JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

BUNGO - Rabu 2 Juni 2021, bertempat di ruangan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bungo, Peneliti BPTP Jambi Syafri Edi melaksanakan koordinasi kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Koordinasi dilakukan langsung dengan Hartoyo Kadis DKP dan Jusniati Kasi Konsumsi Pangan.

Kegiatan P2L tahun 2021 di Kabupaten Bungo terdiri dari 4 lokasi P2L Pengembangan dan 5 lokasi P2L Penumbuhan. P2L Pengembangan berada di (1). Desa Tanjung Sri Kecamatan Bathin II Bebeko, (2). Desa Sungai Binjai Kecamatan Bathin II Bebeko, (3). Desa Laman Panjang Kecamatan Bathin III Ulu dan (4). Desa Sungai Beringin Kecamatan Pelepat. Sedangkan P2L Penumbuhan berada di (1). Desa Teluk Pandak Kecamatan Tanah Sepenggal, (2). Desa Sei Kerjan Kecamatan Bungo Dani, (3). Desa Rantau Pandan Kecamatan Rantau Pandan, (4). Kampung Sangi Desa Buat Kecamatan Bathin III Ulu dan (5). Desa Panjang Kecamatan Tanah Tumbuh.

Kelompok P2L Pengembangan adalah kelompok Tahap Penumbuhan tahun 2020 yang melaksanakan peningkatan fungsi sarana pembibitan, pengembangan demplot, pertanaman, dan penanganan pasca panen. Sedangkan kelompok P2L Tahap Penumbuhan adalah kelompok yang memenuhi kriteria penerima manfaat pada tahun 2021 untuk melaksanakan kegiatan sarana pembibitan, pengembangan demplot, pertanaman, dan penanganan pasca panen.

Sejalan dengan tugas dan fungsi BPTP pada kegiatan P2L adalah koordinasi dan pendampingan teknologi, maka tindak lanjut kegiatan koordinasi diikuti dengan pendampingan kegiatan P2L Penumbuhan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Pandak Dusun Teluk Pandak Kecamatan Tanah Sepenggal. Kegiatan dilaksanakan di aula BPP, diikuti oleh pengurus beserta anggota KWT, Kepala BPP dan staf, penyuluh, tim teknis P2L Kabupaten Bungo dan Kasie Konsumsi Pangan DKP Kabupaten Bungo. Kegiatan berupa sosialisasi program P2L dan teknologi budidaya tanaman pada lahan pekarangan. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapang ke lokasi kebun bibit dan demplot diakhiri dengan diskusi, terutama tentang teknologi budidaya tanaman mulai dari persemaian sampai dengan panen serta pasca panen.

Pendampingan teknologi kegiatan P2L Pengembangan dilakukan di KWT Mekar Seri Kampung Tanjung Sri, Kecamatan Bathin II Bebeko. Pertemuan dilaksanakan di rumah ketua KWT, diikuti oleh pengurus dan anggota KWT, Camat Bathin II Bebeko, Sekretaris Camat, Kepala Dusun, Tim Teknis P2L Kabupaten dan Kasie Konsumsi Pangan DKP Kabupaten Bungo. Lokasi ini merupakan kegiatan P2L pengembangan, maka kegiatan pendampingan dilakukan berupa evaluasi kegiatan tahun 2020 dan program kerja tahun 2021.

Pada kesempatan ini Camat Kecamatan Bathin II Bebeko menghimbau kepada pengurus dan anggota KWT agar melaksanakan kegiatan P2L dengan baik dan benar sehingga tujuan dan sasaran kegiatan P2L tercapai, tidak hanya pengembangan pada pekarangan anggota tetapi juga pada kebun bibit dan demplot. Camat sangat berterima kasih kepada BPTP yang telah memberikan ilmunya dan berharap agar pendampingan teknologi seperti ini sering dilakukan oleh BPTP tidak hanya pada satu lokasi, tetapi juga pada lokasi-lokasi lain, sehingga masyarakat mengerti, mau dan mampu melaksanakan kegiatan P2L secara lestari. Karena menurut Camat kegiatan ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan harian keluarga tetapi juga mampu menghemat dan meningkatkan penghasilan keluarga. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, makan bersama dan ditutup dengan doa. (SE)

TEBO - Dalam rangka memperbanyak benih kedelai varietas Anjasmoro dari label putih (FS) ke label ungu (SS) dengan target sebanyak 18 Ton SS, dilakukan kerja sama dengan petani penangkar.

Saat ini (27/5) di beberapa lokasi sudah dilakukan pemanenan, dengan kondisi lot benih masing masing penangkar sebagai berikut:

  • Kelompok Tani (KT) Mekarsari, Desa Sumber Sari, Kec. Rimbo Ulu, Kab. Tebo (Ketua Parmanto), lot pertama seluas 3 ha sudah dalam proses pasca panen, dan diharapkan bisa menghasilkan benih minimal 3 ton. Minggu I bulan Juni direncanakan petugas BPT bisa mengambil sampel contoh benih untuk diuji di laboratorium BPSPT. Untuk lot kedua seluas 2 ha kondisi pertanaman berumur 60-70 HST, diharapkan minggu ke III bulan Juni bisa dilakukan panen dengan target hasil minimal 2 ton benih.
  • Suka Jaya, Desa Suo Suo, Kec. Sumay, Kab. Tebo (Ketua Senan), lot pertama seluas 1 ha dan lot kedua 2 ha dalam proses pasca panen dan diharapkan mendapatan benih 3 ton. Minggu I bulan Juni direncanakan petugas BPT bisa mengambil sampel contoh benih untuk diuji di Laboratorium BPSPT. Untuk lot ketiga seluas 2 ha kondisi pertanaman berumur 75-85 HST, diharapkan minggu ke II bulan Juni bisa dilakukan panen dengan target hasil minimal 2 ton benih.
  • Harapan Mulia, Desa Dusun Baru, Kec. VII Koto, Kab. Tebo (Ketua Bahtiar), lot pertama seluas 2 ha dan lot kedua seluas 2 ha, umur tanaman 80-90 HST dan direncanakan minggu I Juni bisa dilakukan panen dengan target hasil minimal 4 ton benih.
  • Hijau Daun, Desa Malako Intan, Kec. Tebo Ulu, Kab. Tebo (Ketua Suyatno) ada satu lot seluas 2 ha, sudah dalam proses panen, dan diharapkan bisa menghasilkan benih minimal 2 ton. Minggu I bulan Juni direncanakan petugas BPT bisa mengambil sampel contoh benih untuk diuji di laboratorium BPSPT.
  • Bina Karya, Desa Semabu, Kec. Sumay, Kab. Tebo (Ketua Ike Aniek Astuti), lot pertama seluas 1 ha dan lot kedua seluas 1 ha dengan umur tanaman 70-80 HST, direncanakan Minggu II Juni bisa mulai dilakukan panen bertahap dengan target hasil minimal 2 ton benih.

Dari kegiatan ini diharapkan dihasilkan benih sumber sebanyak 18 ton label ungu (SS) untuk mencukupi kebutuhan benih di tingkat penangkar di Kabupaten Tebo seluas 450 ha (40 kg benih/ha).

Kerjasama dengan penangkar ini dituangkan dalam bentuk Surat Perjanjian Kerja (SPK).  Petani penangkar akan mengembalikan benih yang dihasilkan ke UPBS BPTP Jambi setelah melaui proses sertifikasi sebanyak 9 Ton benih.

Pada saat penyusunan SPK ini, petani penangkar meminta benih yang dihasilkan nantinya akan dibeli oleh penangkar yang ada di Kabupaten Tebo untuk mencukupi program pemerintah yang ada di Provinsi Jambi karena penambahan target luas tanam kedelai pada tahun 2021 di Provinsi Jambi. (HN)

KOTA JAMBI – Guna menyampaikan informasi yang perlu diketahui dari manajemen balai kepada seluruh pegawai maupun sebaliknya menggantikan apel pagi yang tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19, maka BPTP Jambi melaksanakan pertemuan Seninan yang diselenggarakan setiap Senin pagi secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Dalam arahannya kepada seluruh pegawai saat membuka acara Seninan (31/5), Kepala BPTP Jambi Dr. Rustam menyampaikan beberapa informasi penting, antara lain terkait hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota Komisi IV DPR RI bahwa Komisi IV sangat mengharapkan adanya pemanfaatan atau kerja sama dari Dirjen teknis terkait dengan UPT Balitbangtan dalam hal memproduksi benih unggul.

Terkait informasi ini Kepala Balai menjelaskan bahwa BPTP Jambi harus mempersiapkan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) agar berperan lebih baik lagi, sehingga perlu dilakukan pembenahan kembali.

Kemudian dari hasil RDP juga diperoleh informasi bahwa seluruh esselon I diharapkan untuk melakukan bimbingan teknis, pelatihan dan sosialisasi mengenai program pemerintah serta penerapan inovasi dan teknologi pertanian. Kemudian sesuai himbauan Sekretaris Balitbangtan untuk melaporkan setiap minggu kegiatan terkait bimtek atau kegiatan yang bersifat pemberdayaan BPP Kostratani, oleh karena itu BPTP Jambi harus membina/ membimbing BPP kostratani khususnya BPP kostratani yang menjadi tugas BPTP jambi.

Kepala Balai mengharapkan agar geliat kegiatan BPTP Jambi pada minggu ini dipercepat lagi, baik itu kegiatan ABT (Anggaran Biaya Tambahan) maupun kegiatan sebelumnya. Kepala Balai juga menghimbau kepada penanggung jawab kegiatan agar selain mengejar target atau tujuan kegiatan, juga untuk melibatkan anggota tim yang ada pada kegiatan tersebut baik langsung ataupun tidak langsung untuk pencapaian tujuan/target masing-masing kegiatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengkajian ataupun saat berinteraksi dengan instansi eksternal Kepala Balai mengingatkan seluruh keluarga besar BPTP Jambi agar saling mengingatkan dalam menjaga atau memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kemudian dalam minggu ini BPTP Jambi mempunyai kegiatan kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Muaro Jambi dalam mempersiapkan materi Insani yang dikelola Bapeltan di Desa Tangkit, untuk itu Kepala Balai meminta tim BPTP Jambi bisa ikut mempersiapkan acara ini secara baik karena nanti akan ditampilkan secara nasional.

Kegiatan Seninan dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari masing-masing pimpinan unit. Koordinator Program dan Evaluasi (KPE) menyampaikan informasi terkait evaluasi SOP lingkup Balitbangtan yang dalam hal ini BPTP Jambi harus mengirimkan SOP layanan permohonan kerja sama pengkajian, bantuan benih sumber, laboratorium dan permohonan pemanfaatan fasilitas kebun percobaan. Untuk itu kepada masing-masing pimpinan unit terkait diharapkan dapat segera menyampaikan SOP yang dimaksud.

Kemudian sehubungan dengan sudah memasuki akhir bulan, KPE mengingatkan penanggung jawab kegiatan RDHP dan RODHP untuk segera mengirimkan laporan kegiatan agar dapat segera ditindaklanjuti ke BBP2TP paling lambat tanggal 5 Juni 2021. Selanjutnya pada minggu kedua atau ketiga Juni akan dilaksanakan Monev on going, dan pada akhir Juni akan dilaksanakan seminar tengah tahun.

Informasi dari Kepala IP2TP, disampaikan bahwa IP2TP masih menerima siswa magang dan kunjungan dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat menghidupkan kegiatan di IP2TP.

Selanjutnya informasi dari Soreka yaitu karena sudah mulai memasuki hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah maka BPTP Jambi melalui Soreka siap menampung kurban dari pegawai BPTP Jambi untuk disalurkan ke Masjid yang disepakati.

Selanjutnya disampaikan juga dari Kelti Sumberdaya bahwa kegiatan optimasi lahan kerja sama BPTP Jambi dengan Kabupaten Batanghari sudah mulai turun ke lapangan sejak tanggal 25 Mei lalu, dan akan ditindaklanjuti kembali dalam minggu ini. Sementara untuk kegiatan optimasi lahan di Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat masing menunggu surat resmi dari pemerintah kabupaten.

Dari Kelti Pasca Panen, disampaikan bahwa tim pasca panen baru saja melakukan pemanenan Eco Enzyme (cairan alami serba guna) berbahan dasar kulit nanas tangkit, kulit jeruk dan batang sereh yang dilaksanakan di laboratorium pasca panen.

Mudah-mudahan melalui acara Seninan ini semua informasi dapat diketahui seluruh pegawai dan permasalahan yang ditemui dapat diatasi sehingga target-target kegiatan yang telah ditetapkan dapat tercapai. (ps)

MUARO JAMBI - Menindaklanjuti hasil pertemuan sinkronisasi /sinergitas terkait tugas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kab. Muaro Jambi sebagai narasumber mengisi acara SINTANI (Saung Insan Pertanian) pada Senin 24 Mei 2021 bersama Kepala BPTP Jambi mengenai permintaan dari pihak Dinas TPH Muaro Jambi untuk bekerja sama dalam acara tersebut maka Kepala BPTP Jambi Dr. Rustam, S.P., M.Si. bersama peneliti (Ir. Lindayanti, M.Si., Desy Nofriati, M.Si), penyuluh (Ir. Marlina Susy Rangkuty) dan tim Humas (Kiki Suheiti, S.TP., M.Eng dan Ike Wirdani Putri, M.Si) melaksanakan rapat persiapan yang bertempat di Kantor Kepala Desa Tangkit Baru bersama Kepala Dinas TPH Muaro Jambi, PPL, Kepala Desa serta UPTD terkait untuk membahas acara SINTANI, Senin (31/5).

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas TPH Kabupaten Muaro Jambi Ir. Ampriandi. Beliau berharap agar dengan adanya kerja sama ini acara SINTANI akan berjalan dengan lancar dan lebih baik, diterima oleh masyarakat, serta diminati oleh para peserta SINTANI. Selanjutnya Dr. Rustam, S.P., M.Si. menyatakan bahwa BPTP siap membantu pihak Dinas TPH Muaro Jambi demi mensukseskan kegiatan SINTANI yang akan dilaksanakan, Selasa 8 Juni 2021.

Setelah sambutan dari Kepala BPTP kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan pembahasan pembagian tugas. Dalam diskusi didapatkan hasil:

  1. Tema yang diangkat dalam kegiatan SINTANI adalah Geliat Nanas Tangkit Dimasa Pandemi;
  2. Lokasi tempat pelaksanaan adalah di Saung Agrowisata Desa Tangkit Baru;
  3. Dalam kegiatan SINTANI akan dibuka oleh sambutan Bupati Muaro Jambi, Kepala Dinas Kabupaten Muaro Jambi dan Kepala BPTP Jambi;
  4. Narasumber terdiri dari: Kepala Desa Tangkit Baru, petani, pelaku UMKM dan penyuluh BPP;
  5. Akan dilaksanakan rapat kembali pada Rabu, 2 Juni 2021 bertempat di Kantor Kepala Desa Tangkit Baru. (IWP)

BUNGO TEBO - Menindaklanjuti hasil rapat awal internal tim Kegiatan Pembangunan Database Pertanian pada Rabu, 14 April 2021, berdasarkan hasil rapat telah disusun rencana untuk melakukan pengumpulan data pada beberapa dinas dan instansi terkait melengkapi Database Pertanian Provinsi Jambi. Kegiatan Pembangunan Database Pertanian meliputi pengumpulan data sekunder maupun data primer yang tersebar pada setiap dinas terkait di kabupaten dan kota.

Ada beberapa instansi yang menjadi tujuan permintaan data terkait hal ini, diantaranya yaitu Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan serta Badan Pusat Statistik. Tim Kegiatan Pembangunan Database Pertanian dalam hal ini diwakili oleh Agusnadi, S.E. dan Husnul Ardi, S.P. langsung mendatangi Kabupaten Bungo dan Tebo guna melakukan koordinasi dan memohonkan bantuan data selama 5 Tahun terakhir yang terkait dengan pembangunan database Pertanian pada Kamis-Sabtu, 27-29 Mei 2021. Sesuai tujuan kegiatan yaitu melakukan identifikasi dan inventarisasi data pertanian baik berupa data primer maupun sekunder yang terkait dengan pertanian di Provinsi Jambi, terutama kabupaten Bungo dan Tebo.

Data-data tersebut antara lain :

  1. Data statistik pertanian;
  2. Data statistik sumber daya manusia;
  3. Data statistik sarana dan prasarana;
  4. Data iklim dan frekuensi serangan hama penyakit;
  5. Data SP lahan;
  6. Data iklim daerah (CH, RH, suhu, evaporasi, kecepatan angin, radiasi matahari, dan lama penyinaran); dan
  7. Data keragaan jumlah dan sebaran petani dan penyuluh.

Tim mengawali kunjungan di Kabupaten Bungo, dimulai pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bungo, tim langsung disambut oleh Sekretaris Dinas TPHP Bungo, Maryono, SP. Dalam koordinasi ini Agusnadi menjelaskan bahwa BPTP Jambi pada tahun 2021 melakukan kegiatan Pembangunan Database Pertanian Provinsi Jambi yang merupakan bagian dari kegiatan Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Badan Litbang Pertanian tahun 2021.

Maryono sangat menyambut baik koordinasi ini, Beliau mengatakan akan mendukung segala kebutuhan data yang diperlukan, dan mengharapkan nantinya akan ada output yang nyata terkait kegiatan ini. Sembari kemudian Beliau segera mengintruksikan bawahannya, antara lain Kabid TPH, Kabid Program, Kabid Sarpras, dan Kabid Penyuluhan untuk menyiapkan perihal data yang dibutuhkan. Kemudian data-data dari Dinas TPHP Bungo tersebut sudah dicopy dan diserahkan kepada tim melalui diska lepas dan hardcopy.

Selanjutnya tim mengunjungi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, tim disambut oleh Bu Fatmawati, Bagian Program Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo. Setelah tim menjelaskan perihal kedatangan, Bu Fatmawati mengatakan terkait data yang diminta akan dikumpulkan terlebih dahulu dan apabila sudah selesai akan dikirimkan segera kepada tim. Beliau meminta contact person yang dapat dihubungi serta nomor Whatsapp Messenger untuk pengiriman data yang dibutuhkan tersebut. Kemudian pada tanggal 28 Mei 2021, data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo telah diterima melalui Whatsapp Messengger.

Terakhir di Kabupaten Bungo, tim mengunjungi BPS Kabupaten Bungo. Tim diterima oleh Bagian Data Pak Citra, yang menjelaskan bahwa data yang terkait pertanian tersebut sudah lengkap tersedia secara daring melalui website resmi BPS. Dikarenakan pada masa sekarang ini tidak ada lagi data yang dibuat tercetak, semua sudah tersedia secara daring. Menurut Beliau, bantuan yang bisa diberikan, yaitu membantu unduhan resmi dari link yang tersedia di website resmi BPS antara lain Kabupaten Bungo dalam Angka, Berita Resmi Statistik, untuk dapat dipindahkan dan disimpan melalui Diska Lepas.

Selanjutnya tim, mengunjungi Kabupaten Tebo diawali dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupten Tebo, tim disambut oleh Kabid Perkebunan Bakhroin Siregar S.IP dikarenakan Kepala Dinas sedang melakukan asistensi dengan BPK dan Bappeda Kab. Tebo. Bakhroin mengapresiasi dengan cukup baik kegiatan Pembangunan Database Pertanian, Beliau mengatakan selama ini antara data yang dimiliki oleh daerah dan pusat sering terjadi ketidaksinkronan, seringkali terjadi perbedaan antara rekapitulasi dan realisasi di lapangan.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan maupun penjadwalan pelaporan, maka dari itu Beliau berharap dengan adanya koordinasi yang baik antara dinas di daerah dengan UPT lintas vertikal yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Pertanian di daerah dapat menghasilkan suatu sinkronisasi data yang satu seragam dan terdokumentasi dengan baik, sesuai dengan tujuan Kementerian Pertanian yaitu Big Data, salah satu contohnya yang masih digencarkan oleh Kementerian Pertanian yaitu melalui Kostratani.

Perihal pengumpulan data di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tebo, Bachroin mengungkapkan masih membutuhkan tenggat waktu dalam mempersiapkan data tersebut, dan meminta nomor contact person dan Whatsapp Messenger perihal pengiriman data apabila data yang disiapkan sudah lengkap.

Setelah dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupten Tebo, tim melanjutkan kunjungan ke Badan Pusat Statistik Kabupaten Tebo, Di BPS Tebo, sedang ada acara Serah Terima Jabatan dari Kepala BPS yang lama ke pejabat yang baru, sehingga dari tim tidak bisa mendapatkan data yang dicari, namun tim sudah meninggalkan contact person yang dapat dihubungi apabila dari personil petugas data di BPS kabupaten Tebo tersebut nantinya bisa melakukan koordinasi terkait permintaan data.

Kunjungan Tim Kegiatan Pembangunan Database Pertanian di Kabupaten Tebo ditutup dengan kunjungan di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo. Tim langsung diterima oleh Kepala Dinas TPHKP Tebo Muhammad Ziadi, SP. M. Si. Beliau menyambut baik kegiatan ini, apapun kegiatan dari BPTP Beliau akan selalu terbuka untuk mendukungnya. Memang sebelumnya Kabupaten Tebo selalu bekerja sama dengan BPTP Jambi terutama dalam kegiatan UPBS Kedelai, karena Kabupaten Tebo merupakan sentra komoditas kedelai unggulan di Provinsi Jambi.

Ziadi mengatakan, terkait data yang diminta dari tahun 2016 hingga tahun 2020, akan ada terlihat perubahan data sekitar tahun 2017-2018, dikarenakan adanya perubahan metode perhitungan SP lahan yang membuat terjadinya perubahan data luasan yang cukup signifikan. Hal tersebut sudah selesai dijustifikasi sebelumnya, namun diharapkan kepada tim untuk dapat mengerti perihal permasalahan tersebut. Selanjutnya tim diarahkan oleh Kepala Dinas ke Bagian TPH dengan Kabid TPH Nanang, yang akan menyiapkan data yang diminta, namun Nanang memohon waktu untuk mempersiapkan dan mengkoordinasi dengan bagian-bagian lain di dinas terkait data diluar tanaman pangan dan hortikultura. Tim kemudian meninggalkan nomor contact person untuk nantinya dapat dihubungi perihal koordinasi dan pengiriman data.

Mudah-mudahan dengan koordinasi dan data yang telah berhasil dikumpulkan, merupakan awal yang baik bagi kegiatan Pembangunan Database Pertanian Provinsi Jambi. (HA)

Subcategories