JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

"Guna belajar lebih terampil dan berbagi pengalaman bisa dari mana saja, yang penting berpikir positif dan terbuka menerima ilmu yang bermanfaat meningkatkan usaha" demikian ungkapan petani yang menjadi narasumber pada lesson learned berbagi pengalaman dalam merintis usaha pemanfaatan limbah sapi untuk pupuk. Dalam rangkaian kegiatan pengembangan integrasi tanaman nanas-sapi menuju pertanian bioindustri berkelanjutan dan ramah lingkungan di Provinsi Jambi telah dilaksanakan bimbingan pengelolaan limbah ternak yang dibarengi dengan kunjungan ke TTP Geragai. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa/31 Oktober 2017 dipandu oleh Peneliti BPTP dan Penyuluh bertujuan agar pemanfatan limbah serta pengelolaannya dapat memperkuat tatakelola limbah pada kegiatan kelompok tani di desa Tangkit Baru dan Tangkit sebagai kawasan bioindustri nanas-sapi.

Peserta yang hadir adalah dari perwakilan kelompok tani/Gapoktan Nanas Queen desa Tangkit Baru dan kelompok Tani desa Tangkit. Acara yang dihadiri Manager TTP, petugas/penyuluh, peneliti dan petani. Kegiatan ini memberi arti penting kepada peserta untuk memahami lebih jauh bagaimana mengelola limbah dengan efisien, berdaya guna dan berkelanjutan sehingga meningkatkan nilai tambah dari hasil samping ternak sapi. Hal ini direspon positif dan antusias oleh peserta mengingat tantangan kedepan dari lingkungan strategis yang lebih berat dan kompetitif dalam hal isu pangan, pakan, sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan. Salah satu upaya mengantisipasi tantangan tersebut adalah dengan memanfaatkan secara optimal limbah sapi dengan pegelolaan yang profesional. Semoga kegiatan ini mampu menjadi pemicu dan pemacu petani untuk berpikir lebih maju dengan terus mengasah ilmu.