JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

KOTA JAMBI - BPTP Balitbangtan Jambi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyuluh BPTP Jambi dengan tema Strategi Pembuatan Berita Pertanian dan Pembuatan Tulisan Ilmiah Populer untuk Dimuat di Media Cetak, Selasa (15/5). Menghadirkan narasumber dari Tribun Jambi, Bimtek yang dilaksanakan di Aula Agroinovasi BPTP Balitbangtan Jambi ini diikuti oleh seluruh penyuluh dan peneliti BPTP Balitbangtan Jambi.

Kepala BPTP Balitbangtan Jambi Dr. Rustam dalam sambutannya menyampaikan peneliti dan penyuluh lebih terbiasa menulis dalam bentuk karya tulis ilmiah sehingga dengan panduan narasumber dari Tribun Jambi ini diharapkan akan diperoleh tambahan ilmu tentang teknik penulisan karya tulis semi populer untuk dimuat di media cetak. Kepala Balai berharap nantinya ada output berupa tulisan yang dimuat di media cetak. “Media cetak tanpa bahan publikasi tentu tidak bisa berkembang, sebaliknya peneliti dan penyuluh tanpa mempublikasi hasil penelitian dan penyuluhannya juga tidak akan terlihat gaungnya” papar Rustam. Dengan demikian hubugan antara publikasi dengan peneliti/penyuluh sangat erat. “Mudah-mudahan dengan adanya acara ini bisa menjembatani penyaluran karya tulis peneliti/penyuluh BPTP di media Tribun Jambi” harapnya yang dilanjutkan dengan membuka acara Bimtek secara resmi.

Ada dua materi yang disampaikan oleh Duanto A. Sudrajat (Narasumber dari Tribun Jambi) yakni strategi pembuatan berita pertanian dan tulisan ilmiah popular di media massa. Dijelaskan oleh narasumber bahwa terdapat perbedaan dalam penulisan karya tulis ilmiah murni yang biasa ditulis oleh peneliti/penyuluh dengan penulisan berita maupun tulisan ilmiah popular di media massa. Berita umumnya ditulis secara ringkas, padat dan jelas dalam bentuk piramida terbalik serta harus memuat unsur 5 W + 1 H (what, who, why, when, where dan how) secara lengkap. Sementara untuk tulisan ilmiah populer disajikan dengan tampilan dan bahasa yang lebih enak dibaca dan mudah dipahami meskipun fakta tetap dituangkan secara obyektif dengan metode berpikir keilmuan. Seiring perkembangan teknologi saat ini, medium yang digunakan juga semakin maju sehingga opsi dalam mempublikasikan karya ilmiah popular semakin banyak dan variatif. Media online misalnya yang saat ini semakin popular umumnya lebih fleksibel dan memiliki jangkauan lebih luas dibandingkan media cetak.

Dalam sesi diskusi diberikan beberapa tips dalam menentukan judul yang menarik dan mentransformasikan tulisan dari karya tulis ilmiah murni menjadi karya tulis ilmiah popular. Menutup acara Kepala Balai berharap ada kerja sama lebih lanjut antara BPTP Balitbangtan Jambi dengan media Tribun Jambi baik dalam pelaksanaan bimtek lanjutan maupun penulisan artikel oleh peneliti/penyuluh BPTP untuk dimuat di media Tribun Jambi.