JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

SAROLANGUN - Penyuluh sebagai salah satu aparat pemerintah yang bertugas di desa sebagai ujung tombak pembangunan dan sebagai agen pembaharuan dalam menjalankan tugas pokoknya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta merubah sikap dalam berusahatani yang lebih baik sangat diperlukan informasi dan pemahaman program- program yang akan dilaksanakan, untuk itu sangat diperlukan upaya bimbingan teknis, pembinaan dan pembekalan bagi penyuluh.

Untuk menyikapi hal tersebut BPTP Balitbangtan Jambi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka Peningkatan Kapasitas Penyuluh Daerah pada hari Rabu (9/5), bertempat di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun. Acara dibuka oleh Kabid Hortikultura. Bimtek dihadiri oleh pejabat struktural Dinas TPHP Sarolangun, BPTP, Kepala BP3K, Poknal dan penyuluh sebanyak 50 orang.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun dalam hal ini diwakili oleh Kabid Hortikultura menyampaikan “ini kesempatan langka bagi penyuluh, untuk itu diminta agar dapat mengikutinya dengan serius karena bimbingan teknis bagi penyuluh sangatlah penting dalam upaya pemberian tambahan kemampuan ilmu dan teknologi untuk mengoptimalkan pendampingan kepada petani, mengingat ilmu dan teknologi berkembang setiap saat. "Upaya itu telah dicurahkan dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber daya yang kita miliki, dari berbagai sektor, khusus saat ini yang kita lakukan terkait sumber daya manusia, salah satunya melalui program bimbingan teknis penyuluh," ujarnya.

Sementara itu Kepala BPTP Balitbangtan Jambi dalam hal ini diwakili oleh Ir. Syafrial menyampaikan tujuan kegiatan bimbingan teknis penyuluh lapangan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan penyuluh lapangan tentang tata penyuluhan pertanian dan inovasi baru teknologi pertanian dalam arti luas yang berkembang setiap saat. Diharapkan agar para penyuluh lapangan dapat melaksanakan tugas secara optimal dengan motivasi tinggi. “Para penyuluh juga ikut bertanggung jawab untuk upaya peningkatan produktivitas bidang pertanian, sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi petani di Kabupaten Sarolangun,” tegasnya.

Peningkatan kapasitas penyuluh daerah merupakan kegiatan pembelajaran dan tranfer knowledge kepada penyuluh pertanian daerah (penyuluh PNS, THL-TBPP, penyuluh swadaya) dengan mensosialisasikan inovasi pertanian (teknologi rekomendasi) Balitbangtan dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penyuluh pertanian lapang tentang inovasi pertanian yang pelaksanaannya dibagi dua sesi, yaitu:

Sesi 1. Penyampaian materi yang dilaksanakan di Aula Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun dengan materi: a). Kebijakan penyuluh Kabupaten Sarolangun dengan narasumber Fardhila Syandi, SP (Kasie Penyuluhan Dinas TPHP Kabupaten Sarolangun); b) Pendampingan BPTP dalam mendukung pembangunan Pertanian Provinsi Jambi dengan narasumber Jon Hendri, SP., M.Si. (BPTP Balitbangtan Jambi) dan c) Aplikasi mendukung Penyuluhan dengan narasumber Endi Putra, SP (BPTP Balitbangtan Jambi).

Sesi 2. Praktik/demontrasi yang dilakukan di lokasi sekolah lapang jagung di Desa Aur Gading dengan materi demontrasi Penggunaan PUPTK, Pembuatan Biochar dan Penanaman Jagung Bima 20 URI Tetua jantan.

Pelaksanaan kegiatan Bimtek ini diikuti dengan antusias oleh peserta terutama pada sesi kedua saat pelaksanaan demontrasi/praktik. Nantinya diharapkan ada pembinaan lebih lanjut untuk penyampaian informasi inovasi baru dari Litbang ke penyuluh.