JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

MUARO JAMBI - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi melakukan sosialisasi Kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kedaulatan Pangan Jagung di Pondok Pesantren Miftahun Najah, Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi pada hari Rabu, 28 Agustus 2019.

Pertemuan diikuti oleh 20 orang peserta dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, Koordinator PPL Wilayah Sungai Gelam beserta penyuluh, Petugas Pengawas Benih, Ketua Kelompok Tani beserta anggota dan generasi milenial siswa Pondok Pesantren Miftahun Najah.

“Ilmu yang akan didapat dari kegiatan ini sangat bermanfaat ke depannya karena itu Kelompok Tani Wiji Asih harus melaksanakannya dengan baik dan ikhlas di setiap tahapan” demikian disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang diwakili oleh Kasi Perbenihan, Syafruddin S.ST.

Berkolaborasi dengan penyuluhan nantinya, Kadis berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh kelompok-kelompok tani kawasan pengembangan jagung lainnya.

Seiring dengan itu Kepala BPTP Jambi yang diwakili Ir. Linda Yanti M.Si. mengatakan “Allah mencintai orang-orang yang menuntut ilmu dan orang-orang yang mengimplementasikan ilmunya” dan dalam usaha Kelompok Tani Wiji Asih menjadi penangkar telah turut berperan dalam upaya mencapai swasembada jagung.

Pentingnya benih bermutu dan proses produksi benih sebagai upaya meningkatkan produksi jagung disampaikan oleh Mildaerizanti, SP., M.Sc. sebagai penanggung jawab kegiatan.

Selanjutnya disampaikan Sekolah Lapang merupakan wadah pembelajaran bagi petani di lahan petani sendiri.

Kegiatan ini nantinya bisa menjadi tempat pembelajaran bagi Kelompok Tani Wiji Asih dan kelompok tani lainnya di Kabupaten Muaro Jambi, PPL serta generasi milenial yang akan menjadi penerus kedaulatan pangan.

Dukungan dari dinas terhadap kegiatan ini berupa peminjaman traktor untuk pengolahan lahan.

Bantuan alat atau sarana lainnya untuk keperluan usahatani kelompok juga dapat diajukan ke dinas dengan bimbingan dari PPL.

Insyaa Allah bisa diprioritaskan karena Kelompok Tani Wiji Asih belum pernah mengajukan permintaan bantuan dan kelompok ini sudah terdata pada SIMLUHTAN.

“Semoga kegiatan ini nantinya berjalan dengan baik dan lancar, diridhoi Allah dan membawa berkah bagi Petani khususnya dan kita semua”, demikian doa penutup yang dipimpin Kyai Pimpinan Pondok Pesantren Miftahun Najah.