JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

TANJUNG JABUNG TIMUR - BPTP Jambi melaksanakan temu lapang kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kedaulatan Pangan Kedelai pada Jumat (09/08/2019) di Kelompok Tani Sopoyono, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan agroekosistem lahan rawa pasang surut, tipologi lahan sulfat masam potensial dan tipe luapan air C, luas tanam 2 ha dan varietas Devon 1.

Temu lapang dihadiri oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, BPTP Jambi, BPSB, BPP, PPL, PHP, kelompok tani dan petani sekitar 50 orang.

Koordinator BPP Rantau Rasau dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan SL Kedelai dan temu lapang merupakan tempat bertemunya PPL dan petani untuk belajar dan melihat langsung di lapangan.

Kepala Dinas TPH (mewakili) dalam sambutannya mengharapkan agar kedelai ini bisa dijadikan benih dan dapat dikembangkan karena sumber benihnya dari Balitkabi (label putih).

Untuk pengembangan benih tersebut akan dilakukan kegiatan perbenihan dengan tanam kedelai di luar musim tanam sebagai sumber benih yaitu label putih menjadi label ungu dan label biru.

Pengembangan dan perbanyakan benih kedelai dimasukkan dalam program Dinas TPH untuk memenuhi kebutuhan benih Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

BPTP Jambi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan SL Kedelai adalah untuk percepatan adopsi varietas unggul dan meningkatkan kemampuan petani/kelompok tani untuk memproduksi benih.

Selain itu menjadi tempat mempraktikkan secara langsung inovasi teknologi dan petani dapat langsung mengamati hasil dari teknologi yang diterapkan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan ke lokasi kegiatan.

Respon PPL dan petani cukup baik, harapan petani/kelompok tani agar benih kedelainya bisa diperoleh untuk ditanam kembali di kelompok taninya karena pertumbuhannya bagus dan agak tahan hama/penyakit.