JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Tanam Perdana Perbenihan Jagung Hibrida Bima 19 URI Kerjasama dengan Swasta

KUMPEH - Penandatanganan kesepakatan bersama antara BPTP Balitbangtan Jambi dan PT. Usaha Baru Bersama pada 02 Oktober 2017 menjadi pondasi bagi BPTP Balitbangtan Jambi untuk semakin intensif dalam melakukan pendampingan penerapan teknologi pertanian Balitbangtan. Kamis (19/10) bertempat di lokasi pengembangan jagung PT. Usaha Baru Bersama, Kelurahan Tanjung Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi dilaksanakan tanam perdana perbenihan jagung hibrida Bima 19 URI. Tanam perdana dilaksanakan oleh Kepala BPTP Balitbangtan Jambi, Direktur PT. Usaha Baru Bersama, serta tenaga tanam yang merupakan petani di sekitar lokasi kegiatan.

Kepala Balai Dr. Mohammad Takdir Mulyadi dalam arahannya menyampaikan bahwa benih jagung hibrida yang dikembangkan di lokasi ini merupakan VUB Balitbangtan yang dihasilkan oleh anak bangsa. Di lokasi ini telah lebih dahulu dikembangkan varietas Bima 20 URI yang salah satu keunggulannya adalah klobot yang tidak cepat membuka ketika tongkol sudah masak sehingga cocok ditanam pada musim penghujan karena tahan terhadap serangan jamur, stay green pada saat panen sehingga brangkasan jagung berpotensi digunakan sebagai pakan ternak. Sementara Bima 19 URI yang akan ditanam cocok untuk ditanam pada musim yang kering, karena klobotnya mudah terbuka. Kedua varietas ini memiliki potensi hasil tinggi, toleran kekeringan serta tahan rebah akar dan batang. “Dengan memproduksi Bima 19 URI dan Bima 20 URI petani dapat menanam jagung hibrida tiga kali dalam setahun” kata Ka. Balai.

Dalam budidaya perbenihan jagung hibrida Bima 19 URI perbandingan tanaman jantan dan betina adalah 1:3, dimana tanaman jantan ditanam dua hari lebih dulu daripada tanaman betina. “Benih jagung dapat menghidupi dirinya sendiri selama 2-4 hari, sehingga harus ditanam dengan kedalaman yang tepat yaitu sekitar 5 cm” pesan Ka. Balai. “ Yang penting setelah tanam nanti akan dirawat, dibumbun, dirouging dan dipupuk. Masa paling kritis terjadi pada umur tanaman 45 HST yaitu saat melakukan detaselling dengan cara mencabut bunga jantan pada induk betina” lanjutnya. Produksi benih nantinya diharapkan dapat digunakan oleh petani sekitar lokasi kegiatan dan petani lainnya di Provinsi Jambi. “Bahkan menjadikan Provinsi Jambi sebagai pengekspor benih jagung hibrida” kata Ka. Balai sembari menutup arahannya dan dilanjutkan dengan penanaman benih Tetua Jagung Bima 19 URI.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPTP Balitbangtan Jambi Sukses Menyelenggarakan Kegiatan IVA dan CBE Test

Kota Baru - Bertempat di BPTP Balitbangtan Jambi Rabu, 18 Oktober 2017 Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPTP Balitbangtan Jambi sukses menyelenggarakan kegiatan Inpeksi Visual dengan Asam  Asetat (IVA) dan Clinical Breast Examination (CBE) Test. Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapat animo yang luar biasa dari peserta baik yang berasal dari anggota DWP BPTP Balitbangtan Jambi maupun dari masyarakat umum. Bertajuk “Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara”,  kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang peserta pada sesi Sosialisasi dan 51 orang peserta  yang memutuskan untuk ikut pada sesi pemeriksaan. Sosialisasi Kanker Serviks dan kanker Payudara disampaikan oleh tenaga medis dari PKM Tanjung Pinang Kota Jambi dr. Cici Lia Nopita.

Acara yang bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada peserta tentang bahaya serta pentingnya deteksi dini kanker serviks dan payudara sekaligus memberikan pelayanan pemeriksaan gratis IVA dan CBE Test berbuah hasil, hal ini diketahui dengan tercapainya maksud dari “Deteksi Dini Kanker Serviks” dimana dari keseluruhan peserta yang melakukan IVA test, 5 orang diantaranya  terdeteksi positif terinveksi sementara melalui papsmear tidak ada peserta yang terdeteksi atau dikatakan bebas kanker servik begitupun untuk hasil pemeriksaan CBE keseluruhan peserta dinyatakan bebas kanker payudara.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Kementerian Kesehatan RI, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pertanian, BPJS Kesehatan dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE). DWP BPTP Balitbangtan Jambi merupakan salah satu bagian dari DWP Kementerian Pertanian telah berhasil menjembatani pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan yang diharapkan. Pada akhir sambutannya Ketua DWP BPTP Balitbangtan Jambi, Ny. Hismila Takdir Mulyadi menyampaikan rasa bahagia atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan Gratis IVA dan CBE Test serta berharap kegiatan ini dapat menjadi upaya promotif dan preventif khususnya bagi anggota DWP BPTP Balitbangtan Jambi dan masyarakat luas pada umumnya. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan contoh bagi DWP dari instansi lainnya sebagai wujud kepedulian aparatur pemerintah melalui Dharma Wanita Persatuan dalam upaya pencegahan kanker serviks dan payudara secara komprehensif serta berkesinambungan.

Seleksi CPNS Kementerian Pertanian Tahun 2017 Wilayah Provinsi Jambi

Kegiatan Verifikasi Bahan dan Ujian dengan Sistem CAT
Kegiatan Verifikasi Bahan dan Ujian dengan Sistem CAT

Pelaksanaan ujian Seleksi CPNS Kementerian Pertanian Tahun 2017 Wilayah Provinsi  Jambi  yang dilaksanakan sejak hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017  telah berakhir kemarin tanggal 17 Oktober 2017. Ujian berlangsung di Kantor Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara  Jambi dari pukul 08.00 s.d. 17.30 WIB.  Jumlah peserta ujian seleksi untuk Jenjang S1 dan S2 sebanyak 1.538 orang. Peserta tersebut merupakan peserta yang diinyatakan lulus verifikasi dokumen secara online.  Pelaksanaan ujian seleksi CPNS Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi dikoordinasikan oleh panitia pusat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Provinsi Jambi dan sebagai Penjab Lapangan Dra. Lia Meiliandari dari Setjen Kementan bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara. Panitia pusat Kementerian Pertanian RI dibantu oleh anggota lainnya yang berasal dari  dari UPT Kementerian Pertanian di Jambi  (BPTP, BPP dan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Jambi).

Peserta ujian yang sudah lulus verifikasi secara online tersebut akan diizinkan mengikuti seleksi ujian/test apabila memenuhi persyaratan ujian Standar Kompetensi Dasar (SKD) yaitu: 1)  Menepati jadwal ujian,  2) Memakai seragam kemeja putih, celana/rok hitam, sepatu pantofel,  3) Membawa Kartu Ujian yang ditempel pasfoto ukuran 4x6 (latar belakang merah), 4) Menunjukkan  dokumen asli berupa:  Ijazah, Transkrip dan  KTP (batas kelahiran: Agustus 1982). Apabila memenuhi persyaratan dasar, selanjutnya peserta akan memperoleh nomor PIN registrasi, sebagai dasar untuk mengikuti test/ujian dengan system CAT (Computer Assisted Test).  Sebelum saatnya ujian,  peserta dapat memperhatikan tutorial langkah-langkah mengoperasikan system CAT. Sistem CAT dirancang untuk memudahkan peserta dalam menjawab soal ujian karena peserta hanya menekan/mengklik tombol mouse dalam menjawab soal ujian (tanpa menggunalan alat tulis lainnya). Hasil/nilai ujian masing-masing peserta test dapat diketahui secara langsung setelah menyelesaikan ujian atau batas waktu ujian berakhir.

Materi ujian/test yang diujikan terdiri dari 3 macam yaitu : Wawasan Kebangsaan (TWK)/Passing Grade=75, Inteligensi Umum  (TIU)/Passing Grade=  80, dan Karakeristik Pribadi (TKP)/Passing Grade = 143.  Hal ini mensyaratkan bahwa perolehan nilai yang tinggi tidak menjamin kelulusan ujian, karena harus melewati batas minimal/passing grade masing-masing materi yang diujikan. Sedangkan untuk peserta ujian yang berpredikat cumlaude serta  dissabilitas, perolehan nilai kelulusan didasarkan kepada urutan rangking perolehan total nilai keseluruhan (nilai minimal 289).  Selama 7 hari itu,  pelaksanan ujian berlangsung dengan lancar tanpa menghadapi hambatan hingga acara seleksi CPNS Kementerian Pertanian Wilayah Jambi selesai dilaksanakan.

Peserta ujian yang lulus dalam seleksi ujian / test CPNS Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun 2017 Wilayah Provinsi Jambi dengan System CAT (Computer Assisted Test) berjumlah 129 orang, yang selanjutnya diikutsertakan dalam seleksi berikutnya, yaitu Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) yang akan memperebutkan 475 kursi CPNS lingkup Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Usaha Kesatuan Pengelolaan Hutan, BPTP Balitbangtan Jambi Siap Mendukung

KOTA JAMBI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari melalui Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah IV Jambi menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Potensi Pengembangan Usaha Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Provinsi Jambi. Bertempat di Abadi Suite-Jambi, peserta terdiri dari berbagai instansi; Unit KPHP Wilayah Jambi, Instansi Pemerintah Daerah dan Pusat, Universitas serta LSM. BPTP Balitbangtan Jambi merupakan salah satu UPT Kementerian Pertanian RI di Provinsi Jambi yang turut menghadiri acara tersebut pada tanggal 9-11 Oktober 2017.

Acara dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kemen LHK RI, Dr. Ir. Ida Bagus Putera Parthama, M.Sc.  Pada kesempatan ini beliau menyampaikan bahwa pertemuan seluruh stakeholder Lingkup Provinsi Jambi di acara sosialisasi potensi pengembangan usaha KPH diseluruh wilayah KPHP (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi) Provinsi Jambi sangat penting dalam rangka memaparkan dan memperkenalkan substansi, potensi KPHP dan pengembangannya serta peluang yang bisa dikerjasamakan dengan Stakeholder yang ada di Provinsi Jambi. Pengelolaan hutan dalam konsep KPH harus dilakukan sehingga hutan lestari dan masyarakat sejahtera dapat terwujud, hutan yang lestari diharapkan dapat memberikan manfaat secara ekologi, ekonomi dan sosial bagi pihak yang berkepentingan dengan sektor kehutanan.  

Pengembangan KPHP wilayah Provinsi Jambi dapat bersinergi dalam pelaksanaannya dengan BPTP Balitbangtan Jambi. Hal ini dimungkinkan karena pintu masuk untuk bekerjasama dan bersinergi dalam pemanfaatan hutan produksi terbuka lebar dengan adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.81/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2016 tentang Kerjasama Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Berdasarkan peraturan tersebut ada beberapa komoditi yang dapat dikembangkan di wilayah KPHP seperti padi, jagung dan tebu serta hewan ternak (sapi). Tentunya secara teknis pelaksanaan akan diatur dalam ketentuan lebih lanjut. Penyelenggaraan pengelolaan hutan guna mewujudkan masyarakat sejahtera memerlukan dukungan dari semua pihak dalam menjalankan program atau kegiatannya ditingkat tapak. Sejatinya, BPTP Balitbangtan Jambi selalu siap untuk bersinergi dan bekerjasama dengan stakeholder yang ada dalam lingkup Provinsi Jambi.

Panen Padi dan Temu Lapang Kegiatan Kerjasama Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S)

RANTAU RASAU - Teknologi Balitbangtan untuk meningkatkan optimalisasi pemanfaatan lahan rawa pasang surut dan peningkatan produksi padi telah ada. Inovasi teknologi terkini peningkatan produktivitas padi yang dikembangkan oleh Balitbangtan adalah Jarwo Super. Teknologi meliputi penggunaan bibit unggul, pupuk hayati, pengendalian hama penyakit terpadu dengan biopestisida serta penerapan mekanisasi pertanian.

Aplikasi teknologi jarwo super yang dilakukan pada MT II/MK 2017 di lahan pasang surut dengan mempertimbangkan karakteristik lahan dan pengelolaan air dapat meningkatkan produktivitas padi. Penggunaan pupuk hayati untuk lahan rawa harus memperhatikan jenis pupuk yang digunakan agar efektivitasnya tinggi. Balitbangtan telah menghasilkan pupuk hayati “BIOTARA” (khusus lahan rawa) yang mampu meningkatkan produksi padi sampai 25%. Teknologi jarwo super ditambah pengunaan pupuk hayati dan pemupukan tepat spesifik lokasi/berdasarkan tipologi lahan akan meningkatkan keberhasilan dan produktivitas lahan. Peningkatan produksi tanaman padi di lahan rawa pasang surut dengan penerapan teknologi jarwo super, salah satunya dengan menggunakan pupuk hayati Biotara telah terbukti dengan dilakukannya panen padi VUB Inpara 8 dan 2 di lokasi pengkajian Desa Karya Bakti, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Panen padi Varietas Unggul Baru Inpara 8 dan 2 seluas 3 ha ini dilakukan pada Selasa 10 Oktober 2017. Panen padi di lahan pasang surut ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Kerjasama Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S).

Panen dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Ir. Husni Rahman), Kabid Tanaman Pangan (Ir. Mahmud), Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi (Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, MM), Kasubag TU UPTD Rantau Rasau (Moertejo), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kepala Desa Karya Bakti, Ketua Kelompok Tani Karya Tani, Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Penyuluh Pendamping Lapang (PPL), petani Desa Karya Bakti serta petani sekitar lokasi kegiatan, penyuluh serta peneliti dari BPTP Balitbangtan Jambi.

Pengambilan ubinan dilakukan oleh BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan hasil ubinan varietas Inpara 2 sebesar 6 ton/ha GKP (Gabah Kering Panen) atau setara dengan  5,16 ton/ha GKG (Gabah Kering Giling). Diperkirakan hasil padi ini akan menghasilkan beras sebanyak 3,24 ton dan memberikan pendapatan kepada petani sebesar Rp 27.540.000/ ha/musim tanam  dengan harga beras Rp 8.500 per kg. Sementara itu varietas Inpara 8 menghasilkan produksi sebesar 4,56 ton/ha GKP atau setara 3,92 GKG, dengan hasil beras sebesar 2,43 ton. Harga beras saat ini di lokasi pengkajian sebesar Rp. 8.500, maka akan memberikan pendapatan sebesar Rp. 20.655.000/ha/musim tanam. Hasil produksi padi yang diperoleh dengan aplikasi teknologi Jarwo super ini lebih tinggi 71,43% dibandingkan dengan rata-rata produktivitas yang diperoleh petani pada MT I/MH.

Kepala BPTP Jambi, Dr. Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, MM menyampaikan bahwa Teknologi Jajar Legowo/Jarwo Super adalah teknologi yang dicirikan oleh penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) yang memiliki potensi hasil tinggi dan didukung oleh penggunaan biodekomposer saat pengolahan tanah, pupuk hayati sebagai seed treatment dan pemupukan berimbang, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida nabati, percepatan tanam menggunakan alsintan dan panen dengan combine harvester yang memperkecil kehilangan hasil. Khusus untuk lahan rawa (pasang surut dan lebak) VUB yang digunakan adalah Inpara (inbrida padi rawa). Pupuk hayati yang digunakan khusus untuk lahan rawa adalah Biotara. Biotara merupakan pupuk hayati yang adaptif dengan tanah masam lahan rawa dan mampu meningkatkan produktivitas tanaman dan keberlanjutan sumberdaya lahan.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjung Jabung Timur, Ir. Husni Rahman menyatakan teknologi jarwo super yang diaplikasikan di lahan pasang surut pada MT II telah memberikan hasil yang tinggi, di mana selama ini petani yang melakukan penanaman padi pada MT II belum pernah memperoleh hasil atau selalu gagal. Kegagalan ini disebabkan oleh bertanam di luar musim sehingga menyakibatkan tingginya serangan hama dan penyakit, seperti hama putih palsu, penggerek batang, wereng coklat, walang sangit, tikus, dan burung. Kepala Dinas mengucapkan terima kasih kepada BPTP Jambi karena sudah banyak memberikan teknologi, khususnya untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kepala Dinas sangat mengharapkan petani khususnya di Desa Karya Bakti mau melakukan usahatani pada MT II setiap tahunnya.

Subcategories

Subcategories