JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

MUARO JAMBI - Dalam rangka menyelesaikan kegiatan Analisis Kebijakan Hilirisasi Produk Komoditas Strategis Pertanian Provinsi Jambi, pada tanggal 18-19 Agustus 2021, tim melaksanakan wawancara dengan bantuan kuisioner untuk komoditas sawit di Kabupaten Muaro Jambi.

Sawit merupakan salah satu komoditas unggulan dan strategis di Provinsi Jambi.  Kabupaten Muaro Jambi merupakan sentra kelapa sawit terluas di Provinsi Jambi, dengan luas areal 234.863 Ha, 22.6% dari luas perkebunan sawit di Provinsi Jambi.

Hari pertama koordinasi dan wawancara dengan kasi dan staf Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Muaro Jambi. Namun untuk pengisian kuisioner belum bisa dilaksanakan karena Kabid dan Kasi yang berkompeten sedang melaksanakan WFH.

Koordinasi dengan Kabid Perkebunan dilaksanakan via telepon dan diarahkan untuk menghubungi Koordinator BPP Sungai Bahar. Kecamatan Sungai Bahar dipilih sebagai lokasi pengambilan data karena wilayah Sungai Bahar memiliki lahan sawit terluas di Kabupaten Muaro Jambi.

Hari kedua wawancara pengisian kuisioner dilaksanakan di BPP Sungai Bahar. Wawancara dilaksanakan dengan 2 orang penyuluh pertanian lapangan, 20 petani dan 2 orang stakeholder yaitu pendamping BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan) Peremajaan Kelapa Sawit.

Pengisian kuisoner bertujuan untuk menentukan bobot dan rating matriks analisis SWOT dan menentukan  strategi apa yang harus diprioritaskan oleh daerah dalam pengembangan sawit rakyat di Provinsi Jambi.

Waktu yang terbatas dan adanya pandemi Covid-19 menjadi kendala di lapangan. Beberapa target responden belum bisa ditemui, diantaranya Kabid Perkebunan, Kasi SUP Muaro Jambi, pedagang pengumpul (toke sawit), KUD dan perusahaan. (DSG)