JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia swasembada bawang putih pada Tahun 2019. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mulai memproduksi benih bawang putih pada tahun 2017 di 4 provinsi diantaranya Provinsi Jambi.  Kegiatan pada tahun 2017 dilaksanakan di Kecamatan Kayu Aro dan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci dengan menanam bawang putih seluas 2 ha untuk memproduksi benih 10 ton dan akan dilanjutkan pada tahun 2018 dengan produksi sebesar 25 ton.

 Provinsi Jambi, khususnya dataran tinggi Kabupaten Kerinci berpotensi untuk pengembangan bawang putih. Bawang Putih dapat tumbuh dan menghasilkan umbi dengan baik di daerah ini. Bawang putih lokal Kerinci memiliki  ciri khas dengan aroma yang tajam, umbi berukuran sedang dengan diameter lebih kurang 5 cm. Luas pertanaman bawang putih di Provinsi Jambi tidak terlalu luas dan dari tahun ke tahun semakin berkurang. Hal ini disebabkan karena semakin banyaknya bawang putih impor dengan harga jual lebih murah sehingga bawang putih lokal hanya ditanam untuk konsumsi lokal saja dan permintaan khusus dari provinsi tetangga seperti Pekanbaru. Produksi bawang putih lokal Kerinci cukup tinggi yaitu 8 – 9 ton/ha, sehingga berpotensi untuk dikembangkan.

Petani di kaki gunung Kerinci siap menanam bawang putih bila benih tersedia dan pemasaran bawang putih juga baik, hal ini terungkap dari hasil pertemuan peneliti BPTP Jambi dengan mereka untuk memperkenalkan potensi bawang putih lokal Kerinci dan teknologi budidaya untuk menghasilkan produksi tinggi, khususnya benih bermutu dan bersertifikat. Peneliti dan penyululuh BPTP Jambi bersama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, UPTD Perbenihan; Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura; Balai Pengawasan dan Sertifikasi Perbenihan Tanaman Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, serta didukung oleh Pemda Kabupaten Kerinci akan membantu dalam mewujudkan hal tersebut. Hal ini telah dimulai dengan pengusulan pendaftaran varietas bawang putih  lokal Kerinci oleh Bupati Kabupaten Kerinci ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. Semoga Potensi yang selama ini terpendam dari bumi sakti alam Kerinci akan muncul ke permukaan dalam mendukung target swasembada bawang putih 2019.