• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

Berita Terkini

DUKUNG GERTAM BA-CA, DKP KOTA SUNGAI PENUH LAKSANAKAN SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN

Senin, 20 Maret 2017 bertempat di Hotel Matahari 2 Kota Sungai Penuh Kab. Kerinci, dilakukan sosialisasi pemanfaatan pekarangan mendukung program Gertam Baca (Gerakan Tanam Bawang Dan Cabai). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Sungai Penuh dengan mengundang narasumber dari BPTP Balitbangtan  Jambi, TP-PKK Kota Sungai Penuh dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Sungai Penuh.

Sebanyak 60 (enam puluh) peserta yang terdiri dari: Pengurus kelompok P2KP, kelompok KRPL, Kelompok Wanita Tani (KWT) pelaksana toga dari 10 desa dalam wilayah kota sungai penuh, koordinator BPP dan ketua pokja III PKK dari 8 kecamatan dalam wilayah Kota Sungai Penuh serta Pokja III/kader pangan dari 15 desa penerima manfaat dan desa binaan PKK tahun 2017 ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Kepala DKP Kota Sungai Penuh yang dalam kesempatan ini diwakili Kabid. Konsumsi dan Keamanan Pangan Ir. Marzalyna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi pemanfaatan pekarangan  merupakan persiapan untuk mendukung Gerakan Tanam Bawang dan Cabe (GERTAM BACA)yang dicanangkan oleh pemerintah Kota Sungai penuh tahun 2017 serta untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara DKP dengan TP-PKK Kota Sungai Penuh tentang percepatan penganekaragaman konsumsi pangan.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh yang  diwakili oleh wakil ketua IV TP-PKK Kota Sungai Penuh Hj. Yurnalis. “Melalui acara sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam optimalisasi pemanfaatan pekarangan serta sebagai kader pangan, mampu membantu menyebarluaskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada seluruh masyarakat dimulai dari keluarga masing-masing.” Demikian sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi.

“Sekecil apapun lahan pekarangan apabila ada kemauan pasti bisa ditanami.” himbau Syafri Edi,SP peneliti BPTP Balitbangtan Jambi dalam pembukaan materinya. Beliau menyampaikan materi dengan tema pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman secara teknis. Beliau juga menyampaikan bahwa tanpa lahan pekaranganpun tanaman dapat dibudidayakan antara lain dengan sistem gantung dan temple serta sistem rak-rak bertingkat atau vertikultur. Sedangkan pada lahan pekarangan yang luas tanaman dapat ditanam pada bedengan dan dapat pula dikombinasikan dengan berbagai bentuk media tanam sehingga memberikan kesan indah dan rapi.

Sosialisasi ini lebih diarahkan pada budidaya tanaman bawang merah dan cabai merah pada lahan pekarangan meskipun juga dijelaskan budidaya sayuran lainnya, budidaya tanaman obat keluarga atau budidaya tanaman untuk bumbu dapur, budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) dan budidaya tanaman hidroponik pada lahan pekarangan. Diharapkan dengan sosialisasi ini peserta dapat mengadopsi dan mengimplementasikannya  di lahan pekarangan masing-masing serta menularkan pada masyarakat dilingkungannya, sehingga ketersediaan pangan untuk keluarga dapat tercukupi. 

Switch mode views:

Style Sitting

Fonts

Layouts

Direction

Template Widths

px  %

px  %