• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

Berita Terkini

Berita

KEPALA BPTP BALITBANGTAN JAMBI HIMBAU JAJARANNYA PACU SEMANGAT KEMANDIRIAN USAHA

Kemandirian usaha merupakan hal yang sangat ingin diterapkan dalam pengelolaan berbasis bisnis di beberapa kegiatan di BPTP Balitbangtan Jambi, oleh karena itu pada tanggal 21 Maret 2017 bertempat di Kantor BPTP Balitbangtan Jambi  Sei. Tiga, dilaksanakan pertemuan Kepala BPTP Balitbangtan Jambi Dr. Moh. Takdir Mulyadi dengan jajarannya antara lain; Kasubbag.TU B. Heryanto, S.IP , Kasi. KSPP Dr. Lutfi Izhar, Kasi. Program dan Evaluasi Dr. Zubir, penanggungjawab kegiatan SDG Eva Salvia, SP, tim kegiatan visitor plot, tim kegiatan UPBS beserta seluruh manajer pada struktur organisasi UPBS.

Ditekankan oleh Ka. Balai bahwa peran manajer produksi sangat diperlukan untuk memperoleh benih yang berkualitas baik dan manajer pemasaran harus mampu menyebarluaskan benih yang dihasilkan  ke petani dan stakeholder yang membutuhkan sehingga diseminasi teknologi dari BPTP dapat tersampaikan dengan baik sekaligus terjadi kegiatan bisnis yang dapat memandirikan kegiatan tersebut.

Peran serta visitor plot, SDG dan Agrimart sebagai diseminasi dari BPTP Balitbangtan Jambi juga  harus lebih ditingkatkan karena dengan peluang lokasi kegiatan yang strategis memungkinkan banyak pengunjung yang ingin melihat dan mengetahui tentang BPTP Balitbangtan Jambi serta sebagai wahana  wisata agro edukasi.

“Setiap kegiatan agar bisa lebih mandiri sehingga bisa melaksanakan kegiatannya secara berkelanjutan. Kerjasama dengan instansi lain dan pihak ketiga juga harus lebih ditingkatkan” demikian himbauan Ka. Balai seraya mengakhiri pertemuan ini.    

 

 

DUKUNG GERTAM BA-CA, DKP KOTA SUNGAI PENUH LAKSANAKAN SOSIALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN

Senin, 20 Maret 2017 bertempat di Hotel Matahari 2 Kota Sungai Penuh Kab. Kerinci, dilakukan sosialisasi pemanfaatan pekarangan mendukung program Gertam Baca (Gerakan Tanam Bawang Dan Cabai). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Sungai Penuh dengan mengundang narasumber dari BPTP Balitbangtan  Jambi, TP-PKK Kota Sungai Penuh dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Sungai Penuh.

Sebanyak 60 (enam puluh) peserta yang terdiri dari: Pengurus kelompok P2KP, kelompok KRPL, Kelompok Wanita Tani (KWT) pelaksana toga dari 10 desa dalam wilayah kota sungai penuh, koordinator BPP dan ketua pokja III PKK dari 8 kecamatan dalam wilayah Kota Sungai Penuh serta Pokja III/kader pangan dari 15 desa penerima manfaat dan desa binaan PKK tahun 2017 ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Kepala DKP Kota Sungai Penuh yang dalam kesempatan ini diwakili Kabid. Konsumsi dan Keamanan Pangan Ir. Marzalyna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi pemanfaatan pekarangan  merupakan persiapan untuk mendukung Gerakan Tanam Bawang dan Cabe (GERTAM BACA)yang dicanangkan oleh pemerintah Kota Sungai penuh tahun 2017 serta untuk menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara DKP dengan TP-PKK Kota Sungai Penuh tentang percepatan penganekaragaman konsumsi pangan.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh yang  diwakili oleh wakil ketua IV TP-PKK Kota Sungai Penuh Hj. Yurnalis. “Melalui acara sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam optimalisasi pemanfaatan pekarangan serta sebagai kader pangan, mampu membantu menyebarluaskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada seluruh masyarakat dimulai dari keluarga masing-masing.” Demikian sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi.

“Sekecil apapun lahan pekarangan apabila ada kemauan pasti bisa ditanami.” himbau Syafri Edi,SP peneliti BPTP Balitbangtan Jambi dalam pembukaan materinya. Beliau menyampaikan materi dengan tema pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman secara teknis. Beliau juga menyampaikan bahwa tanpa lahan pekaranganpun tanaman dapat dibudidayakan antara lain dengan sistem gantung dan temple serta sistem rak-rak bertingkat atau vertikultur. Sedangkan pada lahan pekarangan yang luas tanaman dapat ditanam pada bedengan dan dapat pula dikombinasikan dengan berbagai bentuk media tanam sehingga memberikan kesan indah dan rapi.

Sosialisasi ini lebih diarahkan pada budidaya tanaman bawang merah dan cabai merah pada lahan pekarangan meskipun juga dijelaskan budidaya sayuran lainnya, budidaya tanaman obat keluarga atau budidaya tanaman untuk bumbu dapur, budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) dan budidaya tanaman hidroponik pada lahan pekarangan. Diharapkan dengan sosialisasi ini peserta dapat mengadopsi dan mengimplementasikannya  di lahan pekarangan masing-masing serta menularkan pada masyarakat dilingkungannya, sehingga ketersediaan pangan untuk keluarga dapat tercukupi. 

TINGKATKAN KOMPETENSI, MAHASISWA D3 PERTANIAN UNJA MAGANG DI LOKASI KEGIATAN BIOINDUSTRI NANAS-SAPI

Kerjasama BPTP Balitbangtan Jambi dengan Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) yang telah berlangsung dari Tahun 2015 khususnya dalam penempatan mahasiswa magang, kini semakin melebarkan sayapnya, tidak hanya untuk mahasiswa S1 tetapi juga untuk mahasiswa D3. Kali ini mahasiswa program studi Agribisnis yang akan menambah ilmu dan pengalaman di bidang manajemen pemeliharaan dan pengolahan Nanas serta integrasi Nanas - Sapi.  Sebelum memulai kegiatan magang di lapangan, mahasiswa terlebih dahulu mengumpulkan informasi tentang kegiatan yang ada di BPTP Jambi dan akhirnya menjatuhkan pilihan pada kegiatan pengkajian bioindustri nanas – sapi. Mahasiswa yang akan magang terdiri dari tiga orang dengan tiga topik bahasan seperti tersebut diatas. Mereka juga melakukan survei pendahuluan ke Desa Tangkit Baru yang merupakan lokasi kegiatan Bioindustri nanas - sapi untuk melengkapi proposal magang, dan setelah disetujui oleh dosen pembimbing barulah mereka mulai beraktifitas di lapangan.

Penempatan mahasiswa magang di lokasi kegiatan Bioindustri Nanas - Sapi dimulai pada tanggal 15 Maret 2017. Mahasiswa diantarkan langsung oleh Koordinator Kerjasama BPTP Balitbangtan Jambi Dr. Desi Hernita,SP.MP dan Korwil Kab. Muaro Jambi yang juga menjabat sebagai penanggungjawab Kegiatan Bioindustri Nanas – Sapi, Ir. Lindayanti, SP.MSi ke Desa Tangkit Baru, Kec. Sungai Gelam, Kab.  Muaro Jambi.  Kepala Desa Tangkit Baru Drs. Andi Zainal Abidin beserta staf menyambut baik kedatangan mahasiswa D3 tersebut. Kades berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan setempat dan membawa perubahan dalam pengembangan komoditi unggulan desa tersebut yaitu nanas, dibawah bimbingan peneliti BPTP Balitbangtan Jambi. Beliau berharap pasar produk ini dapat lebih terbuka lebar, baik dalam bentuk Nanas segar dan olahan.  Ir. Lindayanti, M.Si juga menyampaikan melalui kegiatan Bioindustri nanas – sapi ini dapat meningkatkan nilai tambah dari buah nanas pada saat panen raya dan harga murah dengan membuat minuman juice/sari buah dan nata de pina  dari buah dan kulit nanas yang selama ini belum berkembang.  Limbah nanas seperti daun, mahkota dan kulit buah saat ini juga mulai dimanfaatkan untuk pakan sapai dalam bentuk silase.

Semoga mahasiswa magang dapat menimba banyak ilmu terapan yang bermanfaat dan dibutuhkan  dalam menghadapi dunia kerja nantinya serta berharap akan muncul enterpreneur muda dari adek-adek mahasiswa ini.

 

KEJAR SERTIFIKASI, PENELITI BPTP JAMBI IKUTI ASISTENSI PERBAIKAN DESKRIPSI PATEN

“Asistensi ini bertujuan mempertemukan inventor dan pemeriksa paten secara langsung, agar proses bisa berjalan lebih cepat.” demikian disampaikan kepala BPATP Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si. dalam sambutannya pada pertemuan Asistensi Perbaikan Deskripsi Paten yang dilaksanakan di Aula lantai 8 Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia, 16-17 Maret 2017. 

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.   Adanya pertemuan asistensi perbaikan deskripsi paten diharapkan bisa terjadi akselerasi penerbitan sertifikasi paten. Asistensi ini juga diharapkan dapat langsung menjadikan draft paten final yang siap disertifikasi.

Pertemuan diikuti oleh inventor dari 23 invensi lingkup Balitbangtan Kementerian Pertanian termasuk peneliti BPTP Balitbangtan Jambi, Dr. Araz Meilin, SP,M.Si dan pemeriksa paten. Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Pemeriksaan Paten, Ditjen Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia Dr. Mercy Marvel, SH, MSi dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam pengusulan paten sangat dibutuhkan proaktif calon inventor yang mengajukan paten. “Inventor yang tidak aktif, permohonannya bisa ditutup.” tegasnya.   

Maksimal 2 minggu setelah inventor mengikuti asistensi teknis ini, harus sudah menyampaikan perbaikan ke kantor paten melalui loket yang dilengkapi dengan file CD hasil perbaikan dari pemeriksa paten.  Dibutuhkan waktu dua minggu juga oleh pemeriksa sejak menerima perbaikan dari loket untuk memutuskan hasil paten.  Diharapkan satu bulan kedepan sudah ada keputusan akhir tentang sertifikat paten.  “Hasilkan riset dengan teknologi-teknologi yang sederhana saja, tapi membuahkan manfaat yang besar dan bisa menghasilkan paten dan suatu paten tidak harus selalu dilahirkan dari teknologi yang mahal” tambahnya.  Semoga akan lebih banyak lagi paten yang di usulkan oleh setiap inventor dari hasil invensinya.

HASILKAN VARIETAS UNGGUL TEBU MELALUI KERJASAMA

Rangkaian panjang kegiatan dalam upaya pelepasan varietas unggul tebu lokal Kerinci telah terealisasi melalui KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : 110/Kpts/KB.01.0/2/2017  tanggal 14 Februari 2017 tentang PELEPASAN KLON POJ 2878 AGRIBUN KERINCI sebagai VARIETAS UNGGUL TEBU. Keputusan ini adalah hasil kerjasama antara Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP Balitbangtan) Jambi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci. Dengan adanya keputusan ini, program pengembangan tebu dapat dimulai dengan membangun kebun benih penjenis tanaman Tebu varietas POJ 2878 Agribun Kerinci dalam rangka penyediaan benih sumber untuk bahan perbanyakan benih selanjutnya. Tanaman tebu Klon POJ 2878 Agribun Kerinci dengan potensi produksi tebu 109 ton/ha, hasil gula merah 12,03 ton/ha/tahun dan rendemen 11,4% diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani tebu.

Switch mode views:

Style Sitting

Fonts

Layouts

Direction

Template Widths

px  %

px  %