JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Mimbar Sarasehan merupakan salah satu kegiatan yang mendukung Hari Krida Pertanian ke-45 di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Dilakukan di Mess Kerinci Sub Terminal Agribisnis Kayu Aro pada hari Senin, 24 Juli 2017. Acara ini di hadiri oleh lebih dari 120 perserta tani nelayan (KTNA) se-Provinsi Jambi. Bertindak sebagai narasumber antara lain; Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jambi,  Ketua KTNA Jambi, Kepala Bapeltan, Ka. Bulog Kerinci, Ka. Karantina Jambi, Ka. Petrokimia Gersik Cab. Jambi, Kepala PT. Sang Hyang Sri, Dinas Perkebunan Provinsi, Dinas Koperasi dan UKM, PT. Pusri, PT. Pupuk Iskandar muda, PT. Pertani dan Kasi. KSPP BPTP Balitbangtan Jambi Dr. Lutfi Izhar.

Dalam acara Mimbar Sarasehan tersebut,  dimana bertindak sebagai moderator, Ka. Bapeltan Jambi, setelah acara pembukaan, langsung berupa sesi tanya jawab dan diskusi. Beberapa pertanyaan pun muncul dari peserta yang sebagian besar merupakan anggota KTNA dari berbagai kabupaten. Pertanyaan yang paling utama adalah tentang pemasaran dan harga khususnya tanaman pangan seperti Pajale, ketersediaan pupuk bersubsidi tepat waktu dan tepat dosis yang didistribusikan kepada petani, fasilitas dan sara pendukung usahatani, peranan bulog, koperasi, penyalur pupuk dan benih, pertanian organik dan pupuk triko-kompos, peremajaan sawit, pelatihan pertanian, perbaikan irigasi, masalah SDM Penyuluh, dan peningkatan ketertarikan generasi muda untuk berkiprah di bidang pertanian.


Proses tanya-jawab dan diskusi dilakukan secara simultan dan melibatkan beberapa nara sumber untuk menjawab pertanyaan terhadap berbagai topik diatas. Berbagai saran untuk mengatasi kendala-kendala tersebut adalah: peningkatan komunikasi antar stakeholder, menjadikan individu petani sebagai pejuang negara yang mandiri dan pantang menyerah dengan sifat entrepreneurship yang lebih baik, semua lini berkerja secara berkesinambungan, berkerja sama dan saling mengkomunikasikan apabila terdapat kendala dan kebutuhan utama dalam berusahatani, peran swasta agar ditingkatkan sejalan dengan peningkatan usahatani yang ada, pelatihan pertanian dan status koperasi agar dapat dilakukan dengan lebih transparan dan akuntable.

Pada akhir kegiatan dilakukan sesi pembuatan perumusan yang pada akhirnya akan disampaikan ke Gubernur Jambi sebagai hasil informasi terkini, diketuai oleh Ketua KTNA Provinsi Jambi. Selanjutnya sesuai dengan acara “Krida” pertanian, diharapkan semua lini mulai dari petani sampai pembuat keputusan agar berkerja dengan baik dan menjadi solusi pada semua aktivitas kegiatan usahatani komoditas pertanian di Jambi.