JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

MUARO JAMBI - Rabu, 3 Oktober 2018 merupakan kunjungan kedua tim Balai Besar Padi Sukamandi (BB Padi) yang dihadiri oleh Dr. Suprihanto, M.Si. dan Dr Agus Koswara, didampingi peneliti BPTP Balitbangtan Jambi (Jon Hendri SP.,M.Si) dan tim Dinas Pertanian Kabupaten Muaro Jambi. Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi demfarm Larikan Gogo Super (Largo Super) di Desa Bukit Subur, Kec. Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi setelah pada bulan September melakukan CPCL. Kegiatan Demfarm Largo Super ini merupakan kegiatan pertama untuk tahun 2018 yang dilakukan pada lahan kering masam. Kegiatan ini akan mendapat dukungan peneliti dari Badan Litbang Kementan yang akan dipimpin oleh BB Padi, BBSDLP, BPTP Jambi juga Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jambi.

Desa Bukit Subur merupakan daerah replanting Kelapa sawit untuk tahun 2018. Peluang mendapatkan pendapatan bagi petani adalah dengan menanam tanaman pangan setelah kelapa sawit ditebang. Di Desa ini ada 110 ha lahan kelapa sawit yang akan di replanting. Kegiatan denfarm akan menggunakan lahan seluas 50 ha dengan saprodi disiapkan sedangkan sisa lahan replanting akan ditanami dengan sistem tumpang sari jagung dan padi gogo kegiatan dari Dinas Pertanian Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. BPTP Jambi juga akan melakukan kegiatan demplot tumpang sari jagung dan padi gogo pada lahan kering masam. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengganti pendapatan petani menjelang pertanaman kelapa sawit menghasilkan.

Kegiatan Largo Super merupakan kegiatan program pemerintah pusat untuk meningkatkan luas tambah tanam dan peningkatan produksi padi di lahan kering, teknologi Largo Super merupakan teknologi budidaya terpadu pada lahan kering berbasis tanam jajar legowo 2: 1 yang penerapannya menggunakan mekanisasi pertanian, Komponen penting teknologi Largo Super adalah: 1). Varietas Unggul Baru (VUB) padi gogo dengan potensi hasil tinggi : Inpago 8, 9, 10, 11,12, Rindang 1, Rindang 2, Situ Patenggang, Jatiluhur dan Batutegi. 2). Aplikasi biodekomposer Agrodeco saat pengolahan tanah. 3). Aplikasi pupuk hayati (seed treatment) Agrice-plus pada benih sebelum semai. 4). Aplikasi pupuk cair biosilika BioSinta pada saat pertanaman. 5) Pemupukan berimbang berdasarkan status hara tanah (penggunaan PUTK). 6) Pengendalian OPT dengan pestisida nabati Bioprotector dan pestisida anorganik harus berdasarkan ambang kendali. 7) Penggunaan Alsintan (atabela dan combine harvester)

Largo Super yang akan dicobakan di desa Bukit Subur menggunakan VUB padi gogo berumur genjah 109-115 hst yaitu Inpago, 8 ,9,10, 11, Rindang 1, Rindang 2. Kegiatan ini juga akan menggunakan Batuan Fosfat Alam 1 ton/ha untuk pengganti pupuk P dan karena berada pada lahan masam juga akan digunakan dolomit.

Dari sosialisasi yang dilakukan pada 35 petani kooperator dan petugas pertanian lapangan disepakati untuk penyiapan lahan dan penanaman akan dilakukan dalam bulan Oktober 2018 ini karena sudah memasuki musim hujan. Dalam sosialisasi yang dilakukan juga diberikan secara simbolis benih padi dan saprodi dari BB Padi. Harapan kedepan Kabupaten Muaro Jambi yang mempunyai lahan kering masam yang luas dan merupakan lahan replanting kelapa sawit bisa menjadi contoh teknologi Largo Super dan menjadi lumbung pangan berbasis padi gogo.