JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KOTA JAMBI - Rapat Koordinasi Kebijakan Pembangunan Lingkup Pertanian se-Provinsi Jambi Tahun 2022 dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi pada Rabu, 6 Oktober 2021. Rakor dihadiri lebih kurang 100 orang peserta yang berasal dari OPD lingkup pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi dan UPT pelaksana Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi.

Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Drs. H. Abdullah Sani, M.Si. Wakil Gubernur menyampaikan beberapa poin antara lain:

  • Pentingnya sektor pertanian, kontribusi sektor pertanian harus terus ditingkatkan melalui perbaikan kualitas produk pertanian di Provinsi Jambi, terutama komoditas unggulan, dengan upaya ekstensifikasi, serta penanaman komoditas baru. Hilirisasi komoditas unggulan Jambi untuk menghasilkan nilai tambah, meningkatkan perekonomian provinsi Jambi.
  • Masih banyak tantangan dan kekurangan yang harus diatasi bersama, sebagai semangat dan tekad untuk menyelesaikannya secara musyawarah dan mufakat.
  • Rakor ini sesuai dengan visi Jambi Mantap. Salah satu visi yaitu memantapkan perekonomian daerah melalui sektor pertanian.

Sambutan diakhiri dengan sekaligus membuka Rakor Kebijakan Pembangunan Lingkup Pertanian.

Kepala Bappeda Provinsi Jambi dalam Rakor ini juga menyampaikan sekilas gambaran RPJMD tahun 2021-2026. Kepala Bappeda menyampaikan perencanaan sektor pertanian pasti akan bersentuhan dengan beberapa layer sektor lain, terutama sektor lingkungan, tata ruang, dan hidrologi. Besar harapan beliau, hasil rumusan dapat dijadikan model perencanaan pembangunan sektor pertanian untuk tahun-tahun selanjutnya.

Narasumber Rakor yaitu :1) Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi Ir. Akhmad Maushul; 2) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi; 3) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi; 4) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi; dan 5) Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi.

Setelah paparan oleh para narasumber acara dilanjutkan dengan diskusi tanggapan dan tanya jawab. Tanggapan juga disampaikan oleh Kepala BPTP Jambi Dr. Salwati, S.P., M.Si., yang menyampaikan Tupoksi Utama BPTP Jambi, yaitu fokus pada ketersediaan teknologi, diseminasi dan pendampingan lapang.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lingkup BBP2TP di Bogor, BPTP Jambi pada tahun 2022 akan lebih mendukung "perbenihan/pembibitan" dan hilirisasi semua sub sektor pertanian. Di antara 600 inovasi teknologi yang sudah diluncurkan Balitbangtan dan telah dilaksanakan di Provinsi Jambi antara lain teknologi sawit-sapi yang sudah lama dikaji mulai dari TTP Geragai dan kerja sama dengan PTPN.

Melalui arahan Wakil Gubernur Provinsi Jambi, BPTP Jambi siap berperan aktif untuk massalisasi penerapan paket teknologi padi di lahan rawa salah satunya penggunaan VUB (Inpara), teknologi budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Hal ini tentunya masih sekilas atau sedikit gambaran bahwa BPTP Jambi selalu siap bekerja sama dan berkomitmen dalam mendukung semua pihak untuk lebih memajukan pembangunan pertanian di Provinsi Jambi.

Program lainnya terkait penerapan inovasi teknologi spesifik lokasi juga diharapkan menjadikan eksistensi dan keberadaan BPTP Jambi akan lebih terasa di Jambi. Tanggapan dan pertanyaan juga banyak disampaikan oleh peserta lain dalam diskusi ini.

Acara ditutup dengan kesimpulan poin penting hasil rapat koordinasi yang disampaikan Karo Perekonomian Provinsi Jambi. Hasil kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar model dalam perencanaan kegiatan sektor pertanian tahun 2022, untuk mendukung visi Provinsi Jambi Mantap dan menuju Pertanian Jambi Maju Mandiri dan Modern. (HA)