JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

SAROLANGUN - Pemenuhan kebutuhan benih jagung hibrida melalui penanaman jagung Hibrida Bima 20 URI seluas 2 ha telah dilakukan oleh BPTP Balitbangtan Jambi yang bekerjasama dengan Poktan Kembang Makmur di Desa Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, sekaligus sebagai salah satu cara penumbuhan penangkar benih jagung hibrida varietas anak bangsa. 

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pertemuan pada tanggal 9 Mei 2018 di lokasi lahan pertanaman jagung, sekaligus melakukan tanam perdana benih tetua jagung hibrida. Pertemuan dihadiri oleh Kepala BPTP Balitbangtan Jambi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun, Kepala Desa Aur Gading, Petugas Penyuluh Lapang (PPL), Babinsa dan petani, serta peneliti BPTP Balitbangtan Jambi dengan jumlah peserta lebih kurang 40 orang. 

Dalam sambutannya, Kepala Desa yang diwakili oleh Epdinal menyambut baik adanya kegiatan perbanyakan benih jagung hibrida dan hendaknya secara luas teknologi tersebut bisa sampai ke semua petani. 

Kepala BPTP Balitbangtan Jambi yang diwakili oleh Ir. Syafrial menyampaikan bahwa perbanyakan benih jagung hibrida merupakan salah satu upaya untuk pemenuhan kebutuhan benih jagung di lokasi setempat yang memiliki potensi luas tanam ± 1.000 ha. Perbanyakan benih ini juga sudah didaftarkan melalui penangkar UPBS BPTP Balitbangtan Jambi ke UPTD BPSPT Dinas TPHP Jambi untuk proses sertifikasi benih.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun yang diwakili oleh Kepala Bidang TPH Harmillus S.P. menyampaikan apresiasi dalam kegiatan ini dan berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas petani setempat menjadi penangkar benih jagung hibrida yang bersertifikat dan berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, petani sangat tertarik untuk mengetahui teknologi perbanyakan benih jagung parent seed hibrida tersebut yang nantinya akan menghasilkan benih F1 sebagai benih untuk kebutuhan konsumsi. Pengawalan dan pengawasan kegiatan budidaya benih jagung hibrida sampai produksi benih akan dilaksanakan oleh peneliti BPTP Balitbangtan Jambi bersama Pengawas Benih Tanaman Yoswir Amal, S.P. dan petani calon penangkar.

Harapannya, pada masa yang akan datang kebutuhan benih jagung hibrida varietas anak bangsa dapat dipenuhi oleh penangkar setempat dan dapat berkesinambungan mendukung swasembada berkelanjutan PAJALE.