JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

TEBO - Dalam rangka melakukan pendampingan terhadap program Tumpangsari Pajale di Kabupaten Tebo khususnya dan Provinsi Jambi umumnya, maka melalui kegiatan  Pendampingan UPSUS Pajale dilaksanakan demplot Tumpangsari Pajale di Kec. Sumay dan Kec. VII Koto Kab. Tebo.

Demplot Padi gogo dan kedelai dilaksanakan di lahan Keltan Suka Jaya Desa Suo-Suo Kec. Sumay seluas 1 ha. CPCL dan penyiapan lahan telah dilaksanakan sejak bulan Oktober hingga awal November 2018.

Penanaman tumpangsari padi gogo dan kedelai di Desa Suo-Suo diawali dengan penanaman padi gogo (var. Inpago 10 dan Sungut Putih) dengan jarak tanam (20 cm x 10 cm) x 100 cm. Sungut Putih adalah varitas unggul lokal yang telah adaptif di daerah setempat. Satu minggu kedepan akan disusul dengan penanaman kedelai Anjasmoro. Penanaman padi gogo telah dilakukan pada tanggal 13 November 2018.

Hadir pada acara pendampingan tanam padi gogo di Desa Suo-Suo selain petugas BPTP Jambi diantaranya adalah Plt. Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Tebo, Kabid Pangan Distan Kab. Tebo, Ka.BPP Kec. Sumay dan penyuluhnya, Kades Suo-Suo yang diwakili Sekdes, Babinsa dan Ketua Keltan beserta anggotanya.

Plt Kadistan Kab. Tebo, Ziyadi, SP, dalam sambutannya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan demplot Tumpangsari Padi Gogo - Kedelai di Desa Suo-Suo khususnya dan kegiatan BPTP Jambi di Kab. Tebo umumnya. Beliau juga menyatakan komitmennya akan  terus mendukung semua kegiatan pertanian untuk kemajuan Suo-Suo Kec. Sumay terutama untuk peningkatan kemampuan penangkaran benih padi gogo dan kedelai yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahtetaaan petani.

Sementara Demplot Tumpangsari kedelai dan jagung di keltan Harapan Mulia Desa Dusun Baru Kec. VII Koto juga telah dilakulan penanaman yang diawali dengan menanam kedelai var. Anjasmoro dengan jarak tanam (20 cm x 15 cm) x100 cm. Satu minggu kemudian akan diikuti dengan penanaman jagung hibrida Bima 2 dan jagung Sukmaraga.

Penanaman kedelai dilakukan  menggunakan alat tanam bantuan dari Dinas Pertanian Pangan Hortikultura dan Peternakan Prov. Jambi. Saprodi untuk pelaksanaan Demplot Tumpangsari Pajale tersebut semuanya disediakan oleh BPTP Jambi.

Selasa, 27 November 2018 (dua minggu setelah tanam I) BPTP Jambi kembali melakukan pendampingan tanam II (kedelai var. Anjasmoro).

Hadir pada pendampingan penanaman kedelai selain petugas BPTP Jambi juga Kepala BPP Kecamatan Sumay, penyuluh pertanian lapang (PPL), Ketua Keltan Suka Jaya Desa Suo-Suo beserta anggotanya.

Penanaman kedelai dilakukan menggunakan tugal dengan jarak tanam (20 cm x 15 cm) x 100 cm, 2 biji per lubang tanam. Sebelumnya benih diberikan Rhozobium sesuai anjuran.

Penggunaan alat tanam mekanis tidak memungkinkan dikarenakan kondisi tanah sangat lembab sehingga lengket dan menutupi lubang pengeluaran benih pada alat tersebut.  Namun alat tanam ini dapat dimanfaatkan untuk pembuatan lubang tanam pengganti tugal dengan cara alat tidak diisi benih dan bagian penutup lubangnya dilepas. Dengan demikian penanaman kedelai dapat dilakukan lebih cepat.

Selanjutnya dilakukan pemupukan padi gogo dengan Urea 1/3 dosis (200 kg/ha) dan NPK Phonska 2/3 dosis (350 kg/ha). Pemupukan dilakukan dalam larikan 7-10 cm dari tanaman.

Pendampingan penanaman tanaman II (jagung var. Bima 2 dan Sukmaraga) pada demplot tumpang sari kedelai dan jagung di Desa Dusun Baru Kec. VII Koto dilaksanakan pada Rabu, 28 November 2018 (dua minggu setelah penanaman tanaman I).

Penanaman jagung dilakukan dengan alat tanam mekanis dengan jarak tanam (40 cm x 12,5 cm) x 120 cm, 2 biji per lubang tanam. Sebelum tanam, benih jagung diberikan fungisida/anti bule Rhodomil sesuai anjuran. Selanjutnya dilakukan pemupukan tanaman kedelai dengan NPK Phonska setengah dosis (350 kg/ha). Pemupukan dilakukan dalam larikan, 7-10 cm dari tanaman.