JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja, pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan seadanya, padahal jika dioptimalkan dapat ditanami beragam jenis tanaman yang bisa memenuhi ketersediaan pangan bagi keluarga. Pemanfaatan lahan pekarangan diharapkan dapat mengatasi gejolak harga pangan khususnya cabai yaitu dengan gerakan menanam cabai di masing-masing pekarangan rumah.

Tujuan dari pemanfaatan pekarangan adalah untuk meningkatkan pemenuhan gizi mikro melalui perbaikan menu keluarga, menumbuhkan kesadaran keluarga agar mengenali dan mengetahui sumber-sumber pangan yang ada disekitar kita, menumbuhkan kesadaran keluarga agar mau dan mampu memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan dan gizi keluarga, menuju pola makan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).

Bertempat di Taman Agro Inovasi (Tagrinov), Selasa 9 Oktober 2018,  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan  Jambi memberikan bantuan bibit cabai 400 batang dan bibit terong 300 batang kepada Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jambi yang langsung diterima oleh Arneta (Ketua Bidang Kajian KPPI) didampingi oleh beberapa orang anggota. Menurut Arneta bibit tanaman ini nantinya akan ditanam di lahan pekarangan masyarakat Desa Sukamaju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Ia terkesan dengan keberadan Tagrinov dan ingin membawa anggotanya untuk menimba ilmu khususnya bidang pertanian. Penyerahan bibit cabai dilaksanakan oleh Penanggung Jawab Tagrinov Syafri Edi didampingi oleh Linda Yanti dan Mildaerizanti, yang dibarengi dengan memberikan informasi cara budidaya cabai dan sayuran lainnya pada lahan pekarangan.

Dijelaskan juga bahwa bila pekarangan ditanami dengan berbagai jenis tanaman dan tumbuhan serta pemeliharaan ternak dan ikan akan sangat banyak manfaatnya karena pekarangan dapat menghasilkan berbagai bahan pangan yang bergizi tinggi, seperti sayuran, buah-buahan, ternak kecil, unggas dan ikan. Pekarangan yang diusahakan dengan baik dapat menjadi sumber pendapatan/tabungan keluarga karena hasil pekarangan bukan hanya untuk dikomsumsi tetapi juga dapat dijual sebagai sumber pendapatan keluarga dan kalau ditata dengan baik dapat sebagai penambah keindahan rumah.

Pada dasarnya memanfaatkan pekarangan adalah pekerjaan yang mudah dan menyenangkan karena: a) Semua anggota keluarga dapat membantu mengelola pekarangan. b) Pengaturan tanaman di pekarangan merupakan kegiatan yang tidak sulit karena bibit/benih sayuran, buah-buahan dan ternak dapat disediakan di pekarangan. c) Dengan pergiliran tanaman yang baik, bahan makanan dapat dihasilkan secara terus menerus dengan jenis yang beranekaragam. d) Kotoran ternak dengan memperhatikan kebersihannya dan kesehatannya dapat digunakan sebagai pupuk tanaman dan sisa tanaman dapat digunakan sebagai makanan ternak dan ikan. e) Pengaturan tanaman di pekarangan dapat menambah keindahan rumah sekaligus memperbaiki lingkungan hidup.

Pada kesempatan ini dijelaskan juga fungsi dan keberadaan Tagrinov sebagai media transfer teknologi kepada pengguna. Tagrinov BPTP Jambi terbuka untuk umum, tidak terbatas usia mulai dari PAUD, TK, tempat magang siswa dan perguruan tinggi, KWT, PKK dan perorangan. Di Tagrinov tersedia teknologi budidaya berbagai jenis sayuran secara konvensional dan hidroponik, tanaman buah serta tempat bermian dan ber-selfie ria untuk kawula muda dan mak-mak zaman now...... semoga pemanfaatan lahan pekarangan selalu jaya dan lestari Aamiin.