JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SUMATERA BARAT - Pupuk hayati (pupuk mikroba) merupakan produk biologi-aktif yang terdiri dari mikroba yang berfungsi meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah. Pupuk hayati merupakan salah satu komponen teknologi pertanian ramah lingkungan, berkelanjutan, dan komplementer terhadap komponen teknologi pertanian lain untuk digunakan dalam program peningkatan produktivitas pertanian, penghematan biaya pupuk, dan meningkatkan pendapatan petani. Istilah pupuk hayati digunakan sebagai nama kolektif untuk semua kelompok fungsional mikroba tanah yang dapat berfungsi sebagai penyedia hara dalam tanah, sehingga dapat tersedia bagi tanaman.

Salah satu bantuan langsung pemerintah dalam menyediakan pangan adalah saprodi untuk usaha tani tanaman pangan. Pupuk anorganik/pupuk kimia mulai dikurangi penggunaannya dan digantikan oleh pupuk hayati. Pupuk hayati yang dibagikan sebagai bantuan kegiatan Dukungan Peningkatan Indeks Pertanaman pada tahun 2021 oleh Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian harus terjamin mutu dan kualitasnya sehingga penggunaannya di lapangan dapat berfungsi dengan baik. Pengambilan sampel pupuk menjadi bagian kegiatan yang tidak terpisahkan dari pengadaan pupuk oleh produsen atau penyedia pupuk.

Petugas Pengambil Contoh (PPC) pupuk yang sudah bersertifikat dari BPTP Jambi Jon Hendri, S.P., M.Si. melakukan pengambilan sampel pupuk hayati di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Tanah Datar yang mendapat alokasi bantuan untuk peningkatan indeks pertanaman sebanyak 24.000 liter dan di Kabupaten Lima Puluh Kota sebanyak 19.060 liter pada tanggal 21-23 Mei 2021. Adapun merk dari pupuk hayati yang diambil sampelnya adalah “Biokonversi” kemasan 1 liter, produksi PT. Bio Konversi Indonesia. Sampel pupuk hayati yang diambil dibagi menjadi dua lot/bagian yang selanjutnya dilakukan analisis mikroba sesuai dengan spesifikasi pengadaan barang. Hasil analisis ini menjadi dokumen mutu dan kualitas pupuk hayati. (dj521)