JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Bioindustri nanas-sapi BPTP Balitbangtan Jambi ini dilaksanakan Kamis, 7 Desember 2017 di kantor Kepala Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.Diikuti 73 peserta terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang terangkum dalam beberapa kelompok tani nanas di Desa tersebut.Materi disajikan secara menarik oleh narasumber dari BPTP Jambi dan Dinas Perindustriandan Perdagangan Provinsi Jambi. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia dalam menguasai teknologi dan inovasi serta manajemen pengembangan usaha nanas. Disela-sela diskusi terungkap permasalahan terbesar mereka yakni masalah kualitas produk olahan, kemasan, pemasaran dan alat-alat yang masih bersifat tradisional.Mengingat masyarakat terutama ibu-ibu di daerah ini sangat reponsif terhadap teknologi-teknologi yang sudah diterapkan dan sangat antusias , maka mereka bisa dinilai sangat pantas untuk mendapatkandukungan alat-alat terkait untuk meningkatkan kualitas produk dan bantuan penyaluran produkatau kepastian pemasarannya. Hal ini direspon positif oleh ibu Rosnifa, SE, MM, Kabid. Industri UMKM Perindag, Provinsi jambi selaku narasumber dan menjadi catatan penting untuk rancangan sinergi kedepan.
KegiatanTemu Lapang dilengkapi dengan praktek pembuatan sari buah nanas dimodifikasi dengan wortel yang tidak menutup kemungkinan lain bisa dicampur dengan timun, tomat, papaya dan lain-lain bahkan sayuran hijau. Antusiasme peserta yang didominasi ibu-ibu terlihat dari berbagai macam pertanyaan yang ditujukan langsung pada saat itu dan mereka terjun langsung dalam pembuatan sari buah terebut. BPTP Jambi juga menyajikan olahan nanas yang sudah jadi yaitu permen jelly nanas dan sari buah nanas terung untuk memberikan inspirasi kepada peserta tentang aneka usaha olahan nanas yang sangat beragam dan diharapkan mereka bisa menerapkan teknologi yang telah disampaikan untukpengembangan usaha nanas di desa tersebut.
Kegiatan TemuLapangdilanjutkan denganmengajak peserta kelapangan yang didominasi oleh bapak-bapak untuk melihat langsung perbandingan teknologi budidaya terapanBalitbangtan dengan teknologi petani setempat. Diharapkanpara petani penerapan teknologi anjuran oleh petani dapat meluas guna peningkatan hasil panen yang berpengaruh kepada peningkatan pendapatan petani. Disamping itu salah satu point penting dari penyelenggaraan kegiatan ini adanya sinergisitas antara BPTP dan Pemerintahan Desa Tangkit yang sudah dimulai sejak 2015, pada tahun ini peningkatan kapasitas pengrajin dan petani sudah diakomodir dalam Program Desa.Semoga hal ini kedepannya jadi program yang dan terobosan untuk memacu pembangunan pertanian khususnya mengangkat kejayaan Nanas Tangkit.