh Kementerian Ristek Dikti dan hari puncaknya adalah tanggal 10 Agustus 2017. 
Salah satu acara yang meriah adalah pameran hasil penelitian dan produksi anak bangsa. Pada kegiatan ini PUI Rekla menampilkan paket komponen inovasi teknologi Reklamasi Lahan Bekas Tambang Spesifik Lokasi Jambi khususnya eks lahan Batubara di Desa Tanjung Pauh Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Adapun tahapan reklamasi tambang batubara ini adalah : 1. Pemulihan fungsi lahan terganggu melalui penanaman vegetasi reklamasi, 2. Peningkatan fungsi lahan menjadi lahan produktif (produksi tanaman pangan), dan 3. Pemeliharaan fungsi lahan. Beberapa teknologi yang diterapkan adalah :  penimbunan lahan kembali (back filing),  perbaikan kondisi lahan (pemupukan, ameliorasi, pemberian bahan organik, pemberian tanah pucuk (top soil), pemberian kapur, nutrisi tanah, mikro organisme tanah. Identifikasi dan informasi yang didapat berupa kondisi lahan pasca tambang dan upaya reklamasi telah dilakukan di beberapa tempat di Jambi, serta rekomendasi cover crops. Komponen teknologi yang diupayakan mampu mereklamasi lahan bekas tambang berupa komponen teknologi yang terdiri dari : pengolahan lahan, pengapuran 4 ton/ha, pupuk kandang 10 ton, mikoriza 20 gr/ tanaman, dan pemupukan NPK sesuai analisis tanah. Pada lokasi lain yang masih merupakan stand Balitbangtan menampilkan VUB dan Display bahan tanaman Jagung Nasa 29 tongkol 2 yang stay green, potensi hasil 13,5 ton/ha,  cara budidaya jagung, VUB Padi Inpari 9 ELO yang tahan Tungro, umur tanaman 123 hari dan panen 9,3 ton/ha GKG.  Puncak penutupan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan Presiden RI ke -3 B.J. Habibie, beserta Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  Puan Maharani, Meristekdikti M. Nasir, beberapa Gubernur, dan perwakilan Negara sahabat.