JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

KOTA JAMBI - Komunikasi dan sosialisasi dengan publik di Provinsi Jambi melalui siaran radio tetap dipilih Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi untuk memberikan berbagai informasi teknologi. Kali ini, tim Humas bersama peneliti Ir. Julistia Bobihoe dan Dr. Desi Hernita rekaman acara Kiprah Desa tentang teknologi Budidaya Largo Super di lahan kering dan Perbenihan Bawang Putih di Provinsi Jambi, berlokasi di studio RRI Pro 1 Jambi, Selasa (13/8).

Ketergantungan produksi padi di lahan sawah dalam meningkatkan swasembada beras akan cukup berat jika tidak diimbangi dengan kontribusi produksi padi pada lahan kering. Indonesia berpotensi besar untuk mengembangkan lahan keringnya, melalui penambahan input produksi agar diperoleh hasil maksimal demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Largo Super sendiri merupakan akronim inovasi baru Badan Litbang Pertanian dalam meningkatkan produksi padi di lahan kering, yaitu teknologi Larikan Padi Gogo atau Larikan Padi Gogo Super. "Budidaya Padi Largo Super merupakan cara tanam larikan legowo dengan menggunakan varietas Inpago, pemupukan an-organik dan organik menggunakan Biodekomposer M-Dec dan pupuk hayati Agrimeth" ujar Julistia Bobihoe dalam rekamannya.

Lebih jauh, khusus dataran tinggi dalam Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci berpotensi untuk pengembangan Bawang putih. Bawang putih lokal di daerah ini memiliki ciri khas aroma yang tajam, dengan diameter lebih kurang 5cm. Sementara itu, produksi yang cukup tinggi mencapai 8-9 ton/ha membuat Bawang putih lokal layak untuk dikembangkan.

"Harapannya, Bawang putih lokal sebagai salah satu komoditi alternatif bagi petani dataran tinggi untuk dikembangkan karena komoditi ini lebih tahan terhadap hama penyakit dan sudah tentu dapat meningkatkan pendapatan petani dengan harga yang bersaing" ungkap Desi Hernita. Varietas lokal Jangkiriah Adro, Tawangmangu Baru dan Sangga Sembalun telah dikembangkan oleh BPTP Jambi sejak tahun 2017 dari 1 kecamatan saat ini berkembang menjadi 9 kecamatan. Diharapkan peran BPTP Jambi dalam pengembangan komoditas ini dapat dilanjutkan Dinas teknis terkait pelestarian Bawang putih lokal, produktivitas dan jaminan ketersediaan benih, tambahnya sembari menutup siaran rekaman.

Untuk informasi lebih lanjut, siaran rekaman ini dapat diakses pada kanal 88,5 FM RRI Pro 1 Jambi setiap hari Kamis, Sabtu dan Senin malam dimana terdapat pula berbagai informasi teknologi lainnya dari BPTP Jambi.  Selamat mendengarkan. (KS)