JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BOGOR - Perkembangan lingkungan sekitar dan kecendrungan mengantisipasi kebutuhan inovasi teknologi terkait standardisasi pertanian, 11 s.d 13 September 2022 dilakukan konsultasi dan koordinasi dengan Pusat Penelitian Tanaman Hortikultura dan Balai Besar Pasca Panen Badan Litbang Pertanian di Bogor. Konsultasi terkait kemungkinan upaya standardisasi beberapa tanaman hortikultura utama yang diusahakan di Jambi seperti kentang, cabai, bawang dan nanas.

Beberapa inovasi teknologi khususnya dibagian hulu didiskusikan dengan lebih mendetail dalam upaya membuat konsep GAP yang terstandar. Rencana dikusi lebih lanjut juga akan melibatkan beberapa balai penelitian yang terkait. Diskusi dilakukan dengan Koordinator KSPHP Puslitbanghorti dan jajarannya. Sedangkan perwakilan BPTP Jambi oleh Dr. Desi Hernita dan Sub Koordinator KSPP.

Selanjutnya konsultasi dilakukan dengan BB Pasca Panen masih terkait pengembangan komoditas utama hortikultura tersebut. Setelah melakukan konsultasi dan diskusi dengan perwakilan Koordinator KSPHP melalui Sub Koordinator KSPP, beberapa alternatif yang bisa dilakukan sebagai olahan pangan dari cabai dan bawang antara lain produk olahan kering, produk olahan yang bisa lebih halus dan tahan lama, pure, minyak bawang atau cabai dan olahan lainnya. Sementara nanas bisa diolah menjadi manisan, gel, manisan kering, pure, juice dan bioflog berasal dari daun nanas. Selain olahan aplikasi teknologi GHP nanas juga didiskusikan dengan melihat perbandingan di wilayah sentra produksi nanas lainnya di Indonesia.

Setelah diskusi GAP dan GHP mendalam dengan melihat sekaligus produk olahan, rencana kedepan akan dilakukan upaya kerja sama terkait standardisasi atau dapat sebagai narasumber mendukung upaya penyebaran teknologi. (LI)