JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KOTA JAMBI – Kerja sama BPTP Jambi dengan Fakultas Pertanian Universitas Andalas mengantarkan 5 (lima) mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman untuk magang di BPTP Jambi telah memasuki tahap akhir. Pengamatan di lapangan, analisa di Laboratorium kegiatan belajar dalam kelas maupun pengenalan sub bagian perkantoran adalah ragam kegiatan terbaik yang di sajikan BPTP Jambi untuk mahasiswa magang.

Pra seminar hasil yang digelar di aula Agroinovasi BPTP Jambi pada Kamis, 11 Agustus 2022 mempresentasikan hasil magang mahasiswa didampingi pembimbing magang. Di modetarori Penanggung jawab Laboratorium Diseminasi, Endi Putra, SP., M.Si. hadir pembimbing Dr. Lutfi Izhar, SP., M.Sc., Yong Farmanta, SP., M.Si. dan Milda Erizanti, SP., M.Sc., tim Kerja Sama, Widya Sari Murni, SP., M.P. dan Kamalia Muliyanti, S.TP.,M.Sc. juga 4 (empat) mahasiswa Universitas Jambi yang sedang magang di BPTP Jambi

Dalam pemaparan persentase keparahan beberapa penyakit yang menyerang daun pada tanaman kelapa sawit, Rahmat Ikromi menemukan 39,6% tanaman sawit pada wilayah penelitian terserang penyakit  bercak daun, patch yellow dan antracnose. Mengendalikan populasi hama vektor, penyemprotan pestisida sesuai dosis anjuran sebagai upaya terakhir penanganan.

Muhammad Gilang Al Afiyah mengidentifikasi hama penyakit kelapa sawit yang berasal dari ordo Lepidoptera yakni ulat api. Pengendalian dapat dilakukan dengan konsep PHT yakni pengambilan secara manual dan pemotongan kelapa sawit yang sudah memiliki gejala sangat parah agar tidak menyebar ke pohon sawit lainnya.

Atikah, mahasiswa dengan pembimbing Dr. Lutfi Izhar, SP., M.Sc.  tertarik untuk mengetahui efektifitas agen hayati Trichoderma dalam menekan perkembangan penyakit jamur akar putih pada tanaman karet. Dalam metodologi penelitiannya mahasiswa tidak hanya memperbanyak trichoderma sesuai dengan prosedur hingga aplikasi pada tanaman karet yang terserang JAP namun juga melakukan pengamatan mikroskopis JAP.

Oksi Miyanti, di bawah bimbingan Milda Erizanti, SP.M.Sc  melakukan penelitian Identifikasi Keanekaragaman Hama dan Penyakit pada tanaman pakcoy dan selada yang dibudidayakan secara hidroponik. Informasi yang di dapat adalah tanaman yang dibudidayakan secara hidroponik tidak dijumpai penyakit dan sedikit jenis hama jika di bandingkan dengan tanaman yang dibudidayakan konvensional.

Zhafira Nabila Az Zahra dengan pembimbing Dr. Desi Hernita, SP., M.P. melakukan eksplorasi dan pengujian Trichoderma spp terhadap Colletotrichum spp, penyebab penyakit antraknosa pada cabai secara in vitro.  Adapun manfaat dari penelitian yang dilakukan Zhafirah adalah mengethaui metode yang dapat digunakan untuk isolat Trichoderma dan mengetahui karakteristik dari jamur patogen penyebab penyakit antracnosa pada tanaman cabai.

Kegiatan pra seminar hasil tentunya memberikan kesempatan mahasiswa untuk belajar lebih banyak hal-hal penting yang perlu disampaikan secara singkat, padat dan informatif.  Saran dari pembimbing akan lebih memperkaya pengetahuan dan skill dalam penyampaian. Selamat berjumpa kembali pada seminar hasil mendatang. (WSM)