JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Kegiatan perbenihan padi seluas tiga hektar di Desa Lubuk Benteng, Kabupaten Bungo telah dilaksanakan pemanenan pada 14-18 Mei lalu. Kegiatan perbenihan tersebut dilaksanakan pada  hamparan sawah seluas 40 ha yang dikelola oleh dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Lebak Benteng dan Kelompok Tani Tunas Muda, dimana masing-masing kelompok tani menguasai lahan seluas 20 ha. Kedua kelompok tani tersebut tergabung kedalam satu Gapoktan yaitu Gapoktan Sungai Kemang.

Varietas yang ditanam pada lahan seluas 40 ha tersebut terdiri dari varietas Inpara 3 sekitar 60%, PB 42 sekitar 30% dan Anak Daro 10%. Varietas Inpara 3 merupakan varietas yang paling disenangi oleh petani khususnya di Desa Luluk Benteng dan Kabupaten Bungo pada umumnya.

Pengambilan sampel ubinan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo yang disaksikan oleh penyuluh pertanian lapangan desa setempat, kelompok tani pelaksana kegiatan, petani dan Babinsa. Dari tiga sampel ubinan yang diambil didapatkan rata-rata hasil calon benih varietas Inpara 3 sebanyak 6,7 ton GKP/ha.

Saat ini calon benih tersebut dalam prosesing untuk dijadikan benih dan diperkirakan sekitar bulan Juli dan Agustus calon benih tersebut sudah selesai diprosessing dan menjadi benih berlabel yang siap untuk disalurkan ke petani sebagai benih sebar atau benih berlabel biru.

Diasumsikan dari hasil panen tersebut akan dapat menghasilkan lebih kurang 9 ton benih label biru. Dari jumlah benih tersebut akan dapat memenuhi kebutuhan petani terhadap benih sekitar 360 ha sawah. Hasil ini cukup membantu Pemerintah Daerah dalam mensuplai kebutuhan benih Kabupaten Bungo untuk pertanaman Oktober – Maret (Okmar).