JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Badan Litbang Pertanian telah mengembangkan Sistem Kalender Tanam yang menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam penyusunan rencana pengelolaan pertanian tanaman pangan padi, jagung dan kedelai di tingkat kecamatan. Informasi tersebut meliputi estimasi awal waktu tanam kedepan berdasarkan prediksi iklim, yang dilengkapi dengan informasi rawan bencana banjir, kekeringan dan organisme pengganggu tanaman (OPT), serta rekomendasi teknologi berupa varietas, benih, dan pemupukan spesifik lokasi.

Sistem Informasi (SI) Kalender Tanam (Katam) Terpadu bersifat dinamis dan harus diterbitkan tepat waktu pada awal tanam MT I (MH) dan MT II (MK) setiap tahun.  Sistem Informasi Katam Terpadu telah disusun dengan melibatkan berbagai instansi/lembaga dan menggunakan berbagai data dasar dan dukung yang banyak dan sangat dinamis, termasuk kondisi terkini pertanaman di lapangan, sehingga proses penyusunan dan penelahaan harus dilakukan secara simultan. Proses monitoring, sosialisasi, verifikasi dan validasi pengendalian mutu data dan informasi administrasi, luas baku lahan sawah, ancaman bencana serta penerapan teknologi produksi (varietas, pupuk, air dan mekanisasi) harus dilakukan secara intensif oleh Tim Gugus Tugas Katam (GT Katam) BPTP seluruh Indonesia, termasuk GT Katam BPTP Jambi.

Salah satu proses sosialisasi yang dilakukan oleh tim GT BPTP Jambi adalah sosialisasi Katam Terpadu Modern MT I/MH, 2018/2019 pada Pelatihan Dasar Fungsional bagi Penyuluh Pertanian Terampil. Sosialisasi pada acara pelatihan ini dilakukan pada Selasa, 9 Oktober 2018 bertempat di Ruang Pelatihan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi. Sosialisasi diikuti oleh 32 orang peserta yang merupakan tenaga  Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian THL-TBPP yang berasal dari beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Sosialisasi dimaksudkan untuk menyampaikan kepada penyuluh untuk selanjutnya dapat disampaikan kepada petani dan masyarakat lainnya tentang seluruh informasi yang ada pada SI katam terpadu Modern MT I/MH, 2018/2019.

Pada acara sosialisasi ini disampaikan Sistem Informasi yang ada dalam Katam Terpadu MT I/MH 2018/2019, yaitu : waktu tanam yang optimal, luas baku sawah, rekomendasi pupuk dan varietas unggul baru untuk tanaman padi sawah, jagung dan kedelai. Informasi lain yang disampaikan adalah wilayah yang rawan banjir dan kekeringan, serta kebutuhan alsintan. Sistem Informasi ini tersedia sampai pada tingkat kecamatan. Bersamaan dengan pelaksanaan sosialisasi ini juga dilakukan langsung verifikasi Katam Terpadu MT I/MH 2018/2019 pada beberapa Kecamatan di Provinsi Sumatera Utara. Verifikasi dilakukan terhadap luas baku sawah dan waktu tanam. Pada umumnya luas baku sawah dan waktu tanam yang ada pada Sistem Informasi Katam Terpadu sudah sesuai dengan data dan kondisi riil di lapangan. Pada saat acara sosialisasi ini selain penyampaian paparan tentang Sistem Informasi Katam Terpadu MT I/MH 2018/2019, juga dilakukan praktik cara mendapatkan informasi Katam Terpadu yang merupakan sistem informasi berbasis internet melalui web Katam Terpadu Badan Litbang Pertanian (www.katam.litbang.pertanian.go.id) dan melalui sms center di nomor  082-123456-400, 082-123456-500, dan 08-123-565-1111, smartphone berbasis android dan jaringan sosial media (facebook dan twitter).

Acara sosialisasi Sistem Informasi Katam Terpadu Modern ini berjalan dengan lancar dan langsung mendapatkan respon positif dari peserta pelatihan. Selanjutnya penyuluh peserta pelatihan ini bersedia menyampaikan informasi Katam Terpadu ini ke tingkat petani untuk selanjutnya digunakan sebagai alat bantu dalam penentuan waktu tanam terbaik sesuai dengan kondisi iklim di setiap kecamatan, yang telah dipadukan dengan rekomendasi penggunaan varietas, pemupukan, wilayah rawan kekeringan dan banjir, serangan OPT, dan kebutuhan sarana produksi untuk tanaman padi, jagung dan kedelai di tingkat lapang.