JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

TANJUNG JABUNG BARAT - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi telah melaksanakan koordinasi binaan Kostratani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Selasa dan Rabu, 5-6 Oktober 2021.

Kedatangan tim dari BPTP dikomandoi oleh Kepala BPTP Jambi, Dr.  Salwati, SP., M.Si., Peneliti Madya Dr. Araz Meilin, SP., M.Si. dan Penyuluh Endi Putra, SP., M.Si. Tim BPTP  diterima oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam hal ini diwakili Sekretaris Dinas Efrizal, SP.

Mengawali diskusi, disampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu wilayah binaan kostratani oleh BPTP Jambi  bersama dengan 3 kabupaten/kota lainnya yaitu Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Kepala BPTP Jambi menyampaikan, “Bahwa ada 3 aspek penting yang wajib dilakukan oleh BPP Model Kostratani tahun 2021, yaitu keakuratan data, kemampuan mendukung program Kementerian Pertanian dan BPP harus bisa terhubung dengan Agriculture War Room (AWR) yang artinya BPP harus memiliki jaringan internet dan IT yang mendukung.”

Lebih lanjut beliau berharap instansi-instansi yang berhubungan langsung dengan kegiatan Kostratani dapat terlibat aktif dalam kegiatan ini guna mendapatkan satu data dan keakuratan database pertanian dan juga demi mendukung pembangunan pertanian di Provinsi Jambi.

Sekretaris Dinas didampingi Kepala Bidang PSP dan Penyuluhan mengatakan, “Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ada 8 dari 13 BPP yang menerima bantuan DAK kostratani yaitu BPP Senyerang, Bram Itam, Betara, Tungkal Ulu, Tebing Tinggi, Batang Asam, Pengabuan dan Seberang Kota. Saat diskusi akan diagendakan temu teknologi untuk penyuluh yang direncanakan di BPP Senyerang.

Selanjutnya tim dari BPTP Jambi dan perwakilan Dinas TPH Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengunjungi salah satu BPP yang memperoleh bantuan DAK Kostratani yaitu BPP Bram Itam.

Pada saat mengunjungi BPP Kostratani Bram Itam, tim disambut langsung oleh Koordinator BPP Bapak Jhon. Beliau menyampaikan, “Terima kasih atas kunjungan dari tim BPTP Jambi dan berharap ke depan ada kegiatan BPTP dalam hal transfer teknologi inovasi seperti bawang merah, kopi dan peternakan.”

Kepala BPTP Jambi Dr. Salwati menyampaikan bahwa BPP Kecamatan Bram Itam merupakan salah satu penerima bantuan DAK 2021 serta memiliki akses lokasi yang mudah dijangkau dibandingkan BPP lainnya. BPP Bram Itam diharapkan harus siap menjadi BPP Kostratani sebagai model atau contoh bagi BPP Kostratani lainnya yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat”.

Sub Koordinator Program dan Evaluasi yang juga Peneliti Madya BPTP Jambi Dr. Araz Meilin menambahkan agar BPP tetap update data melalui aplikasi Pelaporan Utama Kementerian Pertanian, implementasi penyusunan RDKK, dan implementasi pelaporan e-Reporting menggunakan polygon.

Pada hari kedua kunjungan ke BPP Kostratani Tungkal Ulu didapat informasi salah satu kendala adalah minimnya informasi teknologi yang diterima terkait permasalahan lemahnya jaringan internet di lokasi tersebut.

Para penyuluh BPP Tungkal Ulu sangat antusias menyambut program bimbingan teknis kepada penyuluh dalam hal pemanfaatan teknologi dan sangat berharap BPTP dapat membantu mereka dalam mewujudkan pertanian yang mandiri maju dan mandiri. (EP)